Berita Viral

Mengenal JJ Rizal Sejarawan Sebut Raffi Ahmad Badut Entertainment Imbas Patwal Mobil RI 36 Viral

Menjabat sebagai utusan khusus presiden, artis Raffi Ahmad diketahui jadi sorotan publik.

Editor: Moch Krisna
Tribunnews/Bangka Pos
Mengenal JJ Rizal Sejarawan Kritik Tajam Raffi Ahmad 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Menjabat sebagai utusan khusus presiden, artis Raffi Ahmad diketahui jadi sorotan publik.

Setelah viral video petugas patwal Raffi Ahmad naik mobil RI 36 melakukan aksi arogan terhadap sopir taksi online

Adapun Raffi Ahmad sudah mengklarifikasi setelah mendapatkan teguran dari Mayor Teddy selaku sekretaris kabinet.

Imbas Raffi Ahmad mendapatkan kritikan dari sejumlah pihak salah satunya datang dari sejarawan JJ Rizal.

Jj Rizal melalui akun X pribadinya, Minggu (12/1/2025), menyinggung peran Raffi Ahmad yang saat ini menjabat sebagai utusan khusus Presiden Prabowo Subianto.

“Badut entertainment naik kelas bergabung dengan badut kekuasaan, republik turun kelas jadi sirkus kelas comberan,” tulisnya melansir BangkaPos.

JJ Rizal Saat Mengkritik Raffi Ahmad111
JJ Rizal Saat Mengkritik Raffi Ahmad

Lantas siapa sosok JJ Rizal

JJ Rizal adalah seorang sejarawan, penulis sekaligus pendiri penerbitan Komunitas Bambu, dia banyak menerbitkan buku dengan tema sejarah budaya dan humanior.

JJ Rizal lahir di Jakarta, 12 Februari 1972. Ia berasal dari suku Betawi, dia termasuk penikmat sahibul Hikayat.

Sahibul hikayat dalam bahasa arab yang berarti “empunya cerita” atau nama sejenis sastra atau teater tutur yang dibawakan oleh tukang cerita (pencerita).

Isinya menceritakan tingkah palah jin serta penyukai kesenian. Terutama seni rupa.

Sejak SMA ia telah mempelajari silat, alasan karena sering terjadi tawuran pada masa itu. Lalu ia menyelesaikan S1 pada tahun 1998 dengan jurusan Sejarah Fakultas Sastra Indonesia di Universitas Indonesia (UI), dengan skripsi berjudul Sitor Situmorang.

Setelah menamatkan kuliahnya ia mendirikan penerbit Komunitas bambu. Ia bekerja sebagai editor dan juga rajin mengirimkan tulisan ke berbagai majalah dan harian skala nasional.

Selama 2001 sampai 2006. Selain itu, ia juga menjadi kolumnis sejarah Batavia-Betawi-Jakarta disebuah majalan internasional yang berpusat di Belanda, MOESSON Het Indisch Maandblad (2001-2006).

Pada tahun 2009 ia pernah meraih penghargaan Anugerah Budaya Gubenur DKI Jakarta

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved