Berita Ogan Ilir Bangkit
Pelaku UMKM Sumringah, Produksi Kain Gebeng Jalan Terus Berkat Pemkab Ogan Ilir
Kain gebeng merupakan kain sarung tradisional yang masih tetap eksis dan banyak peminatnya.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Upaya pelestarian kain gebeng di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terus dilakukan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Kain gebeng merupakan kain sarung tradisional yang masih tetap eksis dan banyak peminatnya.
Di tengah serbuan merek ternama untuk produk kain sarung, kain gebeng hingga kini masih diminati konsumen.
Seperti di Desa Penyandingan Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, pelaku UMKM berinisiatif merancang busana dengan kombinasi kain gebeng.
Adalah Firsty Sazkia Jultriyanti, wanita yang telah merintis usaha Firsty Collection sejak 2016 lalu.
Berbekal kursus menjahit pakaian selama enam bulan, Firsty bertekad ingin melestrikan kearifan lokal sekaligus mendapatkan cuan.
"Kalau dibanding songket, kain gebeng relatif masih sedikit yang pakai. Tapi pangsa pasarnya ada dan saya ambil peluang itu," kata Firsty ditemui di kediamannya di Desa Penyandingan, Senin (26/8/2024).
Berbagai macam busana dirancang oleh Firsty dengan balutan kain gebeng diantaranya kemeja, gaun, kebaya, tunik dan busana-busana lainnya.
Firsty mendapatkan bahan kain gebeng dari pengrajin di Desa Tanjung Pinang dan Limbang Jaya di Kecamatan Tanjung Batu.
Setelah mendapatkan bahan kain gebeng, wanita 24 tahun ini mulai merancang busana sesuai permintaan.
Dalam sebulan, Firsty Collection melayani pemesanan rata-rata 30 busana atau satu set busana per hari.
Untuk setiap busana, harganya bervariasi tergantung dengan aksesoris maupun pernak-pernik yang digunakan.
"Kalau busana polos itu harga mulai Rp 150 ribu. Tapi ada juga pemesan yang minta dipasang payet untuk menambah kesan glamor pada pakaian tradisional. Itu harganya mulai Rp 200 ribu," jelas Firsty.
Selain pakaian, Firsty Collection juga melayani pesanan pembuatan sepatu, dompet dan topi yang dibalut kain gebeng.
Tak hanya masyarakat biasa, para pejabat pemerintahan di Ogan Ilir pun mempercayakan perancangan busana dari sentuhan tangan Firsty.
Baca juga: Pendaftaran PPPK dan CPNS 2024 Pemkab Ogan Ilir Segera Dibuka, Disiapkan 1.442 Formasi
| Gelar Safari Ramadan di Tanjung Atap, Bupati Panca Serap Aspirasi Warga Terkait Sarana Prasarana |
|
|---|
| Bupati Panca Gelar Safari Ramadan di Masjid Mulkan Muhtar Muara Kuang Ogan Ilir |
|
|---|
| Bupati Panca Dukung Program BELIDA di Ogan Ilir, Inisiatif dari Polda Sumsel |
|
|---|
| Safari Perdana Ramadan 1447 H, Bupati Panca Silaturahim dengan Jamaah Masjid Al Khoiriyah Timbangan |
|
|---|
| Penutupan MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026, Kecamatan Pemulutan Juara Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/koleksi-kain-gebeng-hasil-dari-pengrajin-di-Ogan-Ilir.jpg)