Berita Banyuasin
Askolani Ancam Pecat PPPK Banyuasin yang Kerja Asal-asalan, Tekankan Pelayanan ke Masyarakat
Bupati Banyuasin Askolani mengingatkan kepada 4.552 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Banyuasin jangan kerja asal-asalan.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN -- Bupati Banyuasin Askolani mengingatkan kepada 4.552 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Banyuasin yang baru saja dilantik agar tidak bekerja asal-asalan.
Askolani menegaskan, jangan sampai kinerja dari PPPK yang sudah dilantik menjadi melempem dan bekerja asal-asalan.
Hal ini dikarenakan, para PPPK tersebut diharapkan untuk maksimal bekerja terutama memberikan pelayanan masyarakat Banyuasin.
"Sangat ingatkan betul, kepada PPPK yang sudah dilantik bekerja seperti sebelum menjadi PPPK. Semangat bekerja, semangat mengabdi dan semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai, setelah dilantik jadi malas-malasan," kata Askolani, Jumat (23/5/2025).
Baca juga: Jadwal Pelantikan PPPK dan CPNS OKU Timur, Direncanakan Bulan Juni 2025
Lanjut Askolani, dirinya juga sudah memerintahkan seluruh kepala badan, kepala dinas dan kepala bagian untuk mengawasi kinerja pegawainya masing-masing.
Hal ini, bisa menjadi penilaian sendiri terhadap PPPK yang sudah dilantik karena akan ada evaluasi kinerja.
Terlebih, surat keputusan atau SK yang dikeluarkan berdasarkan dari dinas masing-masing bertugas.
Sehingga, bisa diketahui dan tidak menutup kemungkinan bila adanya kinerja yang menurun bisa dilakukan evaluasi.
"PPPK dapat diberhentikan. Pemberhentian PPPK dapat dilakukan baik secara hormat maupun tidak hormat. Jadi saya harapkan, bekerja dengan baik, bekerja dengan semangat dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Sesuai motto kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas," pungkasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
| Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin Mulai Buka Pendaftaran Santri, Gratiskan Biaya Bagi Warga Tak Mampu |
|
|---|
| Perjuangan Wanita di Banyuasin Selamatkan Ibu yang Stroke Dari Kobaran Api Saat Rumahnya Terbakar |
|
|---|
| Harga Nasi Padang di Banyuasin Kompak Naik Jadi Rp15 Ribu/Porsi, Dampak Bahan Pokok & Plastik Naik |
|
|---|
| Tak Ada SPBU Terapung, Nelayan di Sungsang Banyuasin Terpaksa Beli Solar Tak Resmi Rp10 Ribu/Liter |
|
|---|
| Penerapan WFH bagi ASN Banyuasin Resmi Berlaku, Unit Pelayanan Publik Tetap Wajib WFO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Askolani-Tegaskan-PPPK-Banyuasin-yang-Sudah-Dilantik-Jangan-Malas-Ancam-Pecat-Tidak-Hormat.jpg)