Berita Kemenkum sumsel
Rakon PKK dan Rakerda Dekranasda, Kemenkum Sumsel Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Layanan KI
Ia juga menyampaikan bahwa Dekranasda menjadi wadah strategis dalam mempromosikan hasil kerajinan masyarakat, termasuk pelestarian wastra khas daerah.
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG— Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) melalui Divisi Pelayanan Hukum turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi PKK dan Rakerda Dekranasda Tahun 2026 se-Sumatera Selatan serta Pameran Produk Unggulan, yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1–2 April 2026 ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, serta dihadiri oleh Bupati/Walikota se-Sumatera Selatan, Forkopimda, Ketua Dekranasda kabupaten/kota, instansi vertikal, OPD, BUMN/BUMD, dan mitra kerja.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan menekankan pentingnya menjaga produktivitas di tengah efisiensi anggaran, serta mendorong pengembangan produk unggulan daerah.
Ia juga menyampaikan bahwa Dekranasda menjadi wadah strategis dalam mempromosikan hasil kerajinan masyarakat, termasuk pelestarian wastra khas daerah.
Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual beserta tim memberikan layanan konsultasi secara langsung. Gubernur Sumsel turut meninjau berbagai stand pameran, termasuk stand layanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Sumsel.
Partisipasi ini, menurut Yenni, adalah bentuk dukungan terhadap pengembangan produk lokal, Kemenkum Sumsel membuka stand layanan Kekayaan Intelektual (KI) yang memberikan berbagai layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Baca juga: Kakanwil Kemenkum Sumsel Jalin Komunikasi Dengan ABBAS Law Firm, Perkuat Jaringan Bantuan Hukum
“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk berkonsultasi terkait pendaftaran dan perlindungan kekayaan intelektual, meliputi hak cipta, merek, desain industri, serta Kekayaan Intelektual Komunal. Selain itu, terdapat pula pengaduan terkait dugaan pelanggaran hak cipta lagu yang turut ditindaklanjuti secara informatif oleh tim layanan”, jelas Yenni.
Dilain kesempatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menegaskan bahwa kehadiran layanan Kekayaan Intelektual di tengah kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pelaku usaha daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa produk-produk unggulan Sumatera Selatan tidak hanya dikenal secara luas, tetapi juga memiliki perlindungan hukum yang kuat melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual. Ini penting agar nilai ekonomi dari karya dan inovasi masyarakat dapat terus berkembang,” ujarnya.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Kemenkum Sumsel berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual di Sumatera Selatan.
Baca berita lainnya di google news
| Kemenkum Sumsel Gencarkan Sosialisasi Perseroan Perorangan di Prabumulih |
|
|---|
| Kemenkum Sumsel Perkuat Ekosistem Kopi, Dorong Daya Saing Global melalui Indikasi Geografis |
|
|---|
| Kakanwil Kemenkum Sumsel Hadiri Pengangkatan Advokat, Tekankan Integritas & Adaptasi KUHP–KUHAP Baru |
|
|---|
| Kemenkum Sumsel Perkuat Legalitas Usaha melalui Sosialisasi Perseroan Perorangan di OKI |
|
|---|
| Songket Palembang Menuju Perlindungan IG, Kemenkum Sumsel Fasilitasi Pendaftaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Rapat-Koordinasi-PKK-dan-Rakerda-Dekranasda.jpg)