Berita Viral
Dishub Bogor Ungkap Sopir Angkot Beri Uang Kompensasi dari Dedi Mulyadi Ikhlas: Ini Miskomunikasi
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya buka suara soal pemotongan uang kompensasi kepada oknum petugas.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya buka suara soal pemotongan uang kompensasi kepada oknum petugas.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih mengeklaim para sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor, ikhlas memberikan sebagian uang kompensasi yang mereka terima dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dadang Kosasih mengatakan para sopir sukarela menyerahkan uang kepada Kelompok Koperasi Serba Usaha (KKSU).
"Tadinya sopir memberikan seikhlasnya ke KKSU, tetapi kemudian berkembang, ada pemotongan Rp200.000," kata Dadang di Pos Dishub Gadog, Puncak Bogor, Jumat (4/4/2025). Dikutip Kompas.com
Menurutnya, informasi di media sosial tentang adanya pemotongan uang kompensasi oleh Dishub atau Organda, tidak benar.
Ia berpendapat hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara para pihak.
"Terkait informasi yang di luar yang simpang siur dalam artian dari mulai Organda, Dishub, dengan KKSU, dan pemilik kendaraan kita sudah sepakat bahwa yang tersampaikan oleh kemarin disampaikan ke Gubernur itu sama sekali tidak benar. Hal ini karena miskomunikasi," kata Dadang.
Baca juga: Dishub Jabar Bantah Uang Kompensasi Sopir Angkot di Bogor Disunat Rp200 Ribu: Sumbangan Sukarela
Menurut dia, persoalan itu sudah tuntas setelah pihaknya membantu proses pengembalian uang yang sempat dipotong.
Ia menyebut dana sebesar Rp11,2 juta yang sebelumnya dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan sepenuhnya.
"Sekarang hari ini kita sudah saksikan semua bahwa yang potongan Rp200.000, Rp100.000, dan Rp50.000, yang jumlahnya Rp11,2 juta sudah diserahkan kembali ke sopir,” tuturnya.
“Ini murni dari KKSU langsung yang kemarin ada pungutan itu ternyata itu keikhlasan dari sopir," jelasnya.
Bantahan Dishub Jabar
Sebelumnya, Dishub Jawa Barat menegaskan bahwa Dishub Bogor dan Organda Bogor tidak memotong uang kompensasi sopir angkot Bogor.
"Dishub Jabar, Dishub Bogor, dan Organda Bogor telah melakukan penelusuran dan memastikan bahwa tidak ada oknum kami yang melakukan hal tersebut (pemotongan kompensasi)," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, Jumat (4/4/2025). Dikutip Tribunjabar.id
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, dijelaskan Dhani, beberapa sopir angkot memberikan sumbangan secara sukarela kepada kordinator dan paguyuban. Namun kemudian, pihak yang menerima sumbangan itu telah meminta maaf.
| Polisi Belum Periksa Hakim & Dosen Pengurus Daycare di Jogja Meski 13 Orang Sudah Jadi Tersangka |
|
|---|
| Gugur Ditembak Pencuri Motor, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Brigadir Arya Supena |
|
|---|
| Hotman Paris Tolak Bantu Kawal Kasus Badut Bunuh Mertua Diduga Gegara Pergoki Istri Selingkuh |
|
|---|
| Cerita Ayah Korban Asusila Ponpes di Pati, Keluhkan Proses Hukum Lamban Hingga Alami Intimidasi |
|
|---|
| Sosok Brigadir Arya Supena, Anggota Intelkam Polda Lampung Tewas Ditembak Pelaku Curanmor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-bakal-menindak-tegas-oknum-Dishub-KKSU-dan-Organda-yang-diduga.jpg)