Pilkada 2024

Profil Pramono Anung, Gubernur Terpilih Jakarta 2024 Lengkap dari Pendidikan Hingga Harta Kekayaan

Artikel ini berisi informasi profil dari Gubernur terpilih Jakarta 2024, Pramono Anung, lengkap dari riwayat pendidikan hingga harta kekayaan.

Tribun Sumsel
Profil Pramono Anung, Gubernur Terpilih Jakarta 2024 Lengkap dari Pendidikan Hingga Harta Kekayaan 

TRIBUNSUMSEL.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah selesai melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Jakarta 2024.

Hasilnya, KPU DKI menetapkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, sebagai pemenang dengan 2.183.239 suara.

Pramono Anung lahir di Kediri, Jawa Timur pada 11 Juni 1963.

Pria yang saat ini berusia 61 tahun itu memiliki istri bernama Endang Nugrahani serta dikaruniai dua anak yang bernama Hanindhito Himawan Pramono dan Hanifa Fadhila Pramono.

Pendidikan 

Pramono Anung mengenyam pendidikan di SD Pawyatan Daha Kediri, kemudian melanjutkan ke SMP Pawyatan Daha - Kediri (1976-1979), hingga SMA 1 Kediri (1979-1982).

Usai lulus SMA, Pramono melanjutkan ke Pendidikan Tinggi dengan menempuh S1, Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (1982-1988).

Tak sampai disitu, Pramono melanjutkan studi S2-nya dengan mengambil jurusan Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1990-1992).

Studinya masih berlanjut hingga S3 dengan mengambil jurusan Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Padjadjaran, Bandung (2010-2013).

Perjalanan Karier

Dikutip dari Kompas.com, sebelum terjun ke dunia politik, Pramono adalah pebisnis di bidang pertambangan dan migas. Ia tercatat pernah menjadi direktur di PT Tanito Harum (1988–1996) dan PT Vietmindo Energitama (1988–1996). 

Pramono juga pernah menjabat Presiden Direktur PT Yudistira Haka Perkasa (1995–1999) dan selanjutnya menjabat Presiden komisaris di PT Yudhistira Haka Perkasa (1999). 

Di sela-sela kesibukannya itu, Pramono terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDIP pada 1998.

Pada tahun 2000-2005, Pramono didapuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P. 

Lima tahun berselang, ia kemudian naik jabatan dan dipercaya menjadi Sekjen. Selama menjadi kader di PDI-P, Pram berhasil menjadi anggota DPR empat kali berturut-turut. Mulai periode 1999–2004, 2004–2009, 2009–2014, dan 2014–2019.

Selama menjadi kader di PDI-P, Pram berhasil menjadi anggota DPR empat kali berturut-turut. Mulai periode 1999–2004, 2004–2009, 2009–2014, dan 2014–2019.

Pada periode pertamanya, Pram masuk dalam Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, kebencanaan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

Ia juga dipercaya menjadi Anggota Badan Pekerja dari Fraksi PDIP, Anggota PAH II (Panitia Ad Hoc II), Anggota Pansus Migas, dan Anggota Sub Komisi Energi dan Sumber Daya Mineral DPR RI dari Fraksi PDI-P.

Pada periode kedua, Pramono kembali menjadi anggota DPR dan bertugas di Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi. Namun, tugas tersebut hanya dijalaninya selama satu tahun. 

Pramono mengundurkan diri dari DPR dan fokus menjadi Sekjen PDI-P. Pada periode ketiga, ia terpilih kembali menjadi anggota DPR dari daerah pilih VI Jatim dan menjadi Wakil Ketua DPR. 

Pramono kemudian ditunjuk menjadi Sekretaris Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode 2016 hingga 2024.

Penghargaan Pramono Anung 

Pramono beberapa kali memperoleh penghargaan dari sejumlah institusi. 

Berikut daftar penghargaan yang pernah diterima Pramono Anung

- Anggota DPR RI Terbaik 2000 

- Alumni ITB Teladan 2002 

- Anugerah Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono 2014 

- Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dari ITB 2017

- Tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri 2017 

- Tokoh Penjaga Harmoni Kebangsaan dalam Anugerah Indonesia Maju 2019 

- Warga Kehormatan Badan Intelijen Negara 2020 

- Alumni Peduli Fikom Unpad 2020 

- Piala Adicita Sewaka Pertiwi 2022.

Kekayaan Pramono

Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pramono memiliki harta senilai Rp104.285.030.477.

Kekayaan itu terbagi ke dalam beberapa aset. Pramono mempunyai tanah dan bangunan dengan jumlah 9.

Tanah tersebut tersebar di berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta Selatan, Kediri, Buleleng, Sleman, dan Bekasi dengan nilai Rp35.427.059.686.

Kemudian, Pramono juga mempunyai alat transportasi dan mesin yang terdiri dari tiga mobil dengan nilai Rp1.385.000.000.

Selain itu, ada harta bergerak lainnya dengan nilai Rp19.135.000.000, surat berharga senilai Rp37.250.208.528, serta kas setara kas dengan nilai Rp11.087.762.263.

Adapun Pramono Anung tak tercatat memiliki utang.

Baca juga: Profl Lengkap Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Terpilih Sumatera Barat 2024

Baca juga: Profil Muhammad Farhan Wali Kota Bandung Terpilih 2024-2029, Dulu Host Acara TV dan Penyiar Radio

Baca juga: Resmi Hasil Rekapitulasi KPU di Pilgub Sumsel 2024 HDCU 51 Persen, ERA 25 Persen, MATAHATI 23 Persen

Baca artikel dan berita Tribun Sumsel lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved