Berita Empat Lawang

PDAM Mati, Warga Pendopo Empat Lawang Krisis Air Bersih, Terpaksa Mandi ke Sungai

Warga Pendopo Kabupaten Empat Lawang alami krisis air bersih, air PDAM mati, terpaksa mandi ke sungai. Krisis air bersih ini salah satunya dialami

Tayang: | Diperbarui:
Tribunsumsel.com/Sahri Romadhon
KESULITAN AIR BERSIH - Warga Pendopo Kabupaten Empat Lawang terpaksa mengangkut air dari sumur warga lainnya yang jaraknya cukup jauh, saat ini banyak warga alami kesulitan karena sudah lama tidak turun hujan ditambah matinya air PDAM setempat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Warga Pendopo Kabupaten Empat Lawang alami krisis air bersih, air PDAM mati, terpaksa mandi ke sungai.

Krisis air bersih ini salah satunya dialami oleh warga Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo.

Sebab sudah cukup lama tidak turun hujan air sumur mulai sulit diambil, hal ini juga diperparah dengan matinya layanan air PDAM setempat.

Akibatnya warga harus mengambil air dari sumur warga yang masih ada airnya selain itu warga juga ada yang terpaksa mandi ke Sungai Lintang.

Rizki, Ketua Karang Taruna Kelurahan Pagar Tengah kepada wartawan menyampaikan krisis air yang terjadi di tempatnya terjadi karena sudah lama tak turun hujan.

“Krisis air karena kekeringan, air PDAM mati sudah kami ditemui ke kantor PDAM Pendopo disuruh ke kantor PDAM Tebing Tinggi terus kami hubungi salah satu pegawai PDAM Tebing Tinggi mereka jawab pihaknya bukan pegawai PDAM Pendopo datangi saja kantor Pendopo saja, mereka ini saling lempar,” katanya.

Rizki merasa kecewa sebab hal tersebut, ditambah lagi saat ini bahkan sudah ada warga yang terpaksa mandi dan mencuci di aliran air sungai yang sudah tercemar.

“Sekarang sudah mulai ada warga yang terpaksa mandi di air yang kurang layak, arinya sudan tercemar,” ujarnya.

Ia berharap akan segera ada kejelasan dari pihak PDAM Pendopo mengenai penyebab matinya layanan air PDAM yang terjadi saat ini.

“Sebab sudah banyak warga yang harus mengangkut air dan mandi ke sungai setiap hari,” imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved