Berita Palembang

Penyakit Gondongan Rentan Menyebar di Musim Hujan, Dinkes Sumsel Bagi Tips Penanganannya

Penyakit gondongan menjadi salah satu yang harus diwaspadai karena penyebarannya yang cepat ketika musim hujan seperti saat ini. 

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Trisnawarman disela-sela kegiatan Peringatan HKN ke 60 tahun di Griya Agung, Rabu (4/12/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Penyakit gondongan menjadi salah satu yang harus diwaspadai karena penyebarannya yang cepat ketika musim hujan seperti saat ini. 

Dinas kesehatan (Dinkes) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya gondongan, masyarakat juga harus waspada dengan berbagai penyakit lain yang rentan menyebar terutama saat musim hujan. 

Diantaranya demam berdarah, influenza, diare, dan lain-lain. 

"Sekarang yang sedang mewabah adalah gondongan. Baik dewasa maupun anak-anak bisa terkena penyakit gondongan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dr Trisnawarman disela-sela kegiatan Peringatan HKN ke 60 tahun di Griya Agung, Rabu (4/12/2024).

Untuk itu Trisnawarman mengimbau kepada masyarakat supaya hati-hati karena penyebaran penyakit gondongan ini melalui udara dan mudah tertular. 

Namun meskipun begitu tidak sampai menyebabkan kematian.

Untuk pengobatannya juga simpel, istirahat yang cukup, banyak minum air putih, mengompres bagian tubuh yang bengkak dan sakit dengan air hangat. 

Jika diperlukan pengobatan lebih lanjut bisa ke pelayanan kesehatan terdekat.

"Lihat saja anak-anak sekolah, kalau satu orang kena dan dia masih sekolah serta tidak menggunakan masker pasti satu kelas juga kena. Untuk itu diimbau jika kena gondongan istirahat di rumah, atau gunakan masker supaya tidak menularkan ke yang lain," katanya.

Menurutnya, gondongan terjadi karena kondisi kesehatan yang menurun atau daya tahan tubuh lemah. Kemudian cuaca, dan lain sebagainya.

Dimulainya dari batuk, pilek, kondisi lemah, dan virusnya menular.

"Imbauannya, jaga kebersihan, jaga pola makan yang baik, dan istirahat yang cukup. Kalau ada kasus, jangan dekat-dekat karena nanti virusnya menular," katanya.

Menurutnya, di Sumsel ini ada peningkatan kasus dari sebelumnya, datanya paling banyak di daerah Muara Enim, Lubuklinggau dan termasuk Palembang.

Sementara itu berdasarkan data yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel hingga November 2024 ada 395 yang terkena gondongan, terbanyak di Muara Enim sebanyak 216 kasus, Lubuklinggau sebanyak 75 kasus dan Palembang sebanyak 67 kasus.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved