Arti Bahasa Arab

Arti Wama Tawfiqi Illa Billah Alaihi Tawakkaltu Wa Ilaihi Unib, Kalimat Penutup Pidato atau Sambutan

Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
GRAFIS TRIBUNSUMSEL/LISMA
Arti Wama Tawfiqi Illa Billah Alaihi Tawakkaltu Wa Ilaihi Unib, Kalimat Penutup Pidato atau Sambutan. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kalimat Wa maa tawfiiqii illaa bilLaah ‘alayhi tawakkaltu wa ilayhi uniib memiliki arti :
Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.

Kalimat tersebut sering kita temukan dalam akhir tulisan atau bahkan dipakai untuk mengakhir sebuah pidato atau sambutan.

Kalimat  Wa maa tawfiiqii illaa bilLaah ‘alayhi tawakkaltu wa ilayhi uniib ternyata adalah kutipan ayat Alquran Surat Hud Ayat 88, berupa doa dari nabi Syu'aib, bentuk kepasrahan nabi Syuaib bahwa apa pun yang terjadi adalah atas kehendak Allah, dan kita pun akan kembali kepadanya.


Berikut bacaan lengkap dan artinya:

Surat Hud Ayat 88


قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّى وَرَزَقَنِى مِنْهُ رِزْقًا حَسَنًا ۚ وَمَآ أُرِيدُ أَنْ أُخَالِفَكُمْ إِلَىٰ مَآ أَنْهَىٰكُمْ عَنْهُ ۚ إِنْ أُرِيدُ إِلَّا ٱلْإِصْلَٰحَ مَا ٱسْتَطَعْتُ ۚ وَمَا تَوْفِيقِىٓ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ

Arab-Latin: 

Qāla yā qaumi a ra`aitum ing kuntu 'alā bayyinatim mir rabbī wa razaqanī min-hu rizqan ḥasanaw wa mā urīdu an ukhālifakum ilā mā an-hākum 'an-h, in urīdu illal-iṣlāḥa mastaṭa't, wa mā taufīqī illā billāh, 'alaihi tawakkaltu wa ilaihi unīb

Artinya: 
Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi-Nya aku dari pada-Nya rezeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintah-Nya)? Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang. Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. 
Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. 
Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.

 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia dikutip dari tafsirweb.com

Syu’aib menjawab, ”wahai kaumku, apakah pendapat kalian bila aku berada di atas jalan yang jelas dari tuhanku terkait apa yang aku seru kalian kepadanya, berupa perintah mengikhlaskan ibadah kepadaNya dan terkait urusan yang aku larang kalian darinya untuk merusak harta benda, dan Dia memberikan rizki kepadaku dengan rizki melimpah yang halal lagi baik? dan aku tidak ingin menyalahi kalian dengan melakukan perkara yang aku larang kalian darinya.

Dan aku tidaklah menginginkan dalam perkara yang aku perintahkan kalian melakukannya dan larang kalian darinya kecuali untuk memperbaiki keadaan kalian sesuai kesanggupan dan kemampuanku. Dan tidaklah ada taufik bagiku dalam menapaki kebenaran dan usaha memperbaiki keadaan kalian kecuali dengan taufik dari Allah. Kepada Allah lah semata aku bertawakal, dan kepadaNya lah aku kembali dengan bertaubat dan inabah.

Itulah Arti Wama Tawfiqi Illa Billah Alaihi Tawakkaltu Wa Ilaihi Unib, Kalimat Penutup Pidato atau Sambutan. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Doa Memohon Berakhlak Mulia seperti Rasulullah dan Artinya Allahumma Ahsanta Khalqi FaHassin Khuluqi

Baca juga: Maksud Hadits Akhlak Nabi adalah Alquran Bahwa Hadist dan Perilakunya Pasti Sejalan dengan Quran

Baca juga: Arti La Takhudzuhu Sinatuw Wala Naum, Kutipan Ayat Kursi, Allah tidak Mengantuk dan tidak Tidur

Baca juga: Bacaan Doa Penutup Majelis dalam Tulisan Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Baca juga: Arti Wafu Anna Ya Karim Birahmatika Ya Arhamarrahimin, Bacaan Doa Penutup Tahlil Setelah Al Fatihah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved