Bulan Ramadan

Hadits Telah Datang Kepada Kalian Bulan yang Diberkahi Bulan Ramadhan dan Cara Sahabat Menyambutnya

Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
BULAN DIBERKAHI -- Ramadan Mubarak 1447 H, berikut Hadits yang menerangkan Telah Datang Kepada Kalian Bulan yang Diberkahi yaitu Bulan Ramadhan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Insya Allah, dalam waktu yang tidak lama lagi, umat Islam di seluruh dunia akan dipertemukan dengan bulan Ramadhan 2026/1447 Hijriyah.

Kemuliaan bulan Ramadhan terungkap dalam Alquran dan hadits dari Nabi Muhammad SAW. Tak heran, Ramadhan menjadi bulan yang dinanti umat Islam karena keutamaannya.

Simak artikel-artikel Bulan Ramadan lainnya, di sini.

Terdapat hadits yang menerangkan "Telah Datang Kepada Kalian Bulan penuh Berkah Bulan Ramadhan"

Hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad tersebut adalah sebagai berikut:

Rasulullah SAW Bersabda:

Teks Arab:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

Arab latin:

QAD JAAKUM SHAHRU RAMADHANA SHAHRUN MUBARAKUN, UFTURIDHA ALLAHU 'ALAYKUM SIIYAMAHU, YUFTAHU FIIHI ABWAABU AL-JANATI WA TUGHLLU FIIHI AL-SHYAIATHINU, FIIHI LAILATUN KHAIRUN MIN ALFI SHAHRIN, MAN HURIMA KHAIRUHA FAQAD HURIMA.

Artinya: 

“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu.

Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang atau terjauhkan (dari kebaikan).” (HR.Ahmad)

Ya bulan suci Ramadhan 1447 H segera tiba. Selama 11 bulan kita menunggu sejak Ramadhan berlalu tahun lalu. Rasanya tak elok bila kehadirannya nanti kita biasa-biasa saja.

Sambutlah ia dengan riang gembira. Karena di bulan Ramadhan terkandung banyak kemuliaan, berkah, dan keutamaan.

Di masa kehidupan Nabi Muhammad SAW, Sahabat-sahabat Beliau juga bersiap dalam menyambut Ramadhan.

Persiapan Ramadhan Para Sahabat, Ada 10 Cara.  Apa saja? Berikut penjelasannya dikutip dari laman dalamislam.com dan sumber lainnya.

1. Berdoa kepada Allah SWT

Dulu para sahabat menyambut bulan puasa semenjak enam bulan sebelumnya dengan cara berdoa kepada Allah.

Mereka berdoa agar Allah SWT mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan.

Dan selama enam bulan sesudah Ramadhan, mereka berdoa agar Allah SWT menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.

2. Bertaubat dan memohon Ampunan

Bertaubat dan memohon ampunan juga dilakukan oleh para sahabat atas segala macam dosa dan khilaf yang pernah dilakukan di masa lalu.

Ini menunjukkan betapa hati harus bersih sebelum mempersiapkan ibadah puasa. Dan Sesungguhnya puasa itu tidak hanya bersih secara jasmani, tetapi juga rohani.

3. Menjaga kesehatan tubuh

Saat menjalankan ibadah puasa selama seharian kondisi yang fit harus benar-benar dijaga. Jika tidak, maka setiap berkah dan mukjizat di bulan tersebut bisa terlewatkan.

4. Mengganti puasa yang tertinggal

Diantara para sahabat Nabi, ada juga banyak sahabat wanita, karena urusan haid tidak dapat melakukan ibadah puasa, sehingga sebelum Ramadhan tiba, mereka mengganti puasa-puasa mereka yang tidak sempat laksanakan itu.

Dari ‘Aisyah ra, ia mengatakan :

"Kami dulu mengalami haidh. Kami diperintahkan untuk mengqadha (mengganti) puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqadha shalat.”

5. Mempelajari Ilmu Hukum Islam

Para sahabat juga belajar untuk mempersiapkan pengetahuan-pengetahuan perihal hukum Islam bahkan langsung dari Rasulullah salallahu ‘alaihi wa sallam pribadi.

Tentu saja banyak sekali pemahaman perihal fiqih yang diajarkan Rasulullah SAW kepada para sahabat-sahabatnya.

Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menyebutkan,

"Barangsiapa yang beribadah kepada Allah SWT tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.”

6. Melakukan amalan baik sebanyak mungkin

Tentu saja ini yang paling penting, karena amalan sebelum mendekati bulan Ramadhan ibarat mendaki bukit, di mana Ramadhan adalah puncaknya

Salah satu amalan yang dilakukan oleh para sahabat adalah puasa di bulan Sya’ban

Usamah bin Zaid radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwasanya dia pertanya kepada Rasulullah,

“Ya Rasulullah! Saya tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan di banding bulan-bulan lain seperti engkau berpuasa di bulan Sya’ban?”

Mendengarnya, Rasulullah pun menjawab, “Itu adalah bulan yang banyak manusia melalaikannya, terletak antara bulan Rajab dan Ramadhan. Dia adalah bulan amalan-amalan di angkat menuju Rabb semesta alam. Dan saya suka jika amalanku diangkat dalam keadaan saya sedang berpuasa. "

7. Saling berkumpul dengan sesama orang baik

Yang dimaksud adalah lebih sering melaksanakan kegiatan dengan orang-orang yang baik. Termasuk melakukan hal-hal yang baik pula.

Rasulullah SAW bersabda:

“Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.”

(HR Abu Daud dan Tirmidzi)

8. Mulai meninggalkan segala jenis perselisihan

Tentu saja di masa-masa dulu, para sahabat sering sekali dipertemukan dengan peperangan dan pertikaian dengan orang-orang yang menenta ng ajaran Islam.

Namun dengan meniatkan untuk menyambut datangnya bulan Ra madhan, mereka mulai mening galkan segala jenis perselisihan antar sesama dan mulai menghila ngkan prasangka-prasangka yang tumbuh antar saudara.

9. Memantau kemunculan hilal

Tentu saja pemantauan ini dilaku kan untuk mengetahui pergantian antara bulan Sya’ban dan bulan suci Ramadhan.

Nabi SAW bersabda:

“Hitunglah (bilangan) bulan Sya’ban untuk (menentukan masuknya) bulan Ramadhan.”

(HR. Tirmidzi)

10. Berserah diri kepada Allah

Mengapa manusia harus (berserah diri) ber tawakal kepada Allah SWT karena tawakal ini merupakan wujud nyata keimanan seorang muslim kepada Allah SWT dan takdir-Nya.

Mereka yang tidak tawakal sama saja dengan mengingkari Allah SWT dan segala apa-apa yang telah ditentukan-Nya.

Demikian Hadits Telah Datang Kepada Kalian Bulan yang Diberkahi Bulan Ramadhan dan Cara Sahabat Menyambutnya, Wallahu a'lam bishshawab. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: 6 Bekal Persiapan Ramadhan yang Perlu Diperhatikan Umat Islam Menjelang Datangnya Bulan yang Mulia

Baca juga: Arti Man Sodaqo Naja, Man Haluma Sada, Kumpulan Pepatah Arab Penuh Hikmah dan Nasihat

Baca juga: Contoh Ucapan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadan untuk Spanduk di Jalan Berbagai Kalangan

Baca juga: 7 Doa Menyambut Bulan Ramadhan 2026, Teks Arab, Latin dan Artinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved