HUT RI

Meriahnya Lomba Bidar di OKU Timur, Pemkab Janji Bakal Digelar Setiap Tahunnya

Bahkan tidak hanya memenuhi lokasi sekitar panggung lomba, namun juga sampai di atas jembatan dipenuhi masyarakat yang menonton lomba bidar.

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Choirul Rahman
Lomba Bidar di OKU Timur - Meriahnya Lomba Bidar di OKU Timur, Pemkab Janji Bakal Digelar Setiap Tahunnya 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Masyarakat di Kabupaten OKU Timur khusus di Kecamatan Martapura sangat antusias menyaksikan lomba bidar atau biduk tradisional di Sungai Komering.

Bahkan tidak hanya memenuhi lokasi sekitar panggung lomba, namun juga sampai di atas jembatan dipenuhi masyarakat yang menonton lomba bidar.

Lomba perahu bidar ini digelar Pemkab OKU Timur melalui Dinas PU TR dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 RI Tahun 2024.

Lomba bidar ini digelar di Sungai Komering, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura.

Lomba bidar ini memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat.

Tampak warga berbondong-bondong meramaikan lokasi acara.

Bagaimana tidak, lomba bidar yang semula menjadi agenda tahunan ini sempat ditiadakan pasca Covid-19 dan kembali digelar pada 2024.

Wakil Bupati OKU Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha SH mengapresiasi terlaksananya kegiatan lomba perahu bidar dalam rangka memeriahkan HUT RI.

Bahkan, Wabup merasa terkesan dengan antusias masyarakat yang begitu semangat menyaksikan lomba bidar tersebut.

"Lomba bidar ini saya pastikan akan digelar tiap tahun. Jika Pemkab tidak bisa, saya dengan pak Camat yang mengagendakan," katanya, Minggu (25/08/2024).

Baca juga: Lomba Bidar Berhadiah Motor Hingga Mobil Daihatsu Ayla di Lais Muba, Warga dan Peserta Antusias

Baca juga: Lomba Perahu Bidar di OKI Dibatalkan, Debit Air di Sungai Komering Surut

Lanjut kata dia, lomba bidar merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya bagi warga Komering.

Bahkan, hal ini telah menjadi ciri khas Kabupaten OKU Timur untuk menjaga kearifan lokal.

Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk mengedukasi anak muda tentang budaya dan kearifan lokal.

"Jangan sampai olahraga tradisional perahu bidar hilang tergerus zaman. Apalagi dahulu kebanyakan aktivitas masyarakat mengunakan bidar atau biduk ini. Untuk itu perlu kita lestarikan," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup mengajak masyarakat agar bersama-sama melestarikan adat budaya yang ada di Kabupaten OKU Timur.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved