Seputar Islam

Amalan dan Doa Saat Menghadapi Cuaca Panas di Indonesia atau Ketika Haji dan Umroh di Tanah Suci

Doa cuaca panas Allahumma ajirna min harri jahannam, artinya: Ya Allah, hindarkanlah kami dari panasnya neraka Jahannam." 

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TribunSumsel.com/NotebookLM
DOA DAN TIPS -- Grafis tentang doa dan tips menghadapi cuaca panas, baik di Tanah Air, maupun saat di Tanah Suci ketika melaksanakan ibadah haji atau umroh.  

   اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اَللَّهُمَّ أَغِثْنَا   Allāhumma agitsnā, allāhumma agitsnā.    Artinya: Ya Allah, tolonglah kami. Ya Allah, tolonglah kami (HR Muttafaq Alaih).    

Kelima, Lafal doa Istisqa yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW

Masih dari laman nu.or.id, menurut riwayat Abu Awanah dari Sahabat Sa‘ad ra.  


  اَللَّهُمَّ جَلِّلْنَا سَحَابًا، كَثِيفًا، قَصِيفًا، دَلُوقًا، ضَحُوكًا، تُمْطِرُنَا مِنْهُ رَذَاذًا، قِطْقِطًا، سَجْلًا، يَا ذَا اَلْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ   

Arab latin:
Allāhumma jallilnā saḥāban, katsīfan, qashīfan, dalūqan, dhaḥūqan, thumthirunā minhu radzādzan, qith-qithan, sajlan, yā dzal jalāli wal ikrām.    


Artinya:

Ya Allah ratakanlah hujan di bumi kami, tebalkanlah gumpalan awannya, yang petirnya menggelegar, dahsyat, dan mengkilat; sebuah awan darinya Kauhujani kami dengan tetesan deras hujan yang kecil, rintik-rintik, yang menyirami bumi secara merata, wahai Dzat yang Maha Agung lagi Maha Mulia (HR Abu Awanah).    

Enam,  Doa istisqa Eeekor Semut

Di zaman Nabi Sulaiman As sesuai dengan cerita Rasulullah saw dalam riwayat Imam Ahmad. 

   اَللَّهُمَّ إِنَّا خَلْقٌ مِنْ خَلْقِكَ، لَيْسَ بِنَا غِنًى عَنْ سُقْيَاكَ  

Allāhumma innā khalqun min khalqika, laysa binā ghinan ‘an suqyāka.    

 Artinya: 
Ya Allah, kami adalah salah satu makhluk-Mu. Kami tidak dapat berlepas ketergantungan dari anugerah air-Mu (HR Ahmad).   

 Meski hanya doa seekor semut, Nabi Sulaiman As bersama rakyatnya membatalkan rencana istisqa karena Nabi Sulaiman As merasakan keistimewaan doa tersebut. Riwayat ini secara lengkap dapat dibaca pada hadits berikut:  


  عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: (خرج سليمان عليه السلام يستقي، فرأى نملةً مستلقيَةً على ظهرها، رافعةً قوائمَها إلى السماء، تقول: اللهم، إنا خَلْقٌ مِن خلقِك، ليس بنا غنًى عن سُقيَاك، فقال لهم سليمان: ارجعوا؛ فقد سُقيتُم بدعوة غيركم)؛ رواه أحمد، وصحَّحه الحاكم    


Artinya: 

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bercerita, ‘Nabi Sulaiman As pernah melakukan ibadah istisqa, tetapi ia melihat seekor semut berposisi telentang dan mengangkat tangan dan kakinya sambil berdoa, ‘Ya Allah, kami adalah salah satu makhluk-Mu. Kami tidak dapat berlepas ketergantungan dari anugerah air-Mu.’ Menyaksikan ini, Nabi Sulaiman As mengatakan kepada rakyatnya, ‘Mari kita pulang, kalian telah di(mintakan)anugerahkan air oleh doa makhluk hidup selain kalian (HR Ahmad dan dishahihkan oleh Imam Al-Hakim).   

 

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem:

  •  Melindungi Kepala & Wajah: Gunakan payung, topi, atau handuk basah di atas kepala untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
  •  Cegah Dehidrasi: Jangan menunggu haus untuk minum. Bawalah semprotan air wajah (water spray) dan pastikan minum air zamzam secara rutin.
  •   Ikuti Jadwal: Selalu patuhi imbauan dari pembimbing ibadah atau petugas kloter mengenai waktu terbaik untuk melempar jumrah atau tawaf agar terhindar dari puncak sengatan panas.
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved