Saling Serang di Depan PS Mal Palembang

Aksi Saling Serang di Depan PS Mall Palembang Libatkan Ormas, 1 Warga Biasa Jadi Korban Saat Lewat

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya mengatakan, peristiwa saling serang terjadi diduga melibatkan dua kelompok ormas.

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/Rachmad Kurniawan
SALING SERANG - Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rifan Wijaya, saat ditanyai mengenai proses perkembangan penyelidikan sementara pasca insiden saling serang di Jalan Angkatan 45, Rabu (7/1/2025) 

"Korban Billy yang dirawat di Rumah sakit AK Gani dirujuk ke RS Hermina. Sedangkan korban yang bernama Rafiq dirawat di RS Khadijah dan akan menjalani operasi. Dia belum sempat melapor karena keluarga fokus pengobatan dulu, sudah kami arahkan untuk melapor," tutupnya.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Para Pelaku Aksi Saling Serang Kelompok Ormas di Depan PS Mall Palembang

Baca juga: 4 Fakta Penyerangan di Depan PS Mall Palembang Diduga Berebut Lahan Parkir, 1 Korban Alami Luka

Polisi Temukan Bukti Sajam

Kompol Rivan Wijaya mengatakan saat ini polisi berhasil mendapat barang bukti berupa dua senjata tajam jenis parang  dan pelindung tangan dari besi yang ditemukan Satpam di dalam mal.

Saat ini polisi masih mendalami keterangan saksi dan memeriksa CCTV.

"Dari rekaman CCTV dapat dipastikan bahwa aksi saling serang ini dilakukan antar kelompok dan melibatkan lebih dari 10 orang. Hanya saja, siapa pelakunya termasuk motif masih kami dalami," ujarnya, Selasa (6/1/2026).

"Untuk dua parang itu ditemukan oleh satpam di dalam mal dan diserahkan ke kami," katanya menambahkan. 

Lanjut dikatakan, meski telah terkonfirmasi ada korban, namun hingga saat ini belum ada laporan ke polisi terkait aksi saling serang tersebut.

"Laporannya belum ada sampai sekarang. Kita tunggu laporannya dari korban," ujarnya. 

Korban Lapor Polisi

Aksi saling serang antar dua kelompok bersajam di depan PS Mal tepatnya di Jalan Angkatan 45 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I,  Palembang Selasa, (6/1/2025), kini berujung ke ranah hukum. 

Melalui Bachril (54), ayahnya, M Billy Putra Pratama (30) korban pembacokan saat aksi penyerangan itu memutuskan membuat laporan polisi. 

Laporan dibuat Bachril dengan didampingi kuasa hukumnya. 

"Untuk persis kejadian saya tidak begitu tahu pak. Namun setelah mendapati informasi tersebut saya langsung menuju RS AK Ghani untuk melihat kondisi anak saya," kata Bachril saat membuat laporan polisi, Rabu (7/1/2026). 

Diketahui, Billy adalah warga Jalan RE Martadinata Lorong Amal Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Dia mengalami sejumlah luka bacok akibat aksi saling serang tersebut dan hingga kini masih dirawat di RS AK Gani Palembang

Kata Bachril, dirinya diberitahu istri Billy terkait kondisi yang dialami anaknya. 

Dari keterangan Billy, kata Bachril, aksi pengeroyokan tersebut berawal saat dia sedang berada di TKP.

Lalu secara tiba-tiba dia diserang oleh sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam. 

"Dari keterangan anak saya begitu ketika di rumah sakit," katanya.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved