Berita Viral
Sosok Pandu Brata Siregar, Pelajar Yatim Piatu di Asahan Meninggal Diduga Ditendang Oknum Polisi
sosok Pandu Brata Siregar alais PBS (18), pelajar SMA swasta di Kisaran, Sumatera Utara yang meninggal dunia setelah diduga dianiaya oknum polisi.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Anwar juga menegaskan, selama proses penahanan, pihaknya sama sekali tidak pernah menganiaya PB.
"Selama yang bersangkutan berada di Polsek Simpang Empat, tidak ada tindakan kekerasan ataupun tindakan fisik yang dilakukan oleh personel Polsek," ujar Anwar.
Dia juga mengatakan, saat PB diserahkan kepada keluarganya, pihak keluarganya juga mengetahui tidak ada luka lain di tubuh PB, selain di pelipis matanya. Kendati demikian, kata Anwar, bila nantinya ditemukan bukti pelanggaran oknum polisi terhadap PB, pihaknya akan mengusut dan menindak tegas oknum polisi tersebut.
"Kami akan transparan dalam hal ini dan kami akan menindak tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan," ujarnya.
"Jika ada oknum yang terbukti melakukan tindakan di luar kewenangan atau SOP, kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Kronologi Versi Rekan Korban
Awalnya, korban bersama sembilan rekannya menyaksikan balap lari yang hendak dimulai di kawasan Simpang Empat Asahan.
Tak lama, tiba-tiba polisi datang. Orang-orang langsung berhamburan lari.
"Saat kami berhenti, tiba-tiba polisi datang. Orang-orang langsung berhamburan lari, termasuk kami," ujar saksi, yang merupakan siswa kelas 12 SMA.
Saksi menyebutkan bahwa dalam pengejaran itu, petugas sempat melepaskan tiga kali tembakan peringatan.
Ia yang saat itu berboncengan lima orang dengan satu sepeda motor, memutuskan untuk melompat demi menghindari kejaran polisi.
"Saya lompat dan langsung lari ke arah perkebunan sawit. Pandu yang dibonceng di posisi keempat juga melompat setelah sekitar 100 meter. Namun, dia tertangkap dan dibawa ke Polsek Simpang Empat," katanya.
Setelah diamankan, PB masih sempat berkomunikasi dengan teman-temannya melalui telepon.
Ia mengaku sempat ditabrak dan ditendang sebanyak dua kali di bagian perut oleh petugas saat penangkapan berlangsung.
Pandu sempat dibawa ke Polsek Simpang Empat dan dibawa pulang oleh keluarganya untuk berobat.
PENGAKUAN Saksi Mata Lihat Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol Saat Bubarkan Demonstran, Semua Dihajar |
![]() |
---|
MOBIL Baraccuda Brimob Lindas Driver Ojol di Pejompongan, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Leganya Ridwan Kamil Hasil Tes DNA Buktikan CA Bukan Anaknya, Fitnah Lisa Mariana Terpatahkan |
![]() |
---|
Ini Pekerjaan Sintya Cilla Buat Denny Sumargo Syok, Rela Berkorban Uang Demi Ketemu Dj Panda |
![]() |
---|
Pekerjaan Mentereng Salsa Erwina Berani Tantang Ahmad Sahroni Debat Terbuka, Tinggal di Denmark |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.