Sholawat

Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammadin Sholatan Taghfiru Bihadzunuba, Bacaan Sholawat Mansub

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad yang dengannya Engkau ampuni kami, Engkau perbaiki hati kami

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
GRAFIS TRIBUN SUMSEL/VANDA
SHOLAWAT MANSUB -- Ilustrasi bacaan lirik Arab, sholawat mansub, Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammadin Sholatan Taghfiru Bihadzunuba. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Berikut ini adalah lafadz sholawat Mansub, tulisan Arab, latin Arab dan artinya:


Sholawat Manshub,  ijazah Syekh Sholeh bin Muhsin al-Hamid seorang Ulama asal Yaman.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تَغْفِرُ بِهَا الذُّنُوْبَ , وَتُصْلِحُ بِهَا الْقُلُوْبَ , وَتَنْطَلِقُ بِهَا الْعُصُوْبُ  وَتَلِيْنُ بِهَا الصُّعُوْبُ , وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ إِلَيْهِ مَنْسُوْبٌ


Arab latin:

"Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin sholatan taghfiru bihadzunuba, wa tuslihu bihal quluba, wa tantholiqu bihal usuba, wa talinu bihasshu\'uba, wa\'ala alihi wa sohbihi wa man ilaihi mansubun

Artinya:

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad yang dengannya Engkau ampuni kami, Engkau perbaiki hati kami, menjadi lancar urat-urat kami, menjadi mudah segala kesulitan, juga kepada keluarganya dan para sahabatnya.

 


Dikutip dari laman bincangsyariah.com, Sholawat mansub adalah ijazah dari seorang ulama Syekh Sholeh bin Muhsin al-Hamid yang lahir di Hadramaut, Yaman pada tahun 1895 Masehi. 

Syekh Sholeh melakukan perjalanan ke Indonesia pada tahun 1921 M. Syekh Sholeh kemudian menetap di Jember, Jawa Timur, lalu menikah dengan perempuan yang berasa dari Lumajang. 

Syekh Sholeh dikenal seorang ulama yang shaleh, selalu berdzikir kepada Allah SWT, dan masih memiliki garis keturunan dengan Nabi Muhammad SAW, melalui Fatimah az-Zahra dan Ali bin Abi Thalib.

Sholawat mansub tak lekang oleh waktu masih diamalkan hingga sekarang. Shalawat sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah, sama halnya dengan dzikir

Pembacaan sholawat mansub dilakukan setelah sholat fardhu sebanyak 11 atau 41 kali dengan niat untuk memperoleh kemudahan dan terkabulnya segala hajat.

Tata cara membaca shalawat Mansub diawali dengan bertawassul kepada Nabi Muhammad Saw, kemudian disusul bertawassul kepada Habib Abu Bakar Assegaf yaitu guru  Syekh Sholeh di Gresik, baru terakhir tawassul kepada Habib Sholeh bin Muhsin.

 Akan tetapi, jika dipraktikkan secara berjama’ah maka pembacaan sholawat mansub dipimpin oleh cucu Syekh Sholeh, yaitu Habib Hasan atau yang masih senasab dengan Syekh Sholeh, pembacaan sholawat mansub sebanyak 141 kali.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved