Berita Viral
3 Polisi di Muna Dianiaya 2 Oknum TNI dan 6 Warga Hingga Pendarahan, Berawal Tegur Knalpot Brong
Tiga anggota polisi di Polsek Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) dianiaya dua oknum TNI dan enam warga sipil
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM - Tiga anggota polisi di Polsek Tiworo Tengah Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) dianiaya dua oknum TNI dan enam warga sipil.
Peristiwa itu terjadi saat petugas polisi melaksanakan pengamanan malam takbiran, Senin (31/4/2025) sekira pukul 00.30 WITA.
Video detik-detik penganiayaan tiga polisi beredar. Dalam kelompok penyerangan tampak dua pria bertubuh tegap dengan cukuran cepak menyerang personel Kepolisian.
Dua pria cepak tetap melancarkan serangan tinju kepada Personel Polsek, meski dilerai masyarakat lainnya.
Akibatnya tiga polisi itu mengalami pendarahan pada area hidung dan mulut, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Muna Barat.
Kasi Humas Polres Muna Ipda Baharuddin membenarkan adanya insiden penganiayaan terhadap anggota Polri.
"Penganiayaan dan penyerangan terjadi saat personel melakukan tugas pengamanan malam takbir Idul Fitri 1446 Hijriah di Kecamatan Tiworo Tengah,” ungkapnya pada Senin (31/3/2025).
Ia menambahkan korban terdiri dari 2 personel Polsek Tiworo Tengah dan 1 anggota Brimob. 1 dari tiga korban harus menjalani perawatan intensif akibat luka parah.
Ipda Bahruddin mengungkapkan awalnya petugas menegur pemotor yang menggunakan knalpot brong dan digeber-geber depan Polsek.
“Awalnya anggota menegur pemotor yang beberapa kali menggeber knalpot racingnya depan Polsek, hingga akhirnya ditegur oleh anggota,” kata Ipda Bahruddin pada Senin (31/3/2025).
Baca juga: Sosok Bripka Lestari Candra, Polisi di Rohil Tewas Ditikam Petugas Keamanan di Tempat Karaoke
Tak sampai di situ, ternyata warga tersebut melawan dan membawa kelompoknya hingga akhirnya penyerangan dan pengeroyokan tak dapat terelakan.
Sementara, kedua oknum TNI tersebut adalah Serda AN anggota Den Intel Korem Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Pratu R, anggota Kodim Kendari.
Keduanya kini sudah ditangani Korem 143 Haluoleo Kendari bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom).
Danrem 143 Haluoleo Kendari menegaskan pihaknya akan menindak tegas Serda AN dan Pratu R sesuai aturan di militer.
Hal tersebut disampaikan Kasi Intel Korem 143 Haluoleo Kendari, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo saat dikonfirmasi terkait penanganan dua personel TNI tersebut.
| Alasan Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Tak Menyangka Viral Disorot Dubes Iran |
|
|---|
| Kisah Pasutri di Riau Berikan Nama Bayinya Ali Khamenei, Dubes Iran Sampai Datang Berkunjung |
|
|---|
| Mengintip Isi Garasi dan Tanah Milik Siti Nurhasanah, Lurah Kalisari Minta Maaf Soal Skandal Foto AI |
|
|---|
| Alasan di Balik Aksi Joget DJ Perawat Aceh Tengah Berujung Viral, Ternyata Hanya Demi Hal Ini |
|
|---|
| 5 Fakta Pengunduran Diri Aipda Vicky Dimutasi Sidik Korupsi Pejabat, Kanit Tipidkor Jadi Tukang Kopi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Dua-oknum-anggota-TNI-diamankan-Polisi-Militer-usai.jpg)