PPG

Mari Mencoba Mengembangkan Rencana Pembelajaran Berdasarkan Experiential Learning, Modul 2 PSE PPG

Berikut selengkapnya soal dan kunci jawaban Modul 2 PSE Materi: Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning, yang diku

Tribunsumsel.com
Mari Mencoba Mengembangkan Rencana Pembelajaran Berdasarkan Experiential Learning, Modul 2 PSE PPG 

TRIBUNSUMSEL.COM - Saat mengikuti pelatihan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 2025, Ibu/Bapak Guru akan menemukan pertanyaan berupa "Mari mencoba mengembangkan Rencana Pembelajaran berdasarkan Experiential Learning!" di Platform Ruang GTK.

Pertanyaan ini merupakan salah satu bentuk soal yang berkaitan dengan Modul 2 PSE Materi: Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning.

Kunci jawaban dibuat untuk mempermudah Ibu/Bapak Guru dalam menyelesaikan tugas yang ada.

Berikut selengkapnya soal dan kunci jawaban Modul 2 PSE Materi: Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning, yang dikutip dari kanal Youtube Catatan Mentor ASN.

=============

Modul 2 PSE, Materi: Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional dalam konteks Experiential Learning.

Latihan Pemahaman

Soal 1 dari 1

Seorang peserta pelatihan yang selalu mengamati situasi secara mendalam dan lebih suka merenungkan pengalaman mereka daripada langsung bertindak cenderung memiliki gaya belajar ....

a. Aktif
b. Reflektif
c. Teoritis
d. Pragmatis
e. Dogmatis

Jawaban: b. Reflektif
________

Cerita Reflektif

[Pertanyaan:]

Mari mencoba mengembangkan Rencana Pembelajaran berdasarkan Experiential Learning!

[Kunci Jawaban:]

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Kelas: XI
Topik: Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Waktu: 2 JP (2 x 45 menit)
Model Pembelajaran: Experiential Learning + Social Emotional Learning (SEL)

1. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Mengidentifikasi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan sekitar.
  • Menunjukkan sikap empati, peduli, dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam kelompok.
  • Melakukan refleksi atas tindakan pribadi dan sosial berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

2. Langkah-Langkah Perbelajaran (Tahapan Experiential Learning)

A. Concrete Experience (Mengalami)

Guru mengajak siswa mengamati dan mendiskusikan video atau studi kasus tentang konflik sosial yang menyinggung nilai persatuan dan keadilan.

Aktivitas: Menonton video pendek, lalu berdiskusi kelompok mengenai kejadian tersebut.

B. Reflective Observation (Merefleksikan)

Siswa diarahkan untuk menulis refleksi pribadi:

  • Apa perasaan mereka setelah melihat kejadian tersebut?
  • Nilai Pancasila mana yang diabaikan?

Fokus SEL: Kesadaran diri, empati (empathy), kesadaran sosial.

C. Abstract Conceptualization (menyimpulkan)

Bersama guru, siswa merumuskan konsep atau prinsip dari pengalaman dan refleksi mereka, lalu mengaitkan dengan nilai-nilai Pancasila.

Contoh: Menyimpulkan bahwa nilai persatuan dapat diwujudkan dengan menghargai perbedaan dan mencegah ujaran kebencian.

D. Active Experimentation (Menekankan)

Siswa menyusun rencana aksi nyata sederhana untuk menguatkan nilai pancasila di sekolah. Misalnya: kampanye saling menghargai antar teman.

Fokus SEL: Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, compassion, komunikasi dan kolaborasi.

3. Penilaian

  • Sikap: empati, tanggung jawab keterbukaan.
  • Keterampilan: Kemampuan berpikir kritis (critical inquiry) refleksi, kerja sama.
  • Pengetahuan: Pemanaman tentang nilai-nilai Pancasila dalam konteks kekinian.

*)Disclaimer: Contoh jawaban ini hanya sebagai referensi bagi guru yang mengikuti PPG 2025 untuk mengerjakan di Ruang GTK.

***

Artikel lainnya di google news.

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved