Berita Sriwijaya FC
Manajemen Sriwijaya FC Butuh Bantuan Sponsor di Sumsel Untuk Arungi Liga 2 Indonesia Musim Depan
Sponsor ini sangat dibutuhkan, apalagi bakal segera digelar EPA SFC U-21 yang sangat membutuhkan pembiayaan.
Penulis: Angga Azka | Editor: Slamet Teguh
Laporan wartawan Sripoku.com, Angga
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC, masih belum mendapatkan kabar baik soal sponsor di Sumatera Selatan yang ingin bekerja sama dengan skuad Laskar Wong Kito untuk musim 2025/2026.
Meski begitu, Sriwijaya FC masih terus melakukan persiapan dengan merekrut sejumlah pemain termasuk pemain asli Sumsel seperti Rendi Juliansyah, dan Harit Ibrahim.
Sponsor ini sangat dibutuhkan, apalagi bakal segera digelar EPA SFC U-21 yang sangat membutuhkan pembiayaan.
Direktur Olahraga (Sporting Director) PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PTSOM) Anggoro Prajesta mengatakan, semangat dan kekompakan manajemen baru yang dibentuk kemarin terlihat jelas dengan berbagai tindakan telah dilakukan mulai dari perekrutan pemain, pelatih dan official yang baru, namun ia masih perlu dukungan semua pihak terutama sponsor di musim depan.
"Kami berharap besar bantuan stakeholders (sponsor) yang ada di Sumsel. Terimakasih juga kepada supporter dan fans tetap mendukung tim Sriwijaya FC," ungkap Anggoro Prajesta pada Kamis (8/5/2025).
Baca juga: Tak Ada Investor, Manajemen Sriwijaya FC Hingga Kini Belum Bisa Bayar Tunggakan Gaji Pemain
Baca juga: Ferry Rotinsulu Tagih Utang Gaji Plus DP ke Manajemen Sriwijaya FC: Katanya Mau Bayar, Tapi Gak Ada
Mepetnya waktu dalam persiapan musim lalu yang berpengaruh kesulitan finansial hingga harus merogoh kocek investor, menjadi pelajaran manajemen Sriwijaya FC dengan mempersiapkan diri sejak awal dalam menggandeng sponsor dan persiapan kerangka tim.
Dimana saat musim 2024/2025, Sriwijaya FC hanya mendapatkan 5 sponsor yaitu NOX, Cimory, PT PUSRI, BUN, dan yang terakhir saat kompetisi hampir selesai Bank Sumsel Babel.
Persiapan terus dilakukan oleh manajeman Sriwijaya FC, walaupun dengan segala keterbatasan yang hadapi.
Anggoro juga menyebutkan manajemen musim depan dan musim kemarin ada batasan atau berbeda tugas untuk menyelesaikan masalah yang ada di Sriwijaya FC selama ini.
"Untuk musim depan itu PR dari manajemen musim depan yang baru terbentuk kemarin. Kita sudah melakukan persiapan walaupun masih belum optimal tentunya ini masih progres," ungkap Anggoro.
Ia menyakini jika konsep SFC Reborn, akan menjadi gerakan dan perjuangan Sriwijaya FC musim 2025/26, dengan pemain muda dan berpengalaman di Liga 1.
Ia juga menyakini jika pemain Sriwijaya FC musim 2025/26 ini akan mampu bersaing dengan team teratas lainnya.
"Kita menatap musim depan dengan baik, kita pikirkan dengan filosofi yang sudah memang kita canangkan seperti SFC Reborn, itu menjadi tolak ukur kita menatap musim kompetisi mendatang," katanya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Berharap Bisa Gacor Seperti di Timnas, Sutan Zico Ingin Gunakan Nomor 9 di Sriwijaya FC |
![]() |
---|
Jadwal Ujicoba Sriwijaya FC vs Tribata Jelang Laga Perdana Lawan Garudayaksa di Championship League |
![]() |
---|
Sriwijaya FC Berusaha Pinjam Sandi Samosir Dari Persija Jakarta Jelang Championship League |
![]() |
---|
Profil Jackson Franklim De Sousa, Calon Penyerang Sriwijaya FC, Obat Lini Depan Laskar Wong Kito |
![]() |
---|
Jadwal Lengkap Pertandingan Sriwijaya FC di Championship League, Lawan Sumsel United Pada 2 November |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.