Anak ASN Kemenhan Tabrak Pejalan Kaki

Nasib ASN Kemenhan usai Anaknya Tabrak 4 Pejalan Kaki hingga 1 Tewas, Dilarang Pakai Pelat Dinas

Anggota ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan), sekaligus ayah dari MSK (24) pengendara mobil pelat dinas tabrak sejumlah pejalan kaki kini disanksi

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
ig/jakartabarat24
Kecelakaan mobil dinas Toyota Innova berpelat dinas 6504-00 milik anggota ASN Kemenhan terjadi di Jalan Palmerah Barat II, Jakarta Barat, pada Senin (21/1/2025). Anggota ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan), sekaligus ayah dari MSK (24) pengendara mobil pelat dinas tabrak sejumlah pejalan kaki di Jalan Palmerah Barat kini harus menerima sanksi dilarang menggunakan pelat dinas Kemenhan lagi.  

TRIBUNSUMSEL.COM - Anggota ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan), sekaligus ayah dari MSK (24) pengendara mobil pelat dinas tabrak sejumlah pejalan kaki di Jalan Palmerah Barat kini harus menerima sanksi.

Ayah MSK dilarang menggunakan pelat dinas Kemenhan lagi. 

Hal itu merupakan bentuk sanksi administratif yang dijatuhkan kepada ayah MSK karena mobil dinasnya terlibat kecelakaan. 

Baca juga: 1 Korban Kecelakaan Mobil Dinas Anak ASN Kemenhan di Palmerah Meninggal di RS, Luka Robek di Perut

Adapun, MSK dengan ugal-ugalan mengendarai mobil pelat Kemhan 6504-00 menabrak empat orang pejalan kaki di Jalan Palmerah Barat pada Senin (21/1/2025), hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia setelah dirawat RS Pelni.

"PNS yang bersangkutan tidak akan mendapatkan pelat dinas pinjaman yang baru dan tidak akan disetujui bila mengajukan pelat dinas pinjaman kembali," kata Karo Infohan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Wenas saat dihubungi, Jumat (24/1/2025).

Frega mengatakan, keputusan itu diambil setelah ayah MSK diperiksa oleh Biro Umum Kementerian Pertahanan

Dari hasil pemeriksaan ditemukan fakta bahwa mobil berpelat dinas Kemenhan itu dipinjam putra MSK tanpa izin dari orangtuanya.

"PNS yang bersangkutan juga sudah diperiksa Biro Umum dan mendapatkan sanksi administrasi serta pencabutan hak peminjaman nomor dinas Kemenhan," tambah Frega.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil merek Toyota Innova menabrak sejumlah orang dan pengendara di Jalan Palmerah Barat II, Jakarta Barat, Senin (20/1/2025) dini hari.

TR (26), salah satu korban kecelakaan mobil yang terjadi di Jalan Palmerah Barat, meninggal pada Selasa (21/1/2025) sore setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Pelni. 

"Betul (meninggal) sore kemarin sekitar jam 14.30 WIB. Lanjut dibawa ke kampung di Indramayu," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/1/2025).

Baca juga: Kronologi Anak ASN Kemenhan Tabrak Pejalan Kaki Pakai Mobil Dinas, Ugal-ugalan & Sempat Kabur

TR mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.

Perutnya mengalami luka robek setelah ditabrak oleh kendaraan yang dikemudikan anak dari ASN Kementerian Pertahanan (Kemenhan) itu.

"Saudara TR mengalami luka di bagian perut robek, selanjutnya dirawat di RS Pelni, Petamburan," tambah Joko.

Namun, Joko tidak mengetahui dengan pasti penyebab kematian TR.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved