Pasutri Pakistan Dibunuh di Bogor
Motif MH Membunuh Pasutri asal Pakistan di Bogor, Sakit Hati Dituduh Mencuri
Pelaku merencanakan pembunuhan dengan membawa golok serta senapan angin dan menunggu korban di rumahnya selama tiga jam.
Ringkasan Berita:
- Dengan membawa golok serta senapan angin dan menunggu korban di rumahnya selama tiga jam, pelaku merencanakan pembunuhan
- MH membuang jasad korban ke Padalarang menggunakan mobil milik korban setelah mengeksekusi kedua majikannya satu per satu.
- Motif aksi keji ini dipicu sakit hati karena sering dituduh mencuri, dan kini pelaku terjerat pasal pembunuhan berencana.
TRIBUNSUMSEL.COM - Pada Minggu (1/3/2026) malam, pasangan suami istri asal Pakistan tewas dibunuh karyawannya di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pelaku berinisial MH (22) telah dipekerjakan selama tiga tahun oleh korban yang memiliki toko rempah-rempah di Pasar Cisarua, Bogor.
Dilakukan di rumah korban di kawasan Puncak, pembunuhan tersebut.
Jasad kemudian dibuang menggunakan mobil ke Padalarang, Bandung Barat.
Jarak dari Puncak ke Padalarang sekitar 70 kilometer atau menempuh perjalanan sekitar 2 jam 30 menit.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan kasus pembunuhan telah direncanakan pelaku dengan membawa senjata tajam ke rumah korban.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku sakit hati karena sering dituduh mencuri.
"Pelaku sudah masuk terlebih dahulu ke rumah tersebut dari pukul 16.00 WIB menunggu kedua korban itu kembali ke rumahnya, sekitar pukul 19.00 WIB kemudian terjadi pembunuhan," ungkapnya, dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Setelah membuang jasad, pelaku kembali ke rumahnya di Desa Batulayang, Cisarua yang jaranya dekat dengan toko korban.
"Jadi si korban ini memiliki sebuah toko, toko di Pasar Cisarua, dan pelaku ini adalah karyawan dari korban yang bersangkutan," lanjutnya.
Penangkapan dilakukan di rumah pelaku pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
"Jadi di situ bisa terlihat bahwa Satreskrim dan Polsek bisa berkoordinasi secara cepat sehingga dalam waktu kurang dari 12 jam itu pelaku sudah bisa tertangkap," tandasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menerangkan pembunuhan dilakukan satu per satu menggunakan golok.
Selain itu, pelaku juga menembakkan senapan angin untuk memastikan kedua korban tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pembunuhan-pasutri-pakistan-di-bogor-oleh-karyawan.jpg)