Arti Kata Bahasa Arab
Arti Afdalush Shiyami Bada Ramadhana Syahrullahil Muharram, Hadits Anjuran Puasa di Bulan Muharram
Imam Nawawi –rahimahullah– menjelaskan, Hadits ini merupakan penegasan bahwa sebaik-baik bulan untuk berpuasa adalah pada bulan Muharram
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Kalimat Afdalush shiyami bada Ramadhana syahrullahil muharram, adalah kutipan hadits dari Nabi Muhammad SAW, tentang keutamaan puasa sunnah di bulan Muharram.
Di bulan Muharram atau bulan pertama di awal tahun 1448 Hijriyah yang akan segera kita masuki, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mendorong kita melaksanakan puasa sunnah pada bulan Muharram, sebagai salah satu cara meraih takwa.
Simak artikel-artikel Seputar Islam lainnya, di sini.
Berikut Hadits Anjuran Puasa di Bulan Muharram, Tulisan Arab, latin Arab dan Arti:
Teks Arab:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
Latin Arab:
Afḍalush shiyāmi ba‘da Ramadhāna syahrullāhil muharram, wa afḍalush shalāti ba‘dal farīḍati shalātul lail
Artinya:
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).
Dikutip dari laman rumaysho.com, Imam Nawawi –rahimahullah– menjelaskan, Hadits ini merupakan penegasan bahwa sebaik-baik bulan untuk berpuasa adalah pada bulan Muharram.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 55)
Lalu mengapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diketahui banyak berpuasa di bulan Sya’ban bukan malah bulan Muharram? Ada dua jawaban yang dikemukakan oleh Imam Nawawi.
1- Mungkin saja Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baru mengetahui keutamaan banyak berpuasa di bulan Muharram di akhir hayat hidup beliau.
2- Boleh jadi pula beliau memiliki udzur ketika berada di bulan Muharram (seperti bersafar atau sakit) sehingga tidak sempat menunaikan banyak puasa pada bulan Muharram. (Lihat Syarh Shahih Muslim, 8: 55)
Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Puasa yang paling utama di antara bulan-bulan haram (Dzulqo’dah, Dzulhijah, Muharram, Rajab -pen) adalah puasa di bulan Muharram (syahrullah).” (Lathoif Al Ma’arif, hal. 67)
Sesuai penjelasan Ibnu Rajab, puasa sunnah (tathowwu’) ada dua macam:
1- Puasa sunnah muthlaq (yaitu jenis ibadah puasa sunnah yang tidak terikat oleh waktu, sebab, atau tujuan tertentu). Sebaik-baik puasa sunnah muthlaq adalah puasa di bulan Muharram.
Afdalush Shiyami Bada Ramadhana Syahrullahil Muhar
arti Afdalush Shiyami Bada Ramadhana Syahrullahil
hadits Afdalush Shiyami Bada Ramadhana Syahrullahi
hadits anjuran puasa di bulan muharram
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
hadits puasa sunnah bulan muharram
puasa asyura adalah
| Arti Allahumma Inna Nas Aluka Min Khairi Ma Sa Alaka, Doa Meminta Apa yang Dipanjatkan Nabi Muhammad |
|
|---|
| Arti Ya Jabbar Ijbur Kasri Wa Yassir Amri, Doa Mohon Kekuatan dari Allah dalam Segala Kesulitan |
|
|---|
| Arti Bismillah Khoirul Asma, Doa Agar Selamat dari Makanan Beracun Amalan Sebelum Menyantap Hidangan |
|
|---|
| Arti Bismillahil Jabbar Jabaroka, Bismillahi Jabbar Akbar, Amalan Doa Mohon Kekuatan dari Allah SWT |
|
|---|
| Arti Innal Imana Layakhlaqu Fi Jaufi Ahadikum, Hadits Iman itu Dapat Usang, Cara Memperbarui Iman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/hadits-anjuran-puasa-muharram.jpg)