Berita Banyuasin
KORMI Banyuasin Lestarikan Sejumlah Permainan Tradisional Ditengah Gempuran Permainan Modern
Tak hanya itu saja, agar lebih kreatif di bidang budaya tradisional dan dapat mengisi waktu dengan hal-hal yang positif.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun, Komite Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia (KORMI) Banyuasin menyelenggarakan Festival Olahraga Tradisional KORMI Tahun 2025.
Sejumlah permainan tradisional dilaksanakan, dengan seperti egrang, bakiak hingga bola kasti dimainkan peserta tidak hanya remaja tetapi juga orang dewasa ditengah gempuran permainan modern.
Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra, Dr Izro Maita menuturkan, adanya kegiatan ini terutama mengedepankan permainan tradisional, dapat meningkatkan motivasi anak-anak muda untuk berprestasi.
Tak hanya itu saja, agar lebih kreatif di bidang budaya tradisional dan dapat mengisi waktu dengan hal-hal yang positif.
"Semoga kegiatan ini menjadi cara untuk tetap menjaga nasionalisme dan cinta tanah air. Selain itu, diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi terkhusus antar Siswa-Siswi dan OPD yang terlibat sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan persatuan di lingkup Pemerintah Kabupaten Banyuasin" ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Baca juga: Taman Segitiga Mas Kayuagung Jadi Pilihan Warga Nikmati Liburan Murah, Banyak Wahana Permainan Anak
Baca juga: G Walk Palembang Tambah 8 Arena Permainan Saat Libur Lebaran 2025, Tiket Rp 25 Ribu Per Permainan
Sedangkan Ketua KORMI Banyuasin Dr H Salni Pajar mengungkapkan, tugas KORMI salah satunya untuk melestarikan olahraga tradisional dikalangan anak muda.
"Makanya, KORMI sengaja untuk mengadakan perlombaan dengan mengedepankan permainan tradisional. Harapannya, olahraga-olahraga tradisional dapat membuming di Kabupaten Banyuasin, dapat lebih dikenal terkhusunya anak-anak muda," katanya singkat.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Sepanjang 2026, 18 Orang Dinyatakan Positif Campak di Banyuasin, Dinkes Gencar Lakukan Imunisasi |
|
|---|
| Daya Beli Lesu, Pedagang Beras di Banyuasin Keluhkan Omzet Turun 40 Persen, Padahal Harga Tak Naik |
|
|---|
| Harga Plastik di Banyuasin Melejit hingga 40 Persen, Stok di Pasar Mulai Langka |
|
|---|
| Petani Asal Bangka Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, Polres Banyuasin Amankan Dua Paket Sabu Siap Edar |
|
|---|
| Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin Mulai Buka Pendaftaran Santri, Gratiskan Biaya Bagi Warga Tak Mampu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/KORMI-Banyuasin-Lestarikan-Sejumlah-Permainan-Tradisional-Ditengah-Gempuran-Permainan-Modern.jpg)