Berita Viral
Pria Bertopeng Pelaku Tikam Aipda Fajar Iwu di Buton Hingga Tewas Saat Bertugas Berhasil Ditangkap
Pria bertopeng pelaku penikaman yang menewaskan anggota polisi Aipda Fajar Iwu saat bertugas melakukan penjagaan di Desa Karya Jaya
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Pria bertopeng pelaku penikaman yang menewaskan anggota polisi Aipda Fajar Iwu saat bertugas melakukan penjagaan di Desa Karya Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton akhirnya berhasil ditangkap.
Seperti diketahui, anggota Polres Buton, Aipda Fajar Iwu (40) menjadi korban penusukan senjata tajam pada Senin (14/4/2025) di Desa Karya Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton.
Kini pelaku berhasil damankan aparat kepolisian.
Pelaku diamankan di sebuah rumah tempat persembunyiannya di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton.
Kasi Humas Polres Buton, AKP Suwoto, membenarkan penangkapan tersebut.
Ia menyebut bahwa terdapat tiga orang yang diamankan dalam operasi gabungan, dan satu di antaranya merupakan terduga pelaku utama.
"Telah diamankan tiga orang yang berasal dari Ambuau Indah oleh opsnal, saat ini ketiga orang tersebut sudah di Polres Buton, dan dari ketiga tersebut ada yang terduga pelaku," ujar Suwoto, Rabu (16/4/2025).
Baca juga: Isak Tangis Keluarga dan Rekan Polisi Saat Pemakaman Aipda Fajar Iwu, Gugur Ditikam Saat Bertugas
Barang Bukti Ditemukan di Hutan
Setelah penangkapan, terduga pelaku diminta menunjukkan lokasi barang bukti yang sebelumnya dibuang ke dalam hutan.
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk parang, baju dan celana pelaku, serta celana milik korban.
"Barang bukti yang ada di penyidik itu ada sebilah parang, ada baju yang digunakan oleh terduga pelaku, celana yang digunakan terduga pelaku dan celana korban," jelas Suwoto.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan dalam kasus ini. Beberapa di antaranya telah dipulangkan, sementara lainnya masih dibutuhkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saksi sudah ada sebagian yang dikembalikan ke rumah, namun ada yang berapa dibutuhkan untuk diambil keterangan untuk kasus tersebut," ujarnya.
Rencananya, pelaku akan dibawa ke Polda Sulawesi Tenggara untuk proses pemeriksaan lanjutan.
Sebelumnya diberitakan, Aipda FI meninggal usai ditikam OTK, saat dirinya bertugas damaikan warga di Buton, Sultra.
| Herannya Hotman Paris, 3 Polisi Jambi Ikut Pindahkan Korban Dirudapaksa Hanya Disanksi Minta Maaf |
|
|---|
| Kasus "Tendangan Kungfu" Berakhir Damai, Rakha Nurkholis Terima Maaf Fadly Alberto, Minta Jaga Emosi |
|
|---|
| Sosok Frendry Dona, Bos Narkoba DPO Bareskrim yang Kendalikan Bisnis Liquid Vape Etomidat |
|
|---|
| Bank BNI Kembalikan Seluruh Dana Gereja Aek Nabara Rp28 M, Suster Natalia: Terima Kasih Presiden |
|
|---|
| Ahmad Sahroni Soroti Tendangan Kungfu Fadly Alberto ke Lawan Berujung Minta Maaf: Pensiun Dini Tepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Tim-gabungan-Polri-Polda-Sulawesi.jpg)