Berita SMK PP Sembawa
SMK PP Kementan Terapkan Ujian Berbasis Digital, Siapkan Lulusan Unggul dan Adaptif
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa inovasi teknologi menjadi kunci kemajuan pertanian di masa depan.
TRIBUNSUMSEL.COM,BANYUASIN – SMK PPN Sembawa menyelenggarakan Asesmen Akhir Jenjang (AAJ) bagi siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026 dengan sistem berbasis digital.
Ujian yang berlangsung pada 13–17 April 2026 ini menggunakan aplikasi Computer Based Test (CBT).
Penerapan CBT dilakukan untuk memastikan proses evaluasi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus mendorong kesiapan siswa menghadapi era digital di sektor pertanian.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa inovasi teknologi menjadi kunci kemajuan pertanian di masa depan.
“Pendidikan vokasi harus menjadi pilar dalam mencetak SDM unggul. Ujian berbasis digital membiasakan generasi muda beradaptasi dengan teknologi sejak dini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif.
“Penggunaan CBT menjadi standar baru untuk menjamin integritas lulusan yang siap terjun ke dunia usaha dan dunia industri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa digitalisasi ujian merupakan bagian dari modernisasi pendidikan vokasi di lingkungan Kementerian Pertanian.
“CBT mampu meminimalisir kesalahan manual dan mempercepat pengolahan hasil ujian secara akurat,” jelasnya.
Baca juga: Aksi Tanam Serentak 10.000 Hektare, Kementan Dorong Jaga Ketersediaan Pangan
Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso, memastikan seluruh sarana dan prasarana telah disiapkan dengan baik, termasuk dukungan server dan jaringan internet yang stabil agar pelaksanaan ujian berjalan lancar.
Sebanyak 153 siswa mengikuti ujian ini dari empat kompetensi keahlian, yaitu Agribisnis Tanaman Perkebunan (63 siswa), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (32 siswa), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (30 siswa), serta Agribisnis Ternak Unggas (28 siswa).
Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Pendidikan Kewarganegaraan, serta Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, ditambah mata pelajaran kejuruan sesuai kompetensi masing-masing.
Melalui pelaksanaan ujian berbasis digital ini, SMK PPN Sembawa berharap dapat terus meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung kemajuan sektor pertanian Indonesia.
Baca berita lainnya di google news
| Tanam Serempak Digelar, Kementan Percepat Optimalisasi Lahan CSR |
|
|---|
| Aksi Tanam Serentak 10.000 Hektare, Kementan Dorong Jaga Ketersediaan Pangan |
|
|---|
| Kementan Genjot Pemanfaatan Lahan Cetak Sawah Rakyat di Musi Banyuasin, Perkuat Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Sebanyak 17 Siswa SMK PPN Kementan Berhasil Masuk PTN Jalur SNBP 2026 |
|
|---|
| Perkuat Sinergi Dengan Pemprov, Kementan Sukseskan Cetak Sawah Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/SMK-PPN-Sembawa-menyelenggarakan-Asesmen-Akhir-Jenjang-AAJ.jpg)