Seputar Islam

Dzikir dan Doa di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Hari Arafah hingga Idul Adha

dzikir Lailaha illah Allah ‘adadad duhur, Lailaha illah Allah ‘adada ayyam was shuhur, Lailaha illah Allah adada amwajil buhur

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel.com/ChatGPT AI
DZULHIJJAH 1447 H -- Ilustrasi bulan Dzulhijjah 1447 H atau 2026, berikut Dzikir dan Doa di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Hari Arafah hingga Idul Adha. 

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah sebanyak / sepanjang malam-malam dan masa, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak hari-hari dan bulan-bulan, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak ombak di lautan”

“Tiada Tuhan selain Allah sebanyak pelipat gandaan pahala-pahala, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak rintik-rintik hujan, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak dedaunan di pohon-pohon, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak rambut dan bulu,”

“Tiada Tuhan selain Allah sebanyak pasir dan batu, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak bunga dan buah, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak hembusan nafas manusia”

“Tiada Tuhan selain Allah sebanyak kedipan mata, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi,”

Tiada Tuhan selain Allah Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan, Tiada Tuhan selain Allah lebih baik dari segala yang mereka kumpulkan (dari harta benda), Tiada Tuhan selain Allah pada malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,”


“Tiada Tuhan selain Allah pada waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing, Tiada Tuhan selain Allah sebanyak angin (yang bertiup) di gurun dan tanah berbatu, Tiada Tuhan selain Allah mulai hari ini hingga hari di mana ditiup sangkakala,”

“Tiada Tuhan selain Allah sebanyak seluruh makhluk-Nya, Tiada Tuhan selain Allah mulai hari ini hingga hari pembalasan.”

Zikir dan doa di bulan Zulhijah tersebut disadur dalam kitab Kanzun Najah Was Surur dari Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds.

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhu juga meriwayatkan Rasulullah Muhammad SAW berkata:

Pembangunan Tower Yang Akan di Bangun di Sebelah Masjid
“Tak ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini (Zulhijah),” (HR. At-Trimidzi).

Ibnu ‘Abbas menegaskan, lebih diutamakan di hari-hari 10 Zulhijah itu dianjurkan memperbanyak takbir, tahlil dan tahmid.

Adapun satu hari dari ke 10 Zulhijah pula hari baik yang tidak boleh dilewatkan umat muslim untuk berdoa dan berzikir.

Satu di antara hari terbaik untuk berdoa juga terdapat pada hari ke 9 Zulhijah atau disebut juga hari Arafah.

Pada hari Arafah ini umat muslim khususnya jemaah yang berhaji tengah berbondong-bondong memanjatkan doa.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved