Seputar Islam

Doa Ketika Melihat Nilai Rapor Anak dan Tips Bijak Menghadapi Anak yang Nilainya Jelek

Fokuslah kepada nilai tertinggi  karena disitulah kelebihan ananda. Itulah Anugerah terindah dari Alloh yang diberikan. Terima dan Syukuri !

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribunsumsel.com
NILAI RAPOR -- Ilustrasi rapor sekolah, berikut Doa Ketika Melihat Nilai Rapor Anak dan Tips Bijak Menghadapi Anak yang Nilainya Jelek. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Saat pembagian rapor sekolah, biasanya orangtua menyertai anak untuk pengambilan rapor.

Berikut adalah doa ketika melihat nilai rapor anak.  Doa ini kita panjatkan kepada Allah sebagai bentuk syukur dan harapan untuk anak ke depannya.

Simak artikel-artikel seputar Islam lainnya, di sini.

Doa Ketika Melihat Nilai Rapor Anak

Teks latin Arab:

Allahumma inni as-aluka 'ilman nafi'an wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan


Artinya: 

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.

Doa lain dapat kita iringkan selain membaca doa ini. Semua tidak lain, mengharap keridhaan Allah atas pencapaian yang didapat anak, terlepas dari baik atau buruknya nilai yang didapat.

  
Berikut ini adalah Tips Bijak  Menghadapi Anak yang Nilainya Jelek

Raport adalah Progress Report Pembelajaran laporan perkembangan ana selama satu semester dalam menempuh seperangkat materi pelajaran dan bukan hasil akhir.

Oleh karenanya saat menerima raport lakukan hal-hal berikut :

  1. Tutup raport terlebih dulu  Tanyakan kepada ananda Pelajaran apa yang ia sukai dan siapakah guru yang ia sukai. Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport.

Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yang kemudian mengarahkan kemampuan kognitifnya (IQ) untuk meresponnya untuk memperoleh nilai-nilai belajar.

2.  Buka rapor. Fokus kepada nilai tertinggi yang ada di rapor.
Coba cek adakah signifikansi dengan pelajaran yang diminati anak dan gurunya yang dia sukai.

Sekali lagi fokuslah kepada nilai tertinggi  karena disitulah kelebihan ananda. Itulah Anugerah terindah dari Alloh yang diberikan. Terima dan Syukuri !

3. Berikan senyuman dan ucapan dengan kalimat yang berisi pujian, apresiasi dan penghargaan dengan tulus kepada ananda atas prestasinya.

Perhatikan nilai nilai yang tertinggi dan nilai nilai pelajaran yang rendah.
Perhatikan pembagian secara sederhana untuk memudahkan memetakan Oka (otak kanan) dan Oki (otak kiri)

Kelompok pelajaran otak kiri (matematika, IPA/sains, fisika, kimia, biologi, teknik dll).

Otak Kanan ( bahasa, seni,IPS)

Jika Ananda dominannya di Oki maka arahkan nantinya ke jurusan sesuai bidang Otak kiri.

Demikian sebaliknya.

4. Raport Ini juga bermanfaat untuk deteksi kecerdasan sekaligus penjurusan 
Jangan sekali kali memaksakan anak yang dominan di pelajaran otak kanan, misalnya, untuk kuliah / sekolah menengah di jurusan golongan otak kiri semisal Matematika, IPA, kedokteran, teknik dll .

Selain kasihan kepada anak, karena menjadi beban, juga kecerdasan anak memang bukan disitu,akhirnya hasilnya/prestasiny menjadi kurang maksimal.

5. Tanyakan kepada ananda, nilai pelajaran apa yang rendah, mengapa bisa terjadi dan bagaimana solusinya untuk selanjutnya.
Ini sekaligus berguna bagi penguatan fondasi jiwa dan mental anak.
Melatih anak agar ia menerima diri apa adanya. Memaafkan diri dan ikhlas atas kekurangan kita sbg hamba Alloh yg lemah, kurang, sehingga memotivasi diri untuk memperbaiki.

6. Kecerdasan spiritual (SQ) dan keimanan yang kokoh dibangun dengan melihat diri bahwa manusia memiliki sekian banyak kelebihan sekaligus kelemahannya.

Maka latihlah ananda untuk belajar menerima diri apa adanya.

7. Jangan sekali kali membanding-bandingkan dengan anak lain! Karena anak anda adalah unik, berbeda dan hanya satu di dunia tidak ada duanya.

Alloh sudah memberi Fitroh terbaik ! bakat, minat, kecerdasan, modalitas belajar dan potensi yg khas yg berbeda dengan  anak lain.  Jadi Jangan dibandingkan karena putra putri Anda Tidak ada bandinganya. 

8.  Berhentilah memamerkan ranking puta-putri anda! Yang terpenting dari Pendidikan itu bukan ranking.

Hakekat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak anda: mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan bisa berpikir logis tahu nilai-nila benar dan salah mampu mengembangkan bakatnya, dan punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin & konsisten.

9. Maknai nilai raport anak sebagai salah satu indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul.
Semoga dengan rapor yang bapak ibu terima, semakin memotivasi untuk tumbuh kembangnya potensi dan kecerdasan serta bakat minat ananda 

Ingat bahwa buku raport ananda bukan catatan amal baik dan buruk hari akhir nanti, yang tidak bisa diperbaiki.

Raport bukan hasil akhir, ia adalah catatan hasil belajar ananda yang masih bisa dievaluasi dan diperbaiki!

Semoga Alloh menganugerahkan kesolehan dan berkenan mencerdaskan anak kita semua, yang mana kecerdasannya itu dijaga oleh Nya. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Doa Hilangkan Kesedihan dari Hadits Nabi, Allahumma Inni Abduka Wabnu Abdika Wabnu Amatik, Artinya

Baca juga: Arti Syirik, Riya, Uququl Walidain dan Bakhil, 4 Hal yang Harus Dijauhi di Bulan Rajab, Keutamaannya

Baca juga: Arti Kata Rajab, Bulan Rajab, Bulan Mulia Penuh Rahmat, Bacaan Doa ketika Memasukinya Sesuai Sunnah

Baca juga: Dua Doa Awal Bulan Rajab, Waktu yang Tepat Menambah Catatan Ibadah dan Amal Saleh Jelang Ramadan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved