Berita Viral

Dishub Bogor Ungkap Sopir Angkot Beri Uang Kompensasi dari Dedi Mulyadi Ikhlas: Ini Miskomunikasi 

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya buka suara soal pemotongan uang kompensasi kepada oknum petugas.

Tayang:
Youtube Kang Dedi Mulyadi Official
DUGAAN SUNAT BANTUAN SOPIR ANGKOT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal menindak tegas oknum Dishub, KKSU dan Organda yang diduga melakukan pemotongan uang bantuan untuk sopir angkot Puncak Bogor. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya buka suara soal pemotongan uang kompensasi yang diduga dilakukan oknum petugas. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya buka suara soal pemotongan uang kompensasi kepada oknum petugas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor Dadang Kosasih mengeklaim para sopir angkot di kawasan Puncak, Bogor, ikhlas memberikan sebagian uang kompensasi yang mereka terima dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dadang Kosasih mengatakan para sopir sukarela menyerahkan uang kepada Kelompok Koperasi Serba Usaha (KKSU). 

"Tadinya sopir memberikan seikhlasnya ke KKSU, tetapi kemudian berkembang, ada pemotongan Rp200.000," kata Dadang di Pos Dishub Gadog, Puncak Bogor, Jumat (4/4/2025). Dikutip Kompas.com

UANG KOMPENSASI SOPIR ANGKOT DISUNAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat berkumpul bersama para sopir angkot di jalur Puncak, Bogor, Jabar, Kamis (27/3/2025). Dishub Jawa Barat menegaskan bahwa Dishub bogor dan Organda Bogor tidak melakukan hal tersebut.
UANG KOMPENSASI SOPIR ANGKOT DISUNAT - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, didampingi Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat berkumpul bersama para sopir angkot di jalur Puncak, Bogor, Jabar, Kamis (27/3/2025). Dishub Jawa Barat menegaskan bahwa Dishub bogor dan Organda Bogor tidak melakukan hal tersebut. (Tangkap layar video Dedi Mulyadi)

Menurutnya, informasi di media sosial tentang adanya pemotongan uang kompensasi oleh Dishub atau Organda, tidak benar.

Ia berpendapat hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara para pihak.

"Terkait informasi yang di luar yang simpang siur dalam artian dari mulai Organda, Dishub, dengan KKSU, dan pemilik kendaraan kita sudah sepakat bahwa yang tersampaikan oleh kemarin disampaikan ke Gubernur itu sama sekali tidak benar. Hal ini karena miskomunikasi," kata Dadang.

Baca juga: Dishub Jabar Bantah Uang Kompensasi Sopir Angkot di Bogor Disunat Rp200 Ribu: Sumbangan Sukarela 

(Kiri) Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, Haryandi membantah pemotongan uang kompensasi untuk sopir angkot, ngaku hanya terima imbalan terima kasih, (kanan) Gubernur Dedi Mulyadi dapat informasi adanya pemotongan fana bantuan untuk sopit angkot Rp200 ribu
(Kiri) Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, Haryandi membantah pemotongan uang kompensasi untuk sopir angkot, ngaku hanya terima imbalan terima kasih, (kanan) Gubernur Dedi Mulyadi dapat informasi adanya pemotongan fana bantuan untuk sopit angkot Rp200 ribu (TribunnewsBogor.com Muamarrudin Irfani/Youtube Kang Dedi Mulyadi)

Menurut dia, persoalan itu sudah tuntas setelah pihaknya membantu proses pengembalian uang yang sempat dipotong.

Ia menyebut dana sebesar Rp11,2 juta yang sebelumnya dikumpulkan dari para sopir telah dikembalikan sepenuhnya.

"Sekarang hari ini kita sudah saksikan semua bahwa yang potongan Rp200.000, Rp100.000, dan Rp50.000, yang jumlahnya Rp11,2 juta sudah diserahkan kembali ke sopir,” tuturnya.

“Ini murni dari KKSU langsung yang kemarin ada pungutan itu ternyata itu keikhlasan dari sopir," jelasnya.

Bantahan Dishub Jabar

Sebelumnya, Dishub Jawa Barat menegaskan bahwa Dishub Bogor dan Organda Bogor tidak memotong uang kompensasi sopir angkot Bogor.

"Dishub Jabar, Dishub Bogor, dan Organda Bogor telah melakukan penelusuran dan memastikan bahwa tidak ada oknum kami yang melakukan hal tersebut (pemotongan kompensasi)," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, Jumat (4/4/2025). Dikutip Tribunjabar.id

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, dijelaskan Dhani, beberapa sopir angkot memberikan sumbangan secara sukarela kepada kordinator dan paguyuban. Namun kemudian, pihak yang menerima sumbangan itu telah meminta maaf.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved