Berita Nasional

Pengertian Malingering dan Ironi Viktimisasi, Disebut Psikolog Forensik Dilakukan Putri Candrawathi

Reza Indragiri mencurigai istri Ferdy Sambo itu sedang melakukan malingering atau rekayasa berencana guna menghindari penyidikan polisi.

Editor: Slamet Teguh
Tribunnews.com
Pengertian Malingering dan Ironi Viktimisasi, Disebut Psikolog Forensik Dilakukan Putri Candrawathi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus tewasnya Brigadir J dikediaman Irjen Pol Ferdy Sambo tampaknya kini memasuki baru.

Seperti diketahui, Irjen Pol Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka.

Kini, nasib putripun jadi pertanyaan, karena Putri Candrawathi tak juga ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hingga saat ini Putri Candrawathi hingga kini belum diseret ke pejara menyusul suami Irjen Ferdy Sambo padahal telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J pada Jumat lalu.

Polisi belum bisa menahan Putri karena sedang sakit dan dokter yang memeriksa Putri Candrawati, tersangka diharuskan istirahat selama 7 hari karena kondisi fisiknya melemah.

Belum ditahannya Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo  memunculkan pertanyaan dari pakar psikolog forensik Reza Indragiri Amril, sampai sebut tipu muslihat yang lazim.

Dalam talkshow di kanal Youtube TV One News, Reza Indragiri mencurigai istri Ferdy Sambo itu sedang melakukan malingering atau rekayasa berencana guna menghindari penyidikan polisi.

Malingering adalah gejala palsu atau sangat berlebihan yang ditimbulkan secara sengaja dan termotivasi oleh insentif ekternal, seperti untuk memperoleh kompensasi atau obat, menghindari diri dari pekerjaan atau tugas miter atau tuntutan kriminal.

Malingering atau berpura-pura sakit adalah suatu perilaku yang disengaja untuk tujuan eksternal.

Hal tersebut sejatinya tidak dianggap sebagai bentuk penyakit mental atau psikopatologi, meskipun penyakit mental dapat disertai dengan malingering.

"Penting untuk jadi catatan tentang kemungkinan malingering, perekayasaan berencana, baik terhadap kondisi fisik maupun psikis yang membuat orang yang sejatinya sehat, tampak atau terkesan sebagai orang yang sakit," pungkas Reza Indragiri dilansir TribunnewsBogor.com pada Sabtu (20/8/2022).

Baca juga: Penasihat Kapolri Diminta Untuk Dibubarkan, Usai Fahmi Alamsyah Diduga Terlibat Skenario Ferdy Sambo

Baca juga: Besok, Hasil Autopsi Jenazah Brigadir J Akan Diumumkan, Bisa Jadi Tambahan Bukti Baru Kekejian Sambo

Hal yang sama, kata Reza Indragiri, juga dilakukan pertama kali muncul di depan publik yakni ketika dia muncul dengan mata sembab dan terlihat menangis ketika  berbicara kepada wartawan di depan Mako Brimob Depok pada 7 Agustus 2022 lalu.

“Kejanggalan permainan drama sebagai korban sudah tampak ketika beliau muncul di depan Mako Brimob,” tega Reza Indragiri dikutip dari Kompas.TV, Sabtu (20/8/2022).

Reza mengatakan yang terjadi pada Putri Candrawathi berbalik 180 derajat.

Awalnya mengaku, mengklaim atau memainkan skenario sebagai seorang korban tapi kemudian pada Jumat (19/8/2022) dinyatakan sebagai tersangka oleh Polri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved