Pembunuhan di Talang Putri Palembang

2 Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Putri Palembang Ditangkap di Merak, Hendak Kabur ke Pulau Jawa

Lanjut Andrian, kedua pelaku berhasil ditangkap di kawasan Merak, saat sudah nyeberang dari Pelabuhan Bakauheni. 

Penulis: andyka wijaya | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
DITANGKAP -- Kapolsek Plaju, AKP Muhammad Andrian, Sabtu (9/8/2025). 2 Pelaku Pembunuhan Sadis di Talang Putri Palembang Ditangkap di Merak, Hendak Kabur ke Pulau Jawa 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelaku pembunuhan terhadap M Ridho (22) warga Lorong Kelinci 2,Talang Putri yang tewas dengan 14 luka tusuk serta 2 luka sayatan dan luka tembak pada Sabut (9/8/2025) akhirnya ditangkap polisi.

Mereka yang ditangkap ialah JM dan RM.

Keduanya ditangkap polisi di kawasan Pelabuhan Merak, saat hendak kabur ke Pulau Jawa.

"Benar ada dua pelaku yang berhasil kita tangkap sebelum 1x 24 jam kejadian tersebut . Usai mendapati adanya peristiwa tersebut, anggota gabungan baik Polsek Plaju dan Satreskrim Polrestabes Palembang, langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Dari sana kita langsung melakukan penyelidikan," Ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan melalui Kapolsek Plaju, AKP M Andrian kepada Sripoku.com, Minggu (10/8/2025), siang .

Lanjut Andrian, kedua pelaku berhasil ditangkap di kawasan Merak, saat sudah nyeberang dari Pelabuhan Bakauheni. 

" Ya ada dua pelaku yang kita tangkap JM dan RM, hingga saat ini masih dalam pemeriksaan petugas, untuk diambil keterangan terkait apa motifnya. Nanti ya kita sampai," singkatnya. 

Baca juga: Ridho Tewas Bersimbah Darah di Talang Putri Palembang, Banyak Luka Tusuk dan 2 Luka Tembak di Kepala

Baca juga: Misteri Pembunuhan di Talang Putri Palembang Masih Diselidiki, Ridho Alami 16 Tusukan-2 Luka Tembak

Pembunuhan Hebohkan Warga

M Ridho (22) warga Lorong Kelinci 2, Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang ditemukan tewas di depan sebuah bengkel dengan kondisi bersimbah darah, Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 01:15 WIB dinihari. 

Tubuh korban ditemukan tergeletak di Jalan Kapten Robani Kadir Kelurahan Talang Putri. 

Kondisi korban mengalami 14 luka tusuk serta 2 luka sayatan.

Selain sayatan dan luka tusuk, ada pula sebuah luka yang diduga luka tembak di bagian kepala.

Menurut Anca (40) paman korban, keluarga mendapat kabar setelah salah seorang penjaga malam memberitahu dan posisi korban sudah terkapar di depan bengkel.

"Kami dapat kabar sekitar jam setengah 3 kalau Edho sudah berdarah-darah. Keadaannya sudah meninggal. Lalu dibawa ke rumah sakit Bhayangkara ," ujar Anca saat dijumpai.

Anca menerangkan selain luka tusuk dan robek ada luka tembak diduga dari senapan angin di bagian kepala.

"Kemungkinan dikeroyok tapi tidak tahu orang berapa, ada luka tembak juga diduga senapan angin," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved