Haji Halim Meninggal Dunia
Daftar Tokoh Nasional yang Pernah ke Rumah Haji Halim Crazy Rich Palembang, Prabowo Hingga UAS
Kediaman Kms (Kemas) H. Abdul Halim Ali atau Haji Halim di Jalan Dr. M. Isa, Palembang, sering menjadi pusat silaturahmi bagi berbagai tokoh nasional.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Ringkasan Berita:
- Rumah megah Haji Halim yang beralamat di Jalan Dr M Isa menjadi tempat menyambut tokoh penting Indonesia.
- Nama Haji Halim dikenal luas di berbagai kalangan warga Palembang, Sumatera Selatan, sebagai sosok pengusaha sukses di berbagai bidang.
- Beberapa tokoh nasional yang pernah berkunjung diantaranya, Prabowo, SBY, Jokowi, hingga Ustaz Abdul Somad (UAS)
TRIBUNSUMSEL.COM - Sebagai salah satu tokoh masyarakat cukup berpengaruh di Sumatera Selatan, kediaman Kms (Kemas) H. Abdul Halim Ali atau Haji Halim di Jalan Dr. M. Isa, Palembang, sering menjadi pusat silaturahmi bagi berbagai tokoh penting nasional.
Nama Haji Halim dikenal luas di berbagai kalangan warga Palembang, Sumatera Selatan, sebagai sosok pengusaha sukses di berbagai bidang.
Kini kabar meninggalnya Haji Halim pada Kamis, (22/1/2026) turut menyita perhatian publik dan mendapat ungkapan belasungkawa dari berbagai tokoh nasional.
Baca juga: Riwayat Penyakit Haji Halim Crazy Rich Palembang Sebelum Meninggal, Satu Tahun Komplikasi
Berdasarkan fakta dan catatan sejarah kunjungannya, berikut adalah daftar tokoh nasional yang pernah bertamu ke rumah "Crazy Rich" Palembang ini:
Mulai dari pemimpin negara hingga tokoh ulama kerap singgah saat sedang melakukan kunjungan kerja di Sumatera Selatan.
1. Presiden Prabowo
Prabowo Subianto sempat berkunjung ke Kediaman Haji Halim di Jalan Dr. M. Isa, Palembang pada Kamis (12/6/2014).
Saat itu, Prabowo sebagai Calon presiden nomor urut 1 Pilpres 2014, ia diangkat sebagai keluarga besar Haji Halim.
Prabowo bahkan diberikan Tanjak Rumpak khas Palembang.
Tanjak adalah kain yang dikenakan di bagian kepala, sementara rumpak dikenakan di bagian pinggang layaknya sebuah sarung.
Selepas itu, Prabowo dan beberapa ulama, serta tokoh masyarakat melakukan pertemuan secara tertutup.
Dalam kesempatan itu, Prabowo ditemani sejumlah elite partai koalisi diantaraya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung, serta Gubernur Sumatera Selatan yang saat itu dipimpin Alex Noerdin.
Turut hadir Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat Marzuki Alie.
Terkini, Karangan bunga datang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang memberikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Haji Halim.
Baca juga: Tiba di Masjid Agung Palembang, Jenazah Haji Halim Disambut Ribuan Jemaah, Lantunan Yasin Menggema
2. Jokowi
Langkah serupa dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2018.
Usai melakukan kunjungan kerja ke Lampung, Sabtu (24/11/2018), Jokowi langsung menyambangi rumah Haji Halim menjelang Pilpres 2019 di Jalan Dr. M Isa, untuk bersilaturahim dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sumatera Selatan.
Saat itu, Jokowi didampingi sejumlah pejabat penting seperti Erick Thohir, Pramono Anung, Budi Karya Sumadi, hingga Basuki Hadimuljono.
Jokowi kala itu menjadi calon presiden nomor urut 01 itu mengenakan pakaian adat palembang lengkap dengan tanjak di kepala.
Panitia acara melaporkan sedikitnya ada 2.200 orang yang hadir di acara itu.
3. Tito Karnavian
Mantan Kapolri yang kini menjabat Mendagri ini tercatat pernah menghadiri acara keluarga di kediaman Haji Halim, salah satunya saat akad nikah cucu almarhum.
Adapun cucu Haji Halim menikah, Febrinda Wulandari dengan Randy Lenata di kediaman Haji Halim pada Sabtu, (17/12/2016).
Kunjungan ini menunjukkan kedekatan Tito Karnavian sebagai putra daerah Palembang dengan tokoh masyarakat setempat saat menjabat sebagai Kapolri.
4. Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo yang saat itu Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh PDI Perjuangan mendatangi kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (5/11/2023).
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini tergolong rajin mendatangi kota Palembang dalam sejumlah agenda kepartaian PDIP dan pemerintahan sebelumnya.
Sebagai capres pada Pemilu 2024, Ganjar menemui ulama sekaligus pengusaha kaya di Palembang, Haji Halim.
Pertamuannya berlangsung di rumah Haji Halim, di jalan M Isa.
Ganjar Pranowo juga disambut ibu-ibu yang melaksanakan pengajian Maulid Nabi, beberapa pengusaha juga turut hadir dalam pertemuan itu.
5. Ustaz Abdul Somad (UAS):
Ulama kondang ini memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan almarhum Haji Halim.
UAS tercatat sering mengisi dakwah di Graha Da’wah Al-Halim dan sempat menjenguk langsung untuk mendoakan kesembuhan almarhum sebelum beliau wafat pada 2024 lalu.
Hal ini terlihat dari postingan Ustad Abdul Somad di akun media sosialnya, Kamis (26/9/2024).
Sebelumnya juga, Pada 2018 lalu, Ustaz Abdul Somad sempat mengisi ceramah di kediaman Haji Halim dalam rangka memperingati haul kematian ibu Haji Halim.
Saat itu UAS mengungkapkan kekagumannya pada Haji Halim.
Ia menganggap Haji Halim adalah contoh nyata anak yang sangat sayang pada ibunya.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Dalam beberapa catatan kunjungannya ke Palembang, SBY juga pernah bertemu dengan Haji Halim untuk berdiskusi mengenai kondisi sosial dan ekonomi di daerah.
Rumah megahnya yang beralamat di Jalan Dr M Isa menjadi tempat menyambut tamu penting di negeri ini. Rumah itu terletak di lahan yang cukup luas dengan dikelilingi pagar yang tinggi.
H Halim memiliki aset perusahaan perkebunan sawit, perkebunan karet, dan lainnya.
7. Alm Syekh Ali Jaber
Almarhum Syekh Ali Jaber pernah berkunjung ke rumah tokoh masyarakat Sumatera Selatan, Haji Halim (Kms H Abdul Halim Ali), dalam sebuah acara silaturahmi.
Ali Jaber sendiri selama ini dikenal sebagai sosok anak angkat dari tokoh masyarakat Sumsel Kms H Abdul Halim Ali atau H Halim.
Selain dekat dengan sosok almarhum, Syekh Ali Jaber juga selama ini rutin hadir sebagai imam saat tarawih di bulan suci Ramadhan di kediaman Haji Halim.
Hal ini diungkapkan putra H Halim yaitu Kms H Umar Halim, menurutnya keluarga besarnya turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Ali Jaber.
Selain, sudah dianggap sebagai bagian keluarga, diakui Umar sosok almarhum yang berasal dari Madinah (Arab Saudi) itu, selama ini menyiarkan ajaran islam dengan santun, mudah dicerna ceramahnya dengan cara benar.
"Meski baru jadi warga Indonesia, namun bahasa Indonesianya bagus dan caranya menyampaikan ceramah tanpa memaksakan kehendak," tuturnya.
Ditambahkan Umar, selain rutin jadi imam tarawih di kediamannya, almarhum juga rutin mekakukan silaturahmi jika datang ke Palembang.
Alasan Banyak Pejabat Hingga Presiden Datang ke Rumahnya
Sosok Kms (Kemas) H Abdul Hali Ali atau H Halim sudah bayak dikenal masyarakat Sumsel khususnya Kota Palembang.
Rumah megahnya yang beralamat di Jalan Dr M Isa menjadi tempat menyambut tamu penting di negeri ini. Rumah itu terletak di lahan yang cukup luas dengan dikelilingi pagar yang tinggi.
H Halim memiliki aset perusahaan perkebunan sawit, perkebunan karet, dan lainnya.
Di bawah naungan Sentosa Group. H Halim juga dikabarkan memiliki simpanan dana yang tidak kecil dibeberapa bank yang ada di Palembang.
Selain itu, H Halim selama ini dikenal sebagai sosok yang dermawan.
Ia aktif dalam kegiatan keagamaan Islam.
Pada momen- momen keagamaan atau hari besar agama Islam, dikediamannya selalu ramau oleh berbagai acara.
Dalam wawancara Tribunsumsel pada 2019 lalu, Haji Halim membenarkan, jika dirinya sering dikunjungi orang- orang penting di negeri ini.
Namun ia juga memastikan, masyarakat Palembang yang memiliki masalah juga sering menemuinya.
"Apa yang kamu tanyakan itu betul, saya juga heran kenapa mereka (orang- orang penting itu) datang ke sini. Saya tidak pernah mengundang, termasuk pak Presiden, tapi mereka ke sini untuk silahturahmi," kata H Halim.
Baca juga: Tiba di Masjid Agung Palembang, Jenazah Haji Halim Disambut Ribuan Jemaah, Lantunan Yasin Menggema
Menurutnya, contoh lainnya selain pejabat penting, dirinya juga akan didatangi Ust Abdul Somad dan Habib Lutfi.
"Ini saya tidak bisa nolak, itulah kira- kira"
"Saat ketemu kita curhat (dengan kepala daerah atau pemerintahan), bicarakan masalah pengusaha dan masyarakat khususnya petani sawit dan karet."
Ditambahkan H Halim, ia juga tak menampik bisa dikatakan berusaha untuk ikut menciptakan suasana kondusif di Sumsel khususnya kota Palembang, termasuk kepada ulama juga,
Ia minta tidak ribut, apa persoalannya jangan melakukan caci maki, jangan menyimpang dari Alquran dan Hadits.
"Mereka (datang) tidak minta saran, tapi berbincang- bincang dengan siapa saja. Seperti pak SBY maupun Bu Ani termasuk almarhum Taufiq Kiemas,"
"Saat bertarung di pemilu. Kita sarankan juga kalau mau cari suara begini, tidak bisa secara langsung (menang) mungkin ada yang tidak kenal, tapi dekati tokoh yang disegani atau sudah kenal masyarakat itu paling didekati," ucapnya.
Diungkapkan H Halim, ia akan terima semua orang yang hendak bersilahturahmi dengannya, tetapi ia hanya pesan kepada mereka jangan untuk berpikir jahat.
Termasuk untuk meminta dukungan ataupun logistik dalam pilkada atau pemilu.
Ia hanya akan memberikan nasehat dan tidak ingin berpihak atau terkelompok, yang nantinya akan menjauhkan dirinya dengan masyarakat yang memiliki perbedaan politik.
Meninggal Dunia
Sebelumnya, Haji Alim, telah menjalani perawatan medis selama satu tahun belakangan sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026).
Haji Halim diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi yang cukup serius, meliputi gangguan pada jantung, paru-paru, hingga fungsi liver.
Faktor usia yang telah mencapai 88 tahun serta riwayat penyakit menjadi perhatian utama dalam proses pemulihannya.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Prof. dr. Ali Ghanie, Sp.PD-KKV, FINASIM, membenarkan kondisi kritis yang dialami Haji Halim.
Pria yang dikenal sebagai Crazy Rich Palembang ini sebelumnya dipindahkan ke Intensive Cardiology Care Unit (ICCU) untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.
Kemudian, kondisinya semakin kritis hingga harus dirawat intensif di ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU), ruang khusus perawatan pacu jantung RS Siti Fatimah Al Azhar Palembang.
"Iya, Haji Halim kritis sejak Rabu dan sempat dirawat di CVCU. Kemudian pada sore harinya dipindahkan kembali ke ICCU untuk perawatan lebih intensif,” ujar Prof. Ali Ghanie, Kamis (22/1/2026).
Perwakilan keluarga, RHA Rasyidi yang akrab disapa Cek Adi, membenarkan bahwa kondisi Haji Halim telah melewati masa paling krusial, meski masih memerlukan pemantauan ketat dari tim medis.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Saat ini Haji Halim masih menjalani perawatan intensif di IGD setelah sempat mengalami kondisi kritis kemarin sore,” kata Cek Adi.
Pihak keluarga terus memanjatkan doa, termasuk membacakan Surah Yasin, berharap agar Haji Halim diberikan kesembuhan.
“Kami semua panik karena monitor di ICCU sempat menunjukkan garis lurus. Keluarga dan anak-anak tidak henti-hentinya berdoa, berharap ada keajaiban agar Haji Halim bisa sehat kembali,” ujarnya.
Di tengah kondisi kesehatannya, Haji Halim juga tengah menghadapi proses hukum terkait perkara lahan proyek jalan tol di wilayah Banyuasin yang masih bergulir di persidangan.
Mereka berharap dukungan doa dan empati dari masyarakat luas agar Haji Halim dapat segera pulih dan kembali mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik.
Diketahui, Haji Halim dikenal luas sebagai sosok pengusaha sukses yang dermawan dan dikenal dekat alim ulama, bahkan tokoh-tokoh nasional juga mengenal dan pernah datang kediaman pribadinya di kota Palembang.
Diketahui, alamat rumah duka adalah Jalan M Isa Nomor 1 kota Palembang.
Sosok Haji Halim
Sosok Kms H Abdul Halim Ali tidak asing bagi masyarakat Sumsel.
Menjadi pengusaha sukses dan dinobatkan sebagai orang terkaya di Sumsel, membuat KMS H Halim sering dikunjungi oleh pejabat negara seperti Prabowo hingga Joko Widodo.
KMS H Halim memiliki nama lengkap KMS (Kemas) H Abdul Halim Ali atau orang Palembang biasa memanggilnya H Alim.
Lelaki 88 tahun ini merupakan pemilik dari PT Sentosa Mulia Bahagia Palembang.
Usaha utama dari KMS H Halim ini bergerak di bidang perkebunan, karet dan kelapa sawit.
Namun ia juga kini melebarkan sayap bisnisnya di bidang pertambangan batubara.
KMS H Halim memiliki dua lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) yaitu atas nama PT Uci Jaya (PT UJ) dan PT Karya Perintis Sejati (PT KPS).
Keduanya berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatara Selatan dengan luas IUP hingga ribuan hektar.
Selain sebagai orang kaya, selama ini Pak Haji doyan sedekah dan patuh pajak.
Pada tahun 2021, Haji Alim memberikan wakaf uang sebesar Rp 100 juta kepada Badan Wakaf Indonesia Sumatera Selatan.
Haji Halim diketahui menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi pemalsuan dokumen tol Betung-Tempino-Jambi.
Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Musi Banyuasin (Muba) mendakwa H Abdul Halim dengan tiga pasal primer dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemalsuan dokumen tol Betung-Tempino, Kamis (4/12/2025).
Kasi Intel Kejari Muba, Abdul Harris Augusto mengatakan, dakwaan yang dibacakan untuk terdakwa terdiri dari kesatu primer pasal 2 subsidair pasal 3 UU Tipikor, kedua pasal 5, dan ketiga pasal 9 UU tipikor.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Haji Halim
Crazy Rich Palembang
Prabowo
Palembang
Sumatera Selatan (Sumsel)
Kemas Haji Abdul Halim Ali
Ustaz Abdul Somad
| PN Palembang Tetapkan Perkara H Halim di Kasus Korupsi Tol Betung-Tempino Gugur |
|
|---|
| Akhir Kasus H Halim Segera Ditetapkan, PN Palembang Terima Permohonan Penghentian Perkara dari Jaksa |
|
|---|
| Kisah Masa Lalu Haji Halim, Sejak Usia 6 Tahun Jual Kue Hingga Pimpin 4 Pabrik di Usia 17 Tahun |
|
|---|
| Haji Halim Dimakamkan di Samping Makam Istrinya, Diantar Ribuan Masyarakat Hingga Pejabat |
|
|---|
| Mengenang Haji Halim Crazy Rich Palembang, Kisah Masa Kecil-Remaja, Nekat Merantau Tidur di Emperan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Mengenal-sosok-KMS-H-Halim-pengusaha-sukses-di-Palembang-yang-terkena.jpg)