Berita Universitas Bina Darma

FGD Pengembangan PalembangKidz : Platform Digital Edukasi Budaya Lokal Untuk Anak

Kegiatan FGD bertujuan untuk memperoleh masukan sebanyak-banyaknya terkait platform *PalembangKidz* yang saat ini telah memasuki tahap pengembangan.

Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Universitas Bina Darma
FGD Pengembangan PalembangKidz : Platform Digital Edukasi Budaya Lokal Untuk Anak 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Universitas Bina Darma menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan ini dilaksanakan di Smartclass Universitas Bina Darma pada 11 Maret 2026.

Acara ini dilaksanakan sebagai upaya menghimpun berbagai masukan dan saran dari para akademisi serta praktisi pendidikan terkait pengembangan platform digital edukasi budaya lokal bagi anak.

FGD ini secara resmi dibuka oleh Plt. Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Edi Surya Negara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengembangan platform PalembangKidz yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda melalui pendekatan teknologi digital yang inovatif.

Kegiatan FGD bertujuan untuk memperoleh masukan sebanyak-banyaknya terkait platform PalembangKidz yang saat ini telah memasuki tahap pengembangan. 

Berbagai ide, kritik, dan saran dari para peserta diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan platform agar dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi anak-anak, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal melalui media digital yang adaptif.

Baca juga: Bantu Dosen & Karyawan, Tax Center Universitas Bina Darma Beri Pendampingan Lapor SPT Sistem Coretax

Baca juga: HMTI Universitas Bina Darma Gelar MUBES, Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua Periode 2026-2027

FGD ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penelitian hibah Dana Indonesiana kategori penciptaan karya kreatif dan inovatif dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2025 yang diterima oleh Vivi Sahfitri, S.Kom., M.M.

Penelitian ini berfokus pada pengembangan platform edukasi digital yang mengangkat kekayaan budaya lokal Palembang dengan pendekatan multibahasa dan multimodal sehingga lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam kegiatan ini turut hadir dua narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi pendidikan, yaitu Dr. Hastari Mayrita, M.Pd dan Dr. Hj. Enny Hidajati, S.S., M.M. Kedua narasumber memberikan berbagai pandangan serta masukan terkait konsep pembelajaran anak, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, serta strategi pengemasan konten budaya lokal agar lebih menarik dan edukatif.

Melalui kegiatan FGD ini diharapkan pengembangan platform PalembangKidz dapat semakin matang dan mampu menjadi media pembelajaran digital yang inovatif bagi anak-anak, sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal Palembang di era digital.

Platform ini juga diharapkan dapat memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda secara lebih kreatif, interaktif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved