Israel dan Amerika Serang Iran
Arab Saudi Lumpuhkan 51 Drone Iran yang Incar Pusat Kilang Minyak
Militer Arab Saudi mencegat 51 serangan drone Iran yang menyasar pusat minyak kerajaan di Provinsi Timur, Sabtu pagi (21/3/2026).
Ringkasan Berita:
- Arab Saudi melumpuhkan 51 drone Iran yang menyasar pusat minyak di Provinsi Timur sebagai respons atas aksi militer Israel.
- Kuwait, Bahrain, UEA, dan Yordania turut mencegat ribuan rudal serta drone Iran yang mengincar infrastruktur energi di kawasan.
- Serangan drone memicu kebakaran besar di kilang Mina Al-Ahmadi Kuwait dan sejumlah gudang di Bahrain akibat serpihan proyektil
TRIBUNSUMSEL.COM -- Militer Arab Saudi mencegat 51 serangan drone Iran yang menyasar pusat minyak kerajaan di Provinsi Timur, Sabtu pagi (21/3/2026).
Peningkatan serangan udara ini diyakini sebagai respons langsung Iran terhadap aksi militer Israel di ladang gas South Pars, yang kini memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan energi dunia.
Secara keseluruhan, 92 drone telah berhasil dicegat sejak Jumat.
Data terbaru mencatat, jumlah total serangan drone yang menargetkan Arab Saudi telah mencapai setidaknya 575 sejak 28 Februari, berdasarkan laporan resmi kementerian pertahanan.
Selain drone, sistem pertahanan udara Saudi juga mencegat 42 rudal balistik dan tujuh rudal jelajah dalam periode yang sama.
Hal ini menunjukkan bahwa serangan udara terhadap kerajaan berlangsung secara intens dan dengan berbagai jenis persenjataan.
Serangan Meluas ke Kawasan Teluk
Eskalasi konflik tidak hanya terjadi di Arab Saudi, tetapi juga meluas ke negara-negara Teluk lainnya.
Militer Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya tengah merespons serangan rudal dan drone.
“Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang merespons ancaman rudal dan drone yang bersifat bermusuhan,” demikian pernyataan resmi militer.
Bahrain melaporkan telah menghancurkan 143 rudal dan 242 drone sejak awal serangan Iran.
Tentara Yordania mengungkapkan bahwa 36 rudal dan drone Iran telah menargetkan wilayahnya selama pekan ketiga konflik.
Adapun Uni Emirat Arab menyatakan telah menghadapi tiga rudal balistik dan delapan drone pada Sabtu.
Secara keseluruhan, pertahanan udara UEA telah mencegat dan menghancurkan 341 rudal balistik, 15 rudal jelajah, dan 1.748 UAV sejak serangan dimulai.
Di Kuwait, dua gelombang serangan drone menghantam kilang Mina Al-Ahmadi salah satu yang terbesar di Timur Tengah dengan kapasitas 730.000 barel per hari yang memicu kebakaran, hanya sehari setelah serangan sebelumnya.
Selain itu, Kementerian Dalam Negeri Bahrain melaporkan kebakaran di sebuah gudang akibat serpihan proyektil yang berhasil dicegat
(*)
| Iran Ancam Lumpuhkan Jalur Pelayaran Internasional Secara Total |
|
|---|
| AS Kirim Kapal Induk George Bush ke Timur Tengah, 4.200 Pasukan Tambahan Siap Kepung Iran |
|
|---|
| Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Tegaskan Teheran Tidak Menginginkan Perang dengan AS |
|
|---|
| Donald Trump Tunduk pada 10 Syarat Iran Setelah Setuju Gencatan Senjata, Selat Hormuz Dibuka |
|
|---|
| Trump Ancam Lumpuhkan Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka Hari Ini, Beri Deadline Hingga Jam 8 Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/iran-luncurkan-16-rudal-balistik-secara-bersamaan.jpg)