Aktor Sandy Permana Tewas Ditusuk
Pupus Rencana Sandy Permana Aktor 'Mak Lampir' Ajak Anak Istri Liburan ke Bandung, Paginya Tewas
Sandy Permana, aktor sinetron laga 'Mak Lampir' telah mengajak istri dan anak-anaknya pergi berliburan bersama ke Bandung pada Minggu (12/1/2025).
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM - Sandy Permana, aktor sinetron laga 'Mak Lampir' rupanya memiliki agenda mengajak istri dan anak-anaknya pergi berliburan bersama ke Bandung pada Minggu (12/1/2025).
Nahas, di hari yang seharusnya bahagia itu berganti menjadi duka setelah Sandy Permana ditemukan tewas bersimbah darah oleh warga di pinggir jalan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu(12/1/2025) pagi.
Sandy Permana diduga menjadi korban penusukan oleh seseorang diduga tetangganya sendiri.
Baca juga: Nyawa Dibalas Nyawa, Curhat Istri Sandy Permana Aktor Mak Lampir Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum
Rencana liburan ke Bandung yang batal dilaksanakan itu diungkap oleh istri almarhum, Ade Indriyani pasca sang suami dimakamkan pada Minggu (12/1/2025) malam.
Ade Indriyani mengatakan bahwa hari Minggu tersebut sudah dijadwalkan untuk pergi liburan ke Bandung atas permintaan anaknya.
"Rencanannya Minggu pagi tadi kita mau ke Bandung ngajak anak-anak jalan-jalan, karena anak-anak mintanya ke Bandung," ungkapnya, dilansir dari youtube Bibirmerahentertainmentnews, Senin, (13/1/2025).
Saat itu, pemeran tokoh Arya Soma itu meminta berangkat pukul 11.00 wib.
Sementara paginya, Sandy pergi sebentar untuk mengurus usaha baksonya yang baru dibuka 2 minggu.
Nahas, takdir berkata lain, Sandy justru ditemukan tewas bersimbah darah oleh warga di pinggir jalan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu(12/1/2025) pagi.
"Kan saya tanya jadi ke Bandung jam berapa, jam sebelas aja katanya, kenapa gak pagi, 'karena saya mau ngurusin bakso dulu' usaha baksonya baru 2 minggu, biasanya tiap pagi dia bangunin saya, nah ini dia tadi gak bangunin saya," bebernya.
Baca juga: Sosok Ade Indriyani, Istri Sandy Permana Histeris Suami Tewas Ditusuk, Kini Sendirian Hidupi 3 Anak
Kini, Ade Indriyani harus menjadi single parent atau orang tua tunggal untuk ketiga anaknya yang masih kecil-kecil tersebut pasca ditinggakan sang suami.
Anak pertama Ade dan Sandy Permana berusia 6 tahun, yang kedua berusia 3 tahun, dan bungsu berusia 2 tahun.
Ade sendiri mengaku kesulitan mengurus ketiga buah hatinya tanpa sosok Sandy Permana.
Mengingat, Sandy Permana sangat dekat dengan anak-anaknya dan tak bisa tidur jika tanpa ayahnya.
"Dia suami yang baik, pengertian, apalagi deket sama anak-anak, karena saya gak sanggup ngadepin anak-anak, mereka gak bisa kalau gak ada bapaknya," ungkap Sandy Permana.
Ketiga anaknya tersebut hingga saat ini belum mengetahui jika ayahnya telah meninggal dunia.
"Anak-anak tahunya tadi ayahnya bobo, kita lihatin tadi kan 'iya ayah bobo' katanya," ujar Ade.
Semasa hidupnya, Ade mengaku sang suami sering mengantarkannya bekerja setiap pagi jika tak ada kesibukan.
"Dia gak pernah mutusin saya untuk kerja untuk apa, kadang kalau misalnya dia free dia selalu anterin saya kerja dari pagi sampai sore nungguin," kata Ade.
Istri Ungkap Sosok Terduga Pelaku
Ade Indriyani meminta agar pelaku pembunuhan suaminya segera ditangkap dan diberikan hukuman setimpal.
Pasalnya, Sandy Permana kini harus meninggalkan istri dan ketiga anaknya yang masih kecil.
"Hukumannya ya agar dihukum setimpal, saya ingin nyawa dibalas nyawa karena dia sudah membunuh ayah dari anak-anak saya, cepet ketemu dan sadar deh,"
Terduga pelaku sendiri dikatakan Ade merupakan tetangganya sendiri.

Dikatakan Ade, terduga pelaku merupakan sosok yang tertutup dengan warga sekitar.
"Emang pelaku itu sih orangnya kan tertutup ya gak pernah ngomong, cuma kalau suami saya itu gak ada dendaman, cuma gak tahu kalau dia yang dendam," sambungnya.
"Pelaku itu kalau berpapasan di motor dengan saya dia melotot, dia melotot saya plototin balik," sambungnya.
Terduga pelaku lanjut Ade dikatakan pernah terlibat dalam satu project film.
"Kalau fisiknya tuh arogan, kalau dulu yang saya tahu dia kru film Tukang Bubur Naik Haji itu dulu, udah sampai sekarang gak ada kegiatan, kalau kerja sama saya kurang tahu, kalau di Mak Lampir dulu ia pernah, karena disini kan banyak kru-kru film," terang Ade.
Sebelumnya pun korban juga sempat terjadi percekcokan antara terduga pelaku.
Percekcokan tersebut berawal dari perbedaan pendapat dalam rapat warga pada bulan November 2024.
"Ada waktu itu cekcok pas waktu dia rapat RT di bulan November karena dia gak terima karena kita komplain masalah minum-minum," sambungnya.
Pasalnya, terduga pelaku sempat tepergok kedapatan menyimpan alkohol.
"Infonya kan di basecamp dia ada botol ketemu," katanya.
Ade juga mengungkapkan bahwa suami sempat menegur terduga pelaku saat tengah memangkas pohon di hari kejadian.
"Tadi pagi ada yang bilang katanya posisisnya itu dia lagi pangkas pohon, mungkin suami saya lewat ditegur sama suami saya dia gak terima, mungkin suami saya langsung ditusuk, adu cekcoknya disitu mungkin tadi pagi," ujar Ade.
Sempat Sadar
Diberitakan sebelumnya, Sandy Permana ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di jalanan kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pagi hari.
Awalnya, Ade mendapat kabar Sandy Permana sang suami dilarikan ke rumah sakit karena terjatuh dari motor.
"Pagi-pagi didatengi tetangga suruh siap-siap ke rumah sakit, saya tanya kenapa 'itu mas Sandy' kenapa mas Sandy 'ikut aja mas Sandy jatuh' kenapa buru-buru, pas ke rumah sakit saya lihat motor suami saya yang dipake pagi tadi kok penuh darah saya kaget, kenapa ini 'gak, tadi jatuh' bilangnya," ungkap Ade Indriyani.
Sebelum menghembuskan nafasnya, Ade Indriyani mengungkapkan kondisi sang suami sempat sadar saat dilarikan ke rumah sakit.
Namun, Sandy tak sempat menyebutkan nama terduga pelakunya lantaran sudah kesakitan.
"Masih sadar karena dia nahan kesakitan, saya ajak ngomong dia masih ngerespon, cuma ya saya bilang aja kuat kuat, saya tanya siapa pelakunya, dia mau nyebut itu dia susah sesak nafas," bebernya.
Kini, ia hanya bisa meminta doa agar suaminya tenang dan keluarga diberikan kekuatan.
"Saya mohon doanya agar suami saya tenang disana, dan pelaku cepet ditangkap," tandasnya.
Baca juga: Isak Tangis Istri Sandy Permana Aktor Mak Lampir di Pemakaman, Suami Tewas Ditusuk di Bekasi
Kondisi Terakhir Sandy Permana
Pria yang berperan sebagai Arya Soma dalam film Misteri Gunung Merapi itu diduga tewas karena kehabisan darah.
"Ya betul(diduga dibunuh)," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso saat dikonfirmasi.
Korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian leher, dada, dan perut.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa pemeran Arya Soma itu tidak berhasil diselamatkan.
"Kemudian dibawa ke rumah sakit, namun tidak tertolong," ungkap Onkoseno.
Sementara itu salah seorang warga di Cibarusah yang enggan disebutkan namanya menyebutkan Sandy Permana diduga ditusuk seseorang.
Saat itu ada salah seorang diduga pelaku tiba-tiba menusuk Sandy Permana. Diduga pelaku mengenal korban.
"Korban tiba-tiba ditikam menggunakan pisau," katanya.
Usai melakukan penusukan pelaku tersebut langsung melarikan diri.
"Habis itu pelakunya lari," kata warga itu.
Polisi sudah mengidentifikasi pelaku penusukan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa terduga pelaku berjumlah satu orang.
"Sudah ada yang kita identifikasi. Sekarang masih pencarian. (terduga pelaku) satu orang," kata dia.
Korban dan Pelaku Cekcok Saat Rapat RT
Terduga pelaku dan Sandy sebelumnya sempat bersitegang saat rapat warga ungkap ketua RT tempat tinggal Sandy Permana di Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Sudarmadji.
Pada bulan Oktober 2024 silam, rapat warga tersebut dilakukan.
Saat rapat terduga pelaku tidak senang atas pernyataan dari Sandy Permana, hingga terjadilah debat dan cekcok dalam rapat warga tersebut.
"Sebenarnya awalnya hanya saling tuding, cekcok di forum," kata Sudarmadji, Minggu(12/1/2025).
Sandy Permana lanjut Sudarmadji sempat hendak melayangkan somasi kepada terduga pelaku karena tidak terima dengan pernyataannya saat rapat warga.
Namun, somasi tersebut batal dilakukan.
"Masalah dianggap selesai saat itu," ujar Sudarmadji.
Akan tetapi dugaan Sudarmadji, terduga pelaku masih menyimpan dendam kepada Sandy Permana sehingga terjadilah peristiwa penusukan tersebut.
"Kita enggak tahu ada kejadian(penusukan). Kita kira masalah sudah selesai," ujar dia.
Ketika ditanya apa yang menjadi pemicu cekcok dalam rapat warga tersebut Sudarmadji enggan menjelaskan lebih jauh.
Namun Sudarmadji menyebut persoalan lingkungan warga di Perumahan TNI/Polri Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang menjadi akar masalahnya.
"Soal urusan lingkungan warga perumahan," ujarnya.
(*)
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Pengakuan Istri Nanang Gimbal Dituduh Pemabuk oleh Istri Almarhum Sandy Permana, Koleksi Botol Miras |
![]() |
---|
Nanang Gimbal Tersangka Pembunuh Sandy Permana Dituding Pemabuk, Keluarga Membantah Tegas |
![]() |
---|
Kuasa Hukum Nanang Gimbal Sebut Sandy Permana yang Acap Kali Cari Masalah, Puncak Ditikam |
![]() |
---|
'Nyawa Dibayar Nyawa' Istri Sandy Permana Tolak Permintaan Maaf Keluarga Nanang Gimbal |
![]() |
---|
Sakit Hatinya Ade Istri Sandy Permana Tolak Permintaan Maaf Istri Nanang Gimbal: Ga Semudah Itu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.