Seputar Islam

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Tanggal 11-13 Mei 2025 dan Bacaan Niatnya Bila Digabung dengan Puasa Senin

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.”

|
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Tribun Sumsel
NIAT PUASA -- Ilustrasi tidak makan dan minum karena puasa. Berikut Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan 11-13 Mei 2025 dan Bacaan Niatnya. 


TRIBUNSUMSEL.COM -- Puasa Ayyamul bidh bulan Mei 2025 atau disebut puasa pertengahan bulan dzulqadah 1446 H bertepatan jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Mei 2025. 

Ayyamul bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan selama 3 hari setiap bulannya, tepatnya pada hari ke 13, 14, 15 pada bulan berjalan.

Untuk bulan Dzulqadah 1446 H, tanggal 13, 14, 15 Dzulqadah bertepatan jatuh pada 11, 12, 13 Mei 2025.

 
Berikut Jadwal lengkapnya

Berdasarkan kalender Islam (hijriyah) global, puasa ayyamul bidh bulan Mei 2025 dapat dilaksanakan pada tanggal berikut.

- Ahad/Minggu 11 Mei 2025 (13 Dzulqa'dah 1446 H)

- Senin 12 Mei 2025 (14 Dzulqa'dah 1446 H)

- Selasa 13 Mei 2025 (15 Dzulqa'dah 1446 H)

 

Di bawah ini Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niatkan  puasa Ayyamul Bidh dilandasi dengan niat kepada Allah SWT.

Berikut ini bacaan niatnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Latin :

Nawaitu Sauma Ayyaamal Bidh Sunnatan Lillaahi Ta'ala.

Artinya:
Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah ta'ala.

Puasa ayyamul bidh bulan Mei, bertepatan juga dengan hari Senin 12 Mei 2025, yaitu puasa ayyamul bidh hari kedua. 

Karena bertepatan dengan hari Senin, maka niat Puasa Ayyamul Bidh dapat digabung dengan Puasa sunnah hari Senin

Berikut bacaan niat puasa ayyamul bidh digabung puasa sunnah Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ ايام البيض سنة لله تعالى
وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنً ِللهِ تَعَالَى

Latin: 
Nawaitu Shouma Ghadin 'Ayyaamul bidh sunnatan lillahi ta'aala wa 'an shouma yaumal itsnaini lillahi Ta'alaa

Artinya: 
Saya niat puasa sunnah ayyamul bidh esok hari dan puasa hari Senin karena Allah Ta'ala.


Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Tata cara Puasa Ayyamul Bidh sama dengan tata cara puasa lainnya secara umum, di antaranya:

1. Melafalkan niat

Puasa Ayyamul Bidh didasari dengan niat terlebih dahulu.

2. Makan sahur

Disunnahkan makan sahur sebelum terbit fajar.

Namun, tidak makan sahur pun (misalnya terlambat bangun) tidak apa-apa jika kuat, dalam artian puasa tetap sah.

3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa

Saat berpuasa, hendaknya senantiasa untuk menahan diri dari makan, minum serta hal lain yang dapat membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari, atau waktu Maghrib.

4. Berbuka puasa

Disunnahkan menyegerakan berbuka puasa ketika matahari terbenam, yakni bersamaan dengan masuknya waktu Maghrib.

Berikut Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh berdasarkan dalil hadits, dikutip dari rumaysho.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: [1] berpuasa tiga hari setiap bulannya, [2] mengerjakan shalat Dhuha, [3] mengerjakan shalat witir sebelum tidur.”

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.”

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).”

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.”

 

Demikian penjelasannya. Semoga bermanfaat. Selamat Menunaikan ibadah sunnah puasa ayyamul bidh bagi yang melaksanakannya. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Kapan Mulai Berpuasa 10 Hari di Bulan Dzulhijjah 2025, Ini Jadwal, Bacaan Niat Puasa dan Keutamaan

Baca juga: Arti Allahumma Inni Audzubika Min Syarriha, Doa Ketika Terjadi Angin Kencang Berikut Doa-doa Lainnya

Baca juga: Bacaan Doa Walimatus Safar Haji untuk Jamaah Sesuai Ajaran Rasulallah SAW Lengkap Latin dan Arti

Baca juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha 2025, Ini Bacaan Niat dan Keutamaan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved