Kebakaran Gedung di Jakpus

Terra Drone Perusahaan Apa? Ini Profil Perusahaan Terra Drone yang Terbakar di Kemayoran

Artikel ini berisi penjelasan mengenai profil perusahaan Terra Drone, yang kantornya terbakar di Kemayoran, menewaskan 22 orang.

Tayang:
Kompas.com
GEDUNG PT TERRA DRONE KEMAYORAN YANG TERBAKAR - Profil Perusahaan Terra Drone yang Terbakar di Kemayoran 

TRIBUNSUMSEL.COM - Terra Drone menjadi topik pembahasan warganet setelah kantronya yang terletak di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran terbakar pada Selasa (9/12/2025) lalu.

Karyawan Terra Drone Indonesia, Dimitri, mengungkapkan penyebab kebakaran diduga karena baterai drone yang disimpan di lantai satu, meledak hingga memicu api.

"Dugaan sementara karena korsleting atau kegagalan termal pada baterai drone, lalu memicu ledakan dan kebakaran," ungkapnya di lokasi kejadian, Selasa, dilansir Wartakotalive.com.

Peristiwa yang memakan korban jiwa ini menjadi atensi masyarakat karena total korban meninggal dunia mencapai 22 orang, termasuk satu korban sedang mengandung.

Lantas Terra Drone adalah perusahaan apa?

Menurut informasi dari website perusahaan, Terra Drone Indonesia (sebelumnya PT Aero Geosurvey Indonesia) merupakan penyedia jasa pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari pemetaan, pemodelan, inspeksi, hingga pemantauan udara. 

Adapun induk dari perusahaan Terra Drone Corporation berbasis di Jepang, dan terdapat di lebih dari 25 negara melalui jaringan mitra dan kolaborator teknologi, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, Terra Drone memiliki dua kantor, yakni di Jakarta yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, dan di Bandung yang berlokasi di Komplek Istana Regency 1, Kecamatan Cicendo.

Disamping menyediakan jasa pemanfaatan drone industri, perusahaan ini juga menyediakan pelatihan dan konsultasi bagi klien yang menggunakan drone dalam operasi harian mereka. 

Cikal bakal Terra Drone Indonesia berawal pada 2015 dari AeroInspect & Drone Van Java sebagai bagian dari PT Indonesia Technologies Venture. 

Satu tahun kemudian, PT Aero Geosurvey Indonesia berdiri dan mulai menyediakan jasa survei udara untuk sektor konstruksi dan pertambangan.

Pada 2017, permintaan dari sektor perkebunan dan kehutanan menurun, sementara sektor minyak dan gas mulai mengadopsi teknologi pemantauan udara.

Perkembangan signifikan terjadi pada 2018 ketika permintaan dari sektor konstruksi, pertambangan, dan migas meningkat.

PT Aero Geosurvey Indonesia kemudian bekerja sama dengan perusahaan seperti Pertamina, Chevron, SKK Migas, PT PP, Waskita, dan Reswara.

Pada 2019, perusahaan ini mendapatkan pendanaan dari Terra Drone Corporation dan resmi berganti nama menjadi PT Terra Drone Indonesia untuk menjadi bagian dari jaringan global penyedia layanan drone.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved