PPG
Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam Pembelajaran Bersama dengan Guru Lain? Modul 2 PPG
Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam Pembelajaran Bersama dengan Guru Lain? Modul 2 PPG
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM -- Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam Pembelajaran Bersama dengan Guru Lain? Modul 2 PPG, kunci jawaban selengkapnya silakan simak pada artikel berikut.
Pertanyaan tersebut di atas adalah soal Cerita Reflektif Modul 2 Topik 3, Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Topik 3 Experiential Learning materi Kompetensi Guru dalam Penerapan Experiential Learning di Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Soal cerita reflektif dikerjakan guru setelah mengerjakan Latihan Pemahaman Modul 2 Topik 3. Selengkapnya soal dan kunci jawaban Cerita Reflektif Modul 2 Topik 3 PPG 2025 diolah dari sejumlah sumber dan akal imitasi (AI).
Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam Pembelajaran Bersama dengan Guru Lain?
Kunci Jawaban:
Experiential learning adalah proses pembelajaran yang terjadi melalui pengalaman langsung dan refleksi terhadap pengalaman tersebut.
Model ini dipopulerkan oleh David Kolb (1984), yang menyatakan bahwa pembelajaran efektif terjadi dalam siklus empat tahap:
- Concrete Experience (pengalaman nyata)
- Reflective Observation (refleksi)
- Abstract Conceptualization (pembentukan konsep)
- Active Experimentation (eksperimen aktif)
Penerapan experiential learning (pembelajaran berdasarkan pengalaman) dalam pembelajaran bersama dengan guru lain melibatkan pendekatan kolaboratif yang berfokus pada pengalaman langsung, refleksi, dan pembelajaran dari praktik nyata. Berikut adalah cara langkah demi langkah untuk menerapkan metode tersebut:
Langkah-Langkah Implementasi Experiential Learning
1. Pemahaman Konsep Experiential Learning
Experiential learning didasarkan pada siklus pembelajaran Kolb, yang terdiri dari:
Concrete Experience: Mengalami pengalaman langsung.
Reflective Observation: Menganalisis apa yang dipelajari dari pengalaman tersebut.
Abstract Conceptualization: Merumuskan teori atau konsep berdasarkan refleksi.
Active Experimentation: Menerapkan kembali konsep ke dalam situasi lain.
Kolaborasi: Guru perlu memahami konsep ini sebelum melibatkan rekan kerja dalam pembelajaran bersama.
2. Merancang Kegiatan Berbasis Pengalaman
Tentukan kegiatan yang:
- Membutuhkan partisipasi langsung.
- Relevan dengan mata pelajaran yang sedang diajarkan.
- Menggabungkan keterampilan dan pengalaman pedagogis setiap guru.
Contoh Kegiatan:
1. Proyek Kelompok
Guru bekerja dalam tim untuk membuat atau mengobservasi proyek praktis, seperti studi kasus.
2. Simulasi Kelas
Menggunakan simulasi masalah nyata sebagai sarana pembelajaran berkelompok.
3. Membagi Tugas dan Peran
Guru-guru harus bekerja dalam tim, dengan peran masing-masing:
- Guru A: Bertanggung jawab pada pengorganisasian kegiatan praktis.
- Guru B: Memfasilitasi sesi refleksi dan diskusi pasca-kegiatan.
- Guru C: Menyatukan konsep dan hasil refleksi menjadi teori yang dapat dipahami siswa.
4. Melaksanakan Kegiatan
- Terapkan siklus experiential learning dalam kelas nyata:
Guru memulai dengan pengalaman konkret seperti eksperimen atau aktivitas praktis.
Kemudian, memfasilitasi sesi refleksi dengan mengajukan pertanyaan seperti:
- “Apa yang terjadi selama kegiatan ini?”
- “Apa yang dapat kita pelajari dari hasil tersebut?”
2. Selanjutnya, kegiatan pengembangan konsep untuk merumuskan ide berdasar hasil refleksi.
3. Akhirnya, menguji konsep baru tersebut dalam situasi berbeda melalui eksperimen aktif.
5. Refleksi dan Evaluasi
Setelah pembelajaran selesai, guru dapat bersama-sama berdiskusi:
- Apa yang berhasil dan tidak berhasil?
- Bagaimana kegiatan dapat disesuaikan untuk masa depan?
- Gunakan analisis ini untuk memperbaiki modul pembelajaran berdasarkan pengalaman.
Tips Kolaborasi Guru
- Komunikasi Terbuka: Guru harus berbagi ide, strategi, dan feedback secara aktif.
- Profesionalisme: Hormati gaya mengajar masing-masing guru dan manfaatkan keahlian unik mereka.
- Penggunaan Teknologi: Gunakan alat seperti Google Docs atau platform pendidikan untuk memfasilitasi perencanaan kolaboratif.
===
*) Disclaimer:
Kunci jawaban di atas hanya hanya digunakan sebagai panduan bagi Guru Penggerak Peserta PPG 2025 Daljab. Soal bersifat terbuka sehingga memungkinan ada jawaban lainnya.
Demikian ulasan Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam Pembelajaran Bersama dengan Guru Lain? Modul 2 PPG.
Baca juga: Hal Apa yang Perlu Diperhatikan Dalam Penerapan Experiential Learning? Modul 2 PSE PPG Daljab 2025
Baca juga: Kunci Jawaban Cerita Reflektif Modul 2 Topik 1 PPG 2025, Pembelajaran Sosial Emosional PSE, CASEL
Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com
Bagaimana Menerapkan Experiential Learning Dalam P
Experiential Learning
Modul 2 PPG
Modul 2 Topik 3 PPG 2025
PPG 2025
PPG
Tribunsumsel.com
Jawaban Refleksi Jurnal: Perubahan yang Dirasakan Setelah Mengerjakan Tugas Aksi Nyata Terpilih |
![]() |
---|
15 Latihan Soal Post Test PPA Umum 1 PPG 2025 Beserta Kunci Jawabannya, Pembelajaran Mendalam |
![]() |
---|
Jawaban Soal: Urutan Fase untuk Merancang Perencanaan Pembelajaran Berbasis Pendekatan UbD |
![]() |
---|
Jawaban Refleksi: Apakah Anda Merasa Telah Menjadi Teladan yang Baik Bagi Peserta Didik? |
![]() |
---|
6 Jawaban Soal: Apa Motivasi Anda Mengikuti PPG Prajabatan 2025? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.