Berita Alfamart
Lewat Alfability Menyapa, Perjalanan Wahyu dan Hafiz dari Keraguan Menjadi Keyakinan
Alfamart Palembang menyemarakkan rangkaian Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati 3 Desember dengan kegiatan Alfability Menyapa.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Alfamart Palembang menyemarakkan rangkaian Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati pada 3 Desember dengan kegiatan Alfability Menyapa.
Bertempat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Palembang, kegiatan ini tak hanya sekadar anjangsana, tetapi berbagi dengan tim Alfability yang telah bergabung di Alfamart.
Wahyudi Putra Jaya (28), akrab disapa Wahyu, crew Alfability penyandang tunadaksa di kesempatan awal menceritakan bagaimana alur kerja di Toko Alfamart.
Crew Alfamart M. Isa 2 ini mengaku baru sebelas bulan bergabung.
Suasana lingkungan kerja yang penuh kekeluargaan seolah menjadikannya sebagai rumah kedua bagi Wahyu.
“Saya mulanya mendapatkan informasi pekerjaan di Alfamart dari live sosial media. Saya bertanya apakah ada pekerjaan buat penyandang disabilitas di Palembang. Rupanya saya diarahkan ke kantor Alfamart,” ungkapnya.
Wahyu bercerita, awal pasca kejadian kecelakaan kerja di perusahaan sebelumnya, sulit untuk melupakannya.
Perlahan, dirinya mulai untuk bangkit. Ragam pekerjaan pun ia lakoni, sebelum menjadi bagian Alfability.
“Kita harus survive, jangan jadikan ini sebagai penghalang. Kita masih bisa berkarya dengan beragam aktivitas, salah satunya di Alfamart,” tuturnya.
Di tempat bersamaan, M Hafiz Farhan Safawi akrab disapa Hafiz (25) Alfability tunarungu yang juga merupakan alumni SLB Pembina Palembang semangat menyapa adik tingkatnya.
Jemarinya berisyarat dan bercerita tetang bagaimana seorang Hafiz bisa bekerja di posisi Helper Warehouse Alfamart.
“Di Alfamart, saya menjalankan tugas seperti karyawan gudang lainnya. Benefit yang saya dapatkan juga sama. Tidak ada perbedaan,” terangnya.
Suasana di dalam aula perlahan berubah, yang tadinya hening, kini mulai diisi rasa ingin tahu.
Tangan-tangan kecil mulai terangkat, pertanyaan pun muncul satu per satu.
Hafiz melanjutkan, gerak tangan dan ekspresinya bercerita banyak, diterjemahkan guru bahasa isyarat yang mengikuti temponya.
Sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai perjalanan yang membuatnya merasa diterima.
“Saya nyaman bekerja di Alfamart. Teman-teman selalu mendukung. Kalau saya kesulitan, mereka membantu dengan cara yang bisa saya pahami,” ungkapnya.
Di hadapan Wahyu dan Hafiz, para siswa melihat sesuatu yang mungkin belum pernah mereka lihat begitu dekat sebelumnya.
Masa depan yang mungkin juga bisa mereka genggam. Dan pada siang itu, aula SLB Pembina Palembang bukan sekadar tempat berkumpul.
Ia menjadi ruang kecil di mana harapan tumbuh, pelan-pelan, namun nyata.
Alfability, Komitmen Inklusivitas dari Alfamart
Wahyu dan Hafiz adalah dua dari ribuan teman disabilitas yang kini dapat bekerja tanpa perbedaan di Alfamart.
Menyambut momentum Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tiga Desember, Alfamart terus memperkuat komitmennya untuk membuka kesempatan kerja yang setara bagi penyandang disabilitas, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang sesuai kemampuan masing-masing.
Melalui kegiatan Alfability Menyapa, Alfamart menghadirkan kisah-kisah inspiratif ke berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB).
Program ini menjadi jembatan bagi para lulusan SLB yang kini berkarier di Alfamart untuk kembali ke sekolah asal dan berbagi pengalaman kepada adik-adik kelasnya.
Human Capital Director Alfamart, Tri Wasono Sunu, menyebut bahwa kegiatan ini dirancang untuk menunjukkan bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk berkembang, apa pun keterbatasannya.
“Alfability Menyapa hadir di 10 Sekolah Luar Biasa di 10 kota, membawa cerita para lulusan yang kini bekerja di Alfamart. Kami berharap kisah mereka dapat memotivasi para siswa bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk bersaing dan berkontribusi dalam dunia kerja,” jelas Sunu di tempat terpisah.
Pelaksanaan Alfability Menyapa digelar di sepuluh kota, yakni Cilacap, Jakarta, Jambi, Jember, Luwu, Palembang, Parung, Semarang, Banjarmasin, dan Rembang.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada rentang 19 hingga 25 November 2025.
Ia menambahkan, rangkaian kunjungan ini menjadi perjalanan menuju puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember mendatang, sekaligus mempertegas bahwa inklusivitas bukan sekadar slogan, tetapi praktik nyata yang berlangsung di Alfamart.
Program Alfability sendiri mulai dijalankan tahun 2016. Mengambil kata Ability yang bermakna kemampuan, program ini merupakan sebuah program inklusi yang memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka untuk berkarya di mana Alfamart menjadi jembatan untuk mewujudkannya.
Selama hampir satu dekade berjalan, program ini telah membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas dari berbagai latar belakang.
Hingga Oktober 2025, tercatat 1.129 penyandang disabilitas bekerja di Alfamart, dengan rincian 822 di gerai, 289 di pusat distribusi, hingga 18 bekerja di kantor.
Sementara untuk di Alfamart cabang Palembang terdapat 43 karyawan Alfability yang berkarier.
Mereka hadir dalam lingkungan kerja Alfamart yang inklusif, mulai tuna netra, tuna daksa, hingga tunarungu wicara.
Keberagaman ini memperlihatkan bagian dari budaya perusahaan yang menghargai potensi setiap karyawan tanpa terkecuali.
Dengan perjalanan panjang tersebut, Alfamart berharap Alfability dapat terus menjadi ruang bagi teman disabilitas untuk menunjukkan kemampuan, membangun karier, dan berkontribusi secara lebih luas dalam dunia kerja.
Selain menghadirkan kisah-kisah inspiratif bagi para siswa, program ini juga dikemas dengan aksi sosial dari Alfamart melalui pemberian puluhan paket goodie bag berisi biskuit, susu, dan berbagai produk lainnya untuk para peserta.
Baca berita menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Alfamart Ajak 125 Member Loyal Buka Bersama, Tingkatkan Pelayanan Kepada Konsumen |
|
|---|
| Buka Puasa Gratis Sepanjang Ramadan 2025, Alfamart dan WINGS Group Gandeng Warteg UMKM di 36 Kota |
|
|---|
| Hari Peduli Sampah Nasional 2025, Alfamart dan KGS Ajak Masyarakat Cintai Lingkungan |
|
|---|
| Cara Dapatkan 100 Umrah Gratis dan Wisata Religi dari Alfamart Untuk Konsumen Setianya |
|
|---|
| Ketum Aprindo Terpilih Solihin Dorong Pengusaha Ritel Beradaptasi dengan Transformasi Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Lewat-Alfability-Menyapa-Perjalanan-Wahyu-dan-Hafiz-dari-Keraguan-Menjadi-Keyakinan.jpg)