Kepala BGN Dicopot

Diler Motor Listrik Pemasok Program MBG Kini Tertutup, Warga Sebut Aktivitas Berkurang Dua Bulan Ini

Diler motor listrik berinisial “E” yang disebut digunakan dalam pengadaan kendaraan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampak tidak beroperasi

Tayang:
Youtube/KompasTV
DITETAPKAN TERSANGKA- Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (kiri), bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya (kanan) dan Lodewyk Pusung (tengah) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. 

Ringkasan Berita:
  • Diler motor listrik berinisial “E” yang diduga memasok kendaraan untuk program MBG tampak tutup dan sepi usai Kejaksaan Agung menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program tersebut.
  • Seluruh gerbang diler terkunci. Meski ada seseorang di dalam area, tidak ada aktivitas operasional yang terlihat dari luar.
  • Warga sekitar mengaku sebelumnya diler cukup aktif, namun aktivitas tersebut disebut mulai berkurang dalam beberapa waktu terakhir.
 

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Diler motor listrik berinisial “E” yang disebut digunakan dalam pengadaan kendaraan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampak tidak beroperasi saat dipantau pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 13.46 WIB.

Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh akses masuk menuju diler di kawasan Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dalam keadaan tertutup. 

Gerbang berwarna biru-hitam terlihat digembok dan dirantai, sementara gerbang utama dengan dominasi warna kuning-hitam juga tertutup rapat.

Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola program MBG. 

Dalam perkara yang sama, Kejagung juga menetapkan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai tersangka.

RESMI DITAHAN- Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana keluar dari Gedung Bundar Kejagung sekitar pukul 17.10 WIB dengan pengawalan ketat.
RESMI DITAHAN- Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana keluar dari Gedung Bundar Kejagung sekitar pukul 17.10 WIB dengan pengawalan ketat. (Youtube/KompasTV)

Meski area diler tampak sepi, dari balik pagar masih terlihat seseorang berada di dalam lokasi. Namun, tidak tersedia bel maupun interkom di pintu masuk sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan komunikasi secara langsung.

Di sekitar lokasi, sejumlah warga mengaku aktivitas di diler tersebut memang sudah jauh berkurang dibanding beberapa waktu lalu.

Baca juga: Gunakan Atensi Khusus, Tiga Tersangka Korupsi BGN Manipulasi Portal Pengadaan Makan Bergizi Gratis

Gandi (bukan nama sebenarnya), petugas keamanan di kawasan pergudangan dekat lokasi, mengatakan terakhir kali melihat aktivitas cukup ramai sekitar dua bulan lalu. 

Saat itu, truk pengangkut motor listrik dengan identitas program MBG masih terlihat keluar masuk area diler.

“Kira-kira dua bulan lalu lah terakhir lihat. Ya ada mobil keluar-masuk bawa motor-motor MBG, yang ada lambang garudanya,” ujar Gandi.

Menurutnya, jumlah kendaraan yang sempat melintas melalui diler tersebut mencapai ratusan unit untuk kebutuhan program MBG.

Keterangan serupa disampaikan Rima (bukan nama sebenarnya), pegawai toko cat di sekitar lokasi. 

Ia menyebut diler tersebut memang tidak memiliki jam operasional yang tetap sehingga lebih sering terlihat dalam kondisi tertutup.

"Mungkin minggu lalu kayaknya ya (terakhir lihat aktivitas diler), minggu lalu itu ada yang bawa motor-motor MBG,” katanya.

Dadan Cs Ditetapkan Tersangka

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved