Hari Amal Bhakti Kemenag

Profil Singkat H Mohammad Rasjidi, Menteri Agama Pertama Memimpin Kemenag RI Tahun 1946-1947

K.H.M Rasjidi menegaskan berdirinya Kementerian Agama adalah untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama serta pemeluk-pemeluknya

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
LISMA/GRAFIS/CANVA
MENTERI AGAMA PERTAMA -- Foto K.H.M Rasjidi dan makamnya, Menteri Agama Pertama Memimpin Kemenag RI Tahun 1946-1947. 

TRIBUNSUMSEL.COM — Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) tak lepas dari peran seorang tokoh agama Haji Mohammad Rasjidi atau juga dikenal dengan nama K.H.M. Rasjidi atau Prof.Dr. H.M. Rasjidi Atmosoedigdo.

Dia adalah Menteri Agama pertama RI yang terbentuk tepat pada 3 Januari 1946.

K.H.M. Rasjidi adalah Menteri Agama Republik Indonesia yang pertama yang diangkat Presiden Soekarno, pada Kamis tanggal 3 Januari 1946 berdasarkan maklumat Pemerintah Republik Indonesia tentang berdirinya Kementerian Agama RI.

 Sehari kemudian, Jumat malam 4 Januari 1946, H.M. Rasjidi berpidato di depan corong RRI Yogyakarta, menegaskan bahwa berdirinya Kementerian Agama adalah untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama serta pemeluk-pemeluknya.

Rasjidi yang dilahirkan di Yogyakarta pada 20 Mei 1915,  juga menegaskan bahwa berdirinya Kementerian Agama bertujuan merealisasikan pasal 28 UUD 1945 tentang asas inklusivitas dan mengakhiri pemecahbelahan umat beragama di Indonesia pada masa Belanda (Het Kantoor voor Indlandsche Zaken, Kantor urusan pribumi Islam) dan Jepang (Shumubu).

Meski hanya menjabat setahun, namun peran K.H.M. Rasjidi terus berlanjut di bidang pendidikan dan diplomasi serta menjadi salah satu tokoh sentra Muhammadiyah ketika itu.

Selanjutnya pengganti KH Rasyidi sebagai Menteri Agama kedua adalah Fathurrahman Kafrawi dari kalangan Nahdatul Ulama (NU) juga menjabat hanya 1 tahun.

Dikutip dari laman kemenag.go.id, selepas menjadi menteri agama, Rasjidi menjabat sebagai Ketua Diplomatik RI pertama yang mengikuti utusan diplomat Mesir yang berkunjung ke Ibu kota Yogyakarta pada tahun 1947.

 Saat Blokade Agresi Militer Belanda diperketat, rombongan diplomat Indonesia menembus dengan mengikuti pesawat diplomat Mesir yang berangkat menuju negara-negara Arab. Maka lahirlah perjanjian-perjanjian dengan Belanda Konferensi Meja Bundar yang diakui oleh dunia Internasional.

Di usia senja, K.H.M. Rasjidi terus mengabdi di bidang pendidikan. Beliau merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia bidang Hukum Islam dan Lembaga-Lembaga Islam, yang diangkat pada 20 April 1968. Nama lengkapnya adalah Prof. Dr. H.M. Rasjidi Atmosoedigdo.

Beliau memiliki umur panjang, hingga wafat pada usia 86 tahun, tepat pada 30 Januari 2001 dan dimakamkan di Yogyakarta.

BIODATA SINGKAT MENTERI AGAMA PERTAMA HAJI MOHAMMAD RASJIDI (Dirangkum dari wikipedia.org)

Nama: Haji Mohammad Rasjidi/K.H.M. Rasjidi/Prof. Dr. H.M. Rasjidi Atmosoedigdo

Tempat Tanggal Lahir: Yogyakarta 20 Mei 1915

Pendidikan : Menempuh pendidikan di Fakultas Filsafat, Universitas Kairo, Mesir pada tahun 1938.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved