Seputar Islam

Arti Pahlawan Menurut KBBI dan Perspektif Islam, Penjelasan Dalil Siapa Sesungguhnya Pahlawan Itu

Pahlawan adalah gelar untuk orang yang dianggap berjasa terhadap orang banyak dan berjuang dalam mempertahankan kebenaran.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Arti Pahlawan Menurut KBBI dan Perspektif Islam, Penjelasan Dalil Siapa Sesungguhnya Pahlawan Itu 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kata pahlawan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dimaknai sebagai orang yang berjuang dengan gagah berani dalam membela kebenaran. 

Dikutip dari laman uin.malang.ac.id, secara etimologis pahlawan artinya asal dari akar kata pahala, dan berakhiran wan, pahalawan.

 Artinya, mereka pantas memperoleh pahala karena jasa-jasanya bagi perjuangan menegakkan kebenaran.

Dalam perspektif Islam, arti pahlawan dapat dimaknai sebagai orang Islam yang berjuang menegakkan kebenaran (al-haq) demi memperoleh ridha Allah semata. 

Pahlawan dalam Islam adalah orang yang berani memperjuangkan Islam sampai ia menang atau mati. Orang-orang yang berjuang itu pun tidak memperdulikan apakah ia bakal mendapat penghargaan atau tidak dari institusi manapun, yang mereka harapkan adalah keridhaan dari Allah Swt.

Dari arti kata pahlawan di atas,  maka menjadi pahlawan adalah hal yang memungkinkan bagi seseorang, bahkan siapa pun yang berjuang dalam membela kebenaran bisa menempati posisi sebagai seorang pahlawan. 

Pahlawan adalah gelar untuk orang yang dianggap berjasa terhadap orang banyak dan berjuang dalam mempertahankan kebenaran.

Dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan, seseorang dijuluki pahlawan karena jasa-jasanya dalam memperjuangkan negara dan bangsa ini untuk memperoleh kemerdekaannya. 

Seorang pahlawan berjuang karena mencintai negeri dan tanah tumpah darahnya (Hubb al-wathan min al-iman).

Perang dan Berjuang di Masa Sekarang

Dalam Islam kategori berjuang (jihad) itu ada beberapa macam, di antaranya adalah jihad memerangi hawa nafsu (jihad al-nafs), termasuk jihad memerangi syetan, jihad memerangi orang kafir (jihad al-kuffar), jihad memerangi orang munafik (jihad al-nifaq).

 Dan menurut Rasulullah, justru jihad yang paling besar adalah jihad memerangi hawa nafsu. Hal ini pernah disampaikan oleh Rasulullah Saw saat usai perang Badar.

Beliau berkata kepada para sahabatnya: “Kita masih akan menghadapi perang yang lebih dahsyat lagi.” Kata sebagian sahabat: “Perang apalagi ya Rasul? Bukankah ini perang yang dahsyat”? Jawab Nabi: “Perang melawan hawa nafsu”.

Pahlawan dalam perspektif Islam adalah muslim yang memperjuangkan kebenaran dan untuk menjunjung nilai luhur Islam sebagai agama yang benar). 

Dalam skup yang lebih luas, pahlawan Islam adalah orang Islam yang berjuang membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan Negara dari penindasan dan penjajahan.

Dalam perspektif Islam, yang disebut pahlawan pasti memiliki kontribusi atau jasa besar bagi orang lain, karena semua ajaran dalam Islam memiliki implikasi positif bagi orang lain, bahkan untuk semesta alam ini (semua makhluk hidup), sebagaimana sabda Nabi: Khairunnas anfa’uhum linnas (manusia terbaik adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya)

Dan firman Allah:

Surat Al-Anbiya Ayat 107


وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ

Arab-Latin:

 Wa mā arsalnāka illā raḥmatal lil-'ālamīn

Artinya: Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

Mengenai berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan ini banyak disebut dalam al-Quran, di antaranya adalah:

“Perangilah mereka sehingga tidak ada lagi penindasan, dan yang ada hanya keadilan dan keimanan kepada Allah (QS, 2:193) seluruhnya dan dimana saja (QS, 8:39). Dan kenapa kamu tidak berperang di jalan Allah. dan untuk mereka yang lemah, laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang berkata “Tuhan, keluarkanlah kami dari kota ini yang penduduknya zalim; dan berilah kami dari pihak-Mu orang yang dapat menjadi pelindung, dan berilah kami dari pihak-Mu penolong.” (QS, 4:75).

 

Sesungguhnya para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, yang kita ketahui maupun yang tidak, mereka hidup di hati kita. Jadi sebetulnya pahlawan itu tidak pernah mati, karena jasa-jasanya selalu dikenang oleh orang banyak. Kebaikannya selalu tertabur dalam jiwa umat, sehingga tak pernah sirna untuk dikenang dan didoakan arwahnya setiap saat. Meskipun secara lahiriyah sudah mati, namun secara hakiki belum, ia mati tetapi hidup. "Dan janganlah kalian sekali-kali mengatakan bahwa orang-orang yang berjuang (terbunuh) di jalan Allah itu mati melainkan mereka hidup tetapi kita tidak merasakan". QS al-Baqarah: 154. 


Itulah Arti Pahlawan Menurut KBBI dan Perspektif Islam, Penjelasan Dalil Siapa Sesungguhnya Pahlawan Itu. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Arti Wa Qatiluhum Hatta La Takuna Fitnatun Wa Yakunaddinu Lillahi, Ayat Alquran tentang Kepahlawanan

Baca juga: Arti Allahummastur Aiba Muallimi Anni Wala Tazhab Barakata Ilmihi Minni Doa untuk Guru Tutupi Aibnya

Baca juga: 4 Doa untuk Para Pahlawan, Pemimpin, Orang Tua, Guru, Orang-orang yang Berjasa, Tulisan Arab & Arti

Baca juga: Asbabun Nuzul Surat An Nasr, Idza Jaa Nashrullahi Wal-fath,  Pertolongan Allah dan Kemenangan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved