Jaksa di Deli Serdang Dibacok
VIDEO Tampang Alfa Patri, Otak Pelaku Pembacokan Jaksa di Deli Serdang, Anggota Ormas
Tampang Alfa Patria Lubis tersangka dan otak pembacokan dua orang yang bekerja di Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (24/5/
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM - Tampang Alfa Patria Lubis tersangka dan otak pembacokan dua orang yang bekerja di Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (24/5/2025).
Kedua korban tersebut yakni Jhon Wesli Sinaga sebagai Jaksa Kejari Deli Serdang, dan Acensio Silvanov Hutabarat, Staf Tata Usaha Kejaksaan Deli Serdang.
Alfa Patria adalah seorang pria Kelahiran Desa Pisang Pala, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatara Utara.
Alfa Patria adalah seorang anggota ormas.
Alfa yang biasa disapa Ketua Kepot sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Galang.
Ketua Kepot juga sebagai Wakil Ketua Komando Inti (Koti) PP Kabupaten Deli Serdang.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, Alfa Patria Lubis diduga merupakan otak pelaku pembacokan dan Surya Darma merupakan eksekutor.
Alfa Patria diketahui ditangkap Sabtu (24/5/2025) pukul 23:00 WIB di Jalan Pancing Medan, Sumatera Utara.
Baca juga: Detik-detik John Wesli Sinaga, Jaksa di Deli Serdang dan Stafnya Dibacok, Otaknya Anggota Ormas
Sedangkan Surya Darma alias Gallo ditangkap di Binjai, Sumut, Minggu (25/5/2025) pukul 04:30 WIB pagi.
Adapun pertiwa pembacokan terjadi di sebuah ladang di Kabupaten Serdang Bedagai.
Menurut saksi, kedua korban berangkat ke ladang milik pribadi mereka untuk memanen sawit.
Jaksa JWS dan staf TU Pidum Kejari Deli Serdang, AH, berangkat dari rumah menuju ladang mereka yang berada di Desa Perbaungan, Kecamatan Kotarih.
Setibanya di kebun, AH menghubungi Dodi, seorang honorer di Kejari Sergai agar menyampaikan kepada Kepot (Wakil Ketua KOTI Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang) untuk datang ke lokasi ladang.
Pada siang harinya, pukul 13.15 WIB, dua orang tak dikenal (OTK) datang mengendarai sepeda motor membawa tas pancing berisi senjata tajam berupa parang.
Lantas, ada yang datang ke ke ladang dan mendapati korban sudah bersimbah darah.
Saksi yang berada di lokasi, Safari dan Mean Purba, menjelaskan bahwa mereka menemukan kedua korban dalam kondisi bersimbah darah sekitar pukul 13.22 WIB.
Korban segera dilarikan ke RSUD Lubuk Pakam untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.