Seputar Islam

Bacaan Ayat Kursi dengan Tulisan Arab, Latin, Arti dan Keutamaan, Kutipan Surat Al Baqarah Ayat 255

Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka akan dilindungi hingga petang

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Ayat Kursi
Bacaan Ayat Kursi dengan Tulisan Arab, Latin, Arti dan Keutamaan, Kutipan Surat Al Baqarah Ayat 255 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ayat Kursi merupakan bagian dari Surat Al Baqarah ayat 255.
Berikut ini  bacaan ayat kursi dengan tulisan Arab, Latin Arab dan Artinya dalam bahasa Indonesia.

Ayat Kursi


ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Arab-Latin:
allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm

Artinya:
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Ayat kursi per kalimat dan artinya:


اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
( Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum )

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)


لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ
( laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum )

(Allah) tidak mengantuk dan tidak tidur

لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ
( Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli )

Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.

مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ
( man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih )


Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ
( ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ )

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved