Arti Kata Bahasa Arab

Arti Subhanakallahumma Rabbana Wabihamdika Allahummaghfirli dan Waktu-waktu Utama Mengamalkannya

Sayyidatina Aisyah RA mengatakan sejak turun Surat An-Nashr (menjelang wafatnya) ia belum pernah melihat Rasulullah SAW salat kecuali membaca doa ini

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
ARTI DOA -- Ilustrasi bacaan doa yang diamalkan Rasulullah SAW, di saat sujud dan ruku serta menjelang wafat, Arti Subhanakallahumma Rabbana Wabihamdika Allahummaghfirli lengkap artinya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Lafal Subhanakallahumma rabbana wabihamdika Allahummaghfirlī adalah salah satu bacaan dalam sholat yang dibaca Rasulullah SAW saat ruku dan sujud.

Namun tidak hanya saat ruku dan sujud, doa Subhanakallahumma rabbana wabihamdika Allahummaghfirlī juga diamalkan di waktu-waktu utama, seperti diceritakan dalam beberapa riwayat hadits.

Berikut Keutamaan doa Subhanakallahumma rabbana wabihamdika Allahummaghfirlī dan waktu-waktu utama mengamalkannya.

Doa Saat Ruku dan Sujud


Dikutip dari laman rumaysho.com, Sayyidatina Aisyah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak doa berikut ini ketika ruku dan sujud. 


  سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي  

Subhānakallahumma rabbana wabihamdika Allahummaghfir lī.  

Artinya:

Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu wahai Tuhanku. Ampunilah dosaku.  

Ketika melaksanakan shalat, ada waktu istimewa ketika memasuki rukuk dan sujud dengan memperbanyak membaca doa.

Rasulullah senantiasa menganjurkan untuk memperbanyak doa waktu sujud. 

Pasalnya, sujud adalah waktu di mana Allah dan seorang hamba begitu dekat. Anjuran ini tentu saja berlaku bagi orang yang shalat sendiri, bukan bagi imam dalam shalat berjamaah.

Anjuran ini tercatat dalam hadits sebagai berikut:   

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ  

Artinya:
 Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:  Momentum terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat itu. (HR Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i).

Doa Sujud dan Ruku Saat Qiyamul Lail 

Sayyidatina Aisyah RA mengatakan bahwa ia mencari Nabi pada suatu malam. “Kupikir beliau pergi untuk menemui salah seorang istrinya. Setelah kucari dan kukembali, ternyata aku mendapatinya sedang rukuk atau sujud.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved