Harga Karet Hari Ini
Harga Karet di OKU Naik Tipis Jelang Lebaran, Tapi Produksi Getah Turun 50 Persen dari Biasanya
Menjelang akhir bulan Maret 2025 harga karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan mengalami kenaikan sedikit.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA -- Menjelang akhir bulan Maret 2025 harga karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan mengalami kenaikan sedikit.
Meski begitu, kenaikan harga karet tak dibarengi dengan produksi getah yang justru berkurang 50 persen dari biasanya.
Saat ini kenaikan harga karet di Kabupaten OKU berada di angka Rp 15.500 untuk penjualan dwi mingguan, sedangkan untuk harga mingguan masih di angka Rp 14.000/Kg dan untuk bulanan juga di kisaran angka Rp 16.500/Kg.
Harga ini untuk di kawasan hulu yaitu kecamatan Lengkiti dan Kecamatan Semidangaji dan sekitarnya.
Sementara harga karet untuk kawasan hilir (kecamatan Peninjauan dan sekitarnya) Kabupaten OKU yang dijual mingguan ada perubahan sejak awal Januari lalu yaitu diangka Rp 11.800/Kg.
Untuk penjualan dua mingguan naik Rp 500 menjadi Rp 13.500/Kg, namun untuk harga bulanan ada penurunan sedikit menjadi Rp 16.500/Kg.
Mardani (56) salah satu petani karet di Kabupaten OKU mengatakan, harga karet di Peninjauan selalu di bawah harga kawasan Ulu.
Untuk bulan sebelumnya harga mingguan Rp 11.500/Kg mengalami kenaikan sebesar 300 hingga menjadi Rp 11.800. Harga dua mingguan, bulan lalu Rp 13.500/Kg dan bulan Maret ini tetap diangka Rp 13.500/Kg dan begitu juga harga bulanan sebelumnya Rp 16.500/Kg, dibulan Maret ini tetap diangka Rp 16.500/Kg.
Sedangkan di kawasan Ulu (Semidangaji sekitarnya) dan Lengkiti, harga mingguan di bulan sebelumnya Rp 13.500/Kg, memasuki bulan Maret ini naik lagi Rp 500 menjadi Rp 14.000.
Harga dua mingguan sebelumnya Rp 14.700 naik Rp 800 menjadi Rp 15.500/Kg dan harga bulanan, pada awal tahun 2025 lalu masih diangka Rp 16.000 dan bulan Maret 2025 ini naik juga Rp 500 menjadi Rp 16.500/Kg.
Meskipun ada kenaikan dan penurunan sedikit harga karet, namun setidaknya sejak tahun 2024 lalu harga getah karet di tingkat petani lumayan stabil. Karena harga cenderung bertahan di Rp 12.500 – Rp 15.000-an.
Sehinga petani tidak terlalu galau meskipun harga ini belum menggembirakan karena hasil getah karet sangat sedikit.
Banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti dituturkan Mardani.
Alasannya karena karet sudah menjadi tanaman primadona sejak zaman nenek moyang karena diyakini komoditas andalan ini memang cocok ditanam di Kabupaten berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang ini.
Di sisi lain meskipun harga karet mengalami kenaikan sedikit, namun memasuki musim yang kurang menentu ini produksi getah karet berkurang.
| Harga Karet di OKU Sabtu 23 Mei 2026 Tembus Rp19.800 per Kilogram |
|
|---|
| Daftar Harga Karet Sumsel Terbaru 27 April 2026, Menguat di Akhir Bulan, Rinciannya |
|
|---|
| Harga Karet Dunia Alami Penurunan, Petani Sumsel Diimbau Jaga Kualitas Bokar |
|
|---|
| Update Harga Karet Hari ini Selasa 17 Maret 2026, Naik Tipis Jadi Rp33.100 per Kilogram |
|
|---|
| Jelang Lebaran, Harga Karet di OKU Timur Naik Tembus Rp15.900/Kg, Produksi Justru Turun Akibat Cuaca |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Harga-Karet-Hari-ini-di-OKU-Naik-Tipis-Menjelang-Lebaran-Tapi-Produksi-Getah-Turun-50-Persen.jpg)