Berita Sumsel United

Sahari Gultom Beri Penjaga Gawang Sumsel United Latihan Kecepatan Dalam Menangkap Bola

Kini giliran Pelatih Kiper Sahari Gultom yang menggenjot para penjaga gawangnya. Latihan kiper ini dilakukan dengan menggunakan bola kasti.

Penulis: Angga Azka | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Angga Azka
LATIHAN - Latihan kiper Sumsel United, dibawah komando Sahari Gultom, melaksanakan latihan yang unik yakni menggunakan bola kasti yang dipukul menggunakan raket tenis, saat sesi latihan klub berjuluk Laskar Juaro di lapangan panahan Jakabaring Sport City, pada Senin (14/7/2025) sore. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Angga

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Menjelang bergulirnya liga Championship musim 2025/26, Sumsel United terus mempersiapkan sKuadnya dengan sebaik mungkin, demi promosi ke Liga Super League musim depan.

Kini giliran Pelatih Kiper Sahari Gultom yang menggenjot para penjaga gawangnya.

Latihan kiper ini dilakukan dengan menggunakan bola kasti yang dipukul raket tenis.

Latihan ini digelar di lapangan panahan Jakabaring Sport City, pada Senin (14/7/2025) sore.

Terlihat Panggih Triatmojo, dan kawan kawan banyak menangkap dan menepis bola yang dipukul oleh  pelatih kiper, yang mengintruksikan untuk tidak takut dan terus mencegah bola kasti untuk masuk ke gawang.

“Jangan takut, terus bergeser gunakan kaki, tangan, dan tubuh,” kata Sahari Gultom, saat memberikan intruksi sambil memukul bola kasti ke arah gawang, pada Senin (14/7/2025).

Baca juga: Perkuat Speed dan Fisik, Sumsel United Gelar Sesi Latihan di Lapangan Voli Jakabaring Sport City

Baca juga: Sosok Rachmad Hidayat Penyerang Asal Medan, Resmi Bergabung Bersama Sumsel United

Pelatih kiper eks Timnas ini juga tegas dalam mengajar anak asuhnya agar dapat menjadi penjaga gawang yang mampu menahan tendangan dari semua pemain, dan memiliki refleks yang baik dalam menghalau bola kegawang.

Ia juga mengarahkan bola ke arah area yang sulit dijangkau oleh kiper, sehingga membuat Panggih dan kawan kawan bergerak terbang untuk menangkap ataupun menepis bola kasti yang  dipukul oleh pelatih kiper tersebut.

“Ayo dorong tubuhnya, ayo dorong tubuhnya,” katanya saat mengintruksikan anak asuhnya untuk bergerak kearah samping.

Pelatih yang pernah mendampingi Indra Sjafri, dalam kepelatihan timnas Indonesia ini juga tidak hanya mengajarkan untuk menangkap bola, namun, ia juga mengajarkan passing kepada Panggih dan kawan kawan.

Melihat pemain sering kali passing kebelakang dan kiper untuk mengatur permainan.

“Caranya tingkatkan komunikasi panggil namanya, untuk menerima dan mendekat,” katanya. 

Para kiper juga diminta untuk tenang saat menghadapi lawan yang mendekat untuk menggangu dan merebut bola, terutama para pemain yang tidak dapat menggunakan kaki kirinya, untuk menjauhkan bola.

“Gunakan kaki kiri juga ya, apabila sudah tidak ada pilihan untuk menjauhkan bola,” katanya.

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved