Arti Kata Bahasa Arab

Arti Taqarrub, Taqarrub Ilallah, Upaya Mendekatkan Diri kepada Allah, Contoh dan Cara Meraihnya

Taqarrub adalah usaha dan kegiatan menghampirkan diri kepada Allah SWY, dalam upaya meraih takwa dan mendapatkan ridha-Nya.

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribunsumsel.com
ARTI TAQARRUB -- Ilustrasi arti Taqarrub, Taqarrub Ilallah, Upaya Mendekatkan Diri kepada Allah, Contoh dan Cara Meraihnya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Taqarrub adalah kosa kata berasal dari bahasa Arab. Taqarrub berasal dari kata Qaruba; Yaqrubu; Qurb;  Qurban yang semuanya bermakna  menghampiri, mendekati.

Menurut kamus Al- Munawwīr arti taqarrub adalah mencari kedekatan. Sedangkan Qurb menurut bahasa adalah dekat.

Simak artikel-artikel Arti Kata Bahasa Arab lainnya, di sini.

Namun dekat yang dimaksud tidak berarti tempat, tetapi dekat dalam hati, seperti
kata pepatah “jauh di mata dekat di hati”.

Secara istilah, qurb berarti kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. 

Kedekatan itu diperoleh melalui upaya sungguh-sungguh dengan melakukan ketaatan kepada Tuhan. 

Lawan dari qurb adalah Al- Bu’d (menjauh), yaitu menjauhkan diri dari Allah dengan cara menentang perintah-Nya dan tidak mau menaati perintah-Nya.

Taqarrub adalah usaha dan kegiatan menghampirkan diri kepada Allah SWY, dalam upaya meraih takwa dan mendapatkan ridha-Nya.

Hakikat Taqarrub adalah memperoleh kedekatan bukan dalam hal tempat
namun dekat dan sama dalam hal sifat-sifat Allah (tajalli aṣ-ṣifat). 

Manusia yang dekat dengan Allah adalah manusia yang dapat memanifestasikan sifat-sifat Allah dalam dirinya.  Sesungguhnya dua rukun perjalanan menuju Allah adalah ilmu dan dzikir. 

Taqarrub memiliki jenjang-jenjang kemuliaan atau derajat tertentu di sisi Allah, maka perlulah manusia menempuh jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt (ber taqarrub).

Hendaklah mereka bersegera menempuh jalan taqarrub dan kembali kepada
Allah swt, bagi mereka yang berusaha menghampirkan diri kepada Allah niscaya
Allah akan mendekatinya pula.

Adapun hadis yang menunjukan bahwa Allah mendekat kepada hambaNya yang mendekatkan diri kepada Allah 

“Jika seorang hamba mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya
sehasta, dan jika dia mendekat kepada-Ku sehasta, aku akan mendekat kepadanya sedepa,
dan jika dia datang kepada-Ku berjalan, maka aku datang kepadanya berlari-lari”.

Hadis tersebut menggambarkan panggilan Allah swt untuk di dekati oleh hamba-hamba-Nya, yang apabila hamba itu cenderung mendekatkan diri kepada Tuhannya, maka Tuhan akan menerima pendekatan itu lebih dari usaha pendekatan yang di lakukan oleh seorang hamba.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved