Arti Kata Bahasa Arab

Arti Allahumma Ya Samiud Dua, Lafal Doa Agar Terhindar dari Malapetaka, untuk Diamalkan Setiap Hari

Di balik doa, ada cerita tentang kesabaran, usaha, ketabahan dan tawakal kepada Allah. Dan pasti Allah akan mengabulkan, dengan cara-Nya sendiri

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
(aboutislam.net)
YA SAMIUD DUA -- Ilustrasi orang berdoa, berikut Arti Allahumma Ya Samiud Dua, Lafal Doa Agar Terhindar dari Malapetaka. 

 إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab latin:

Allahumma ya samiud du'a, 
Allahummah ya Samiud dua
Idfa' annal balaak
Wa 'afina min kulli daak
Wamnun Ala jamii'il mardho bissyifaak
Wamnun Ala jamii'il mardho bissyifaak
Allahummasyfi kulla saqiim
Allahummasyfina bi syifaaik
Wadaa winaa bidawa ika
Innaka ala kulli Syain qodir


Artinya:
Allah Dengarkanlah doa kami
Hindarkanlah kami dari segala macam mala petaka
Dan sembuhkanlah kami dari segala macam penyakit
Dan anugerahkanlah kesembuhan untuk semua
Dan anugerahkanlah kesembuhan untuk semua
Ya Allah sembuhkanlah setiap yang sedang merasakan sakit
Ya Allah sembuhkanlah kami dengan kesembuhan-Mu
Dan obati kami dengan obatMu
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa untuk berbuat apa saja

Doa Allahumma samiud dua, mengingatkan kita akan doa serupa yang diucapkan Nabi Zakaria dan doa ini diabadikan di dalam Alquran, tepatnya dalam Surat Ali Imran ayat 38

Berikut bacaannya:
Surat Ali Imran ayat 38


رَبِّ هَبْ لِى مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ


Latin Arab:

Rabbi hab li mil ladunka zurriyyatan ṭayyibah, innaka sami'ud-du'a.

Artinya:


Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengarkan doa.

Demikian Nabi Zakaria memohon kepada Allah dan yakin bahwa Allah adalah Samiuddua, Tuhan yang Maha Mendengar doa.

Namun, Zakaria tidak memiliki keturunan karena istrinya tidak subur. Kendati begitu, ia terus memanjatkan doa kepada Allah SWT seraya meminta keturunan meski usianya sudah tua sekitar 77 tahun.


Di balik doa, ada cerita tentang kesabaran, usaha, ketabahan dan ketakwaan serta tawakal kepada Allah. Dan pasti Allah akan mengabulkan, dengan cara-Nya sendiri, dengan ketentuan-Nya sendiri. Kun fayakun, tidak ada yang tidak mungkin. 

Selalulah memohon kepada Allah untuk keselamatan, perlindungan dari mara bahaya, hingga keinginan-keinganan baik lainnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved