Berita Nasional

Diduga Keracunan, Sapi Kurban Presiden Prabowo Seharga Rp 125 Juta Mati Mendadak Bikin Pemilik Panik

Dedi Irawan pemilik Sapi berjenis Simental yang dipersiapkan untuk Kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk warga Mamuju, Sulawesi barat mati menda

|
Editor: Moch Krisna
Kolase Tribun Jakarta/Kompas,com/Junaedi
SAPI PRABOWO TEWAS - Sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto yang rencananya akan disumbangkan untuk masyarakat Sulawesi Barat pada perayaan Idul Adha mendatang, ditemukan mati mendadak di kandangnya di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (15/5/2025) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Dedi Irawan pemilik Sapi berjenis Simental yang dipersiapkan untuk Kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk warga Mamuju, Sulawesi barat mati mendadak.

Sapi dengan harga Rp 125 Juta tersebut ditemukan tak bernyawa oleh Dedi Irawan pada Kamis (15/5/2025) pagi.

Alhasil hal tersebut membuat Dedi Irawan kebingungan lantaran sapi yang dirawat tersebut tiba-tiba tak bernyawa.

Berdasarkan laporan Kompas.com, sapi kurban itu mempunyai berat lebih dari 1 ton.

Sebelum ditemukan meninggal pada hari ini, sapi itu dinyatakan masih dalam kondisi sehat.

Namun tiba-tiba roboh dan tak berdaya di kandang.

PRESIDEN RI PRABOWO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, yang berpulang pada Senin pagi waktu Vatikan, 21 April 2025 diambil dari presidenri.go.id Selasa (22/4/2025). Berikut jadwal dan agenda Presiden Prabowo di Sumsel
PRESIDEN RI PRABOWO - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, yang berpulang pada Senin pagi waktu Vatikan, 21 April 2025 diambil dari presidenri.go.id Selasa (22/4/2025). Berikut jadwal dan agenda Presiden Prabowo di Sumsel (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Pemilik sapi, Dedi Irawan, mengungkapkan bahwa sapi masih sempat dimandikan dan diberi makan pada Kamis pagi.

Tak lama setelah itu, sapi menunjukkan gejala lemas secara tiba-tiba sekitar pukul 09.00 WITA.

Pemilik sapi kurban itu pun akhirnya berani mengambil risiko terburuk dengan menyembelih hewan yang dimiliki.

Hal itu dilakukan agar daging sapi bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Saya masih sempat memandikan tadi pagi dan kelihatannya sehat bugar, hanya saja beberapa jam kemudian tiba-tiba jatuh ambruk dan menggelepar di tempat," ujar Dedi Irawan.

"Karena khawatir mati saya terpaksa menyembelih di kandangnya,” tuturnya.

Kini, Dinas Peternakan Kabupaten Polewali Mandar masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim dokter hewan untuk mengetahui penyebab pasti kematian sapi tersebut.

Dugaan awal menyebutkan bahwa keracunan menjadi kemungkinan utama.

Respons Sekretariat Presiden

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved