Suami Jennifer Coppen Meninggal Dunia

Kesaksian Warga Sebelum Dali Wassink Meninggal Kecelakaan, Bertemu di Jalan Diingatkan Berkendara

Pana, seorang netizen mengungkap momen terakhir sebelum Dali Wassink meninggal alami kecelakaan di Bali, sempat bertemu di jalan ingatkan berkendara..

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Moch Krisna
Ig@jennifercoppenreal20
Dali Wassink suami Jennifer Coppen dikenal pria yang baik hati. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang warg mengungkap momen terakhir sebelum Dali Wassink meninggal dunia alami kecelakaan di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali, pada Kamis (18/7/2024) dini hari.

Warga tersebut bernama Pana, saat itu dirinya dan temannya sempat diperingatkan oleh Dali Wassink dalam berkendara.

Suami Jennifer Coppen itu diketahui bertemu dengan Pana di jalan ketika akan pulang dari main billiard bersama teman temannya.

"Sumpah Demi apapun ini real, aku sama temenku ketemu papa dali di lampu merah mcd sunset road..dan dia sempet nyuruh aku sama temenku buat matiin lampu sorot dan aku sama temenku senyum sama bilang makasih," jelasnya.

Baca juga: Lokasi Kecelakaan Dali Wassink Suami Jennifer Coppen, Sudah 3 Kali Kejadian, Tak Ada Penerangan

Pana mengatakan jika setelah Dali memperingatkannnya, suami Jennifer Coppen itu justu mengendarai motornya sendiri dengan kecepatan diatas normal.

"Tapi kita ga ngeh kalo itu papa dali aku pikir itu bule biasaa..karna wajahnya tertutup helm..setelah itu pas lampu hijau dia emg kenceng bgt naik motornya ke arah seminyak, aku sampe kaget dan sempet bilang "Tuhan kenceng bgt naiknyaaa bule itu," jelas Pana.

Kesaksian Netizen Sebelum Dali Wassink Meninggal Kecelakaan, Bertemu di Jalan Diingatkan Berkendara
Kesaksian Netizen Sebelum Dali Wassink Meninggal Kecelakaan, Bertemu di Jalan Diingatkan Berkendara (tiktok/panggil_saja_erik)

Saat kejadian, Pana mengaku tak menyadari jika sosok bule yang memperingatkannya adalah Dali Wassink.

Hingga akhirnya ia mengetahui kecelakaan yang dialami Dali Wassink dan baru menyadarinya.

Pana mengaku sangat kaget dengan hal tersebut.

Ia tak menyangka jika momen tersebut tepat terjadi sebelum Dali meninggal.

"dan pagi nya aku di cht tmenku mengenai kecelakaan di sunset road berhubung kosku di sunset road jadi aku ga ngeh kalo ada kecelakaan terus temenku bilang kalo itu papa dali yng kecelakaan, dan pas tau helm nya aku baru ngeh ternyata yang nyuruh aku sama temnku matiin lampu sorot itu papa dali malem itu pas kejadian

Aku sampe skrg bener bener ga nyangka kalo ketemu papa dali apalagi ga pernahh ketemu cuma liat dari tiktok sekalinya ketemu malah dia sudah di tempat terbaik," jelasnya.

Ia juga merasa pilu mengingat kondisi Jennifer Coppen dan Kamari yang ditinggal Dali Wassink.

"Maut gaada yang tau,harusnya dia ngerayain ulangtahunnya kak jen dan mukbang bareng sama kamari," tutupnya.

 

Video CCTV Terakhir Dali Wassink Main Billiard Sebelum Tewas Kecelakaan

Sebelumnya, rekaman CCTV terakhir sebelum Dali Wassink tewas dalam kecelakaan tragis pada Kamis (18/7/2024) lalu diungkap seorang pegawai tempat Biliar wilayah Canggu, Bali.

Pegawai bernama Erik itu membagikan video yang merekam momen saat suami Jennifer Coppen bermain biliar sebelum mengalami kecelakaan.

Diceritakan Erik, ia sempat menangkap gelagat aneh dari Dali yang tak seperti biasanya.

Dalam video yang dibagikan Erik di TikTok-nya, terlihat Dali mengenakan kaos putih dan celana hitam serius melihat ke arah meja Biliar.

Sementara dua temannya hanya duduk bermain ponsel.

Diungkap Erik, pria yang karib disapa Papa Dali itu dan temannya datang ke tempat Biliar sekira pukul 19.45 WITA.

Awalnya, Dali dan rekannya hanya memesan minuman non alkohol sebelum bermain Biliar.

Di momen itulah Erik melihat sikap tak biasa Dali yang dikenal ceria tapi di malam itu justru tampa tak bersemangat.

"Pertama mereka (Dali dan temannya) main BL biasa-biasa saja tanpa minum alcohol hanya order sprite dan green tea, singkat cerita sekitar pukul 8.15 pm sikap papa dali mulai berubah, mulai diam seperti gak semangat main," ungkap Erik.

Keanehan sikap Dali itu semakin membuat Erik heran tatkala Dali minta manajer tempat Biliar untuk bermain Biliar bersama.

"Dengan senang hati Manager saya mengiyakan ajakan papa dali, tapi tetep aja sikap dali tidak sperti biasanya," pungkas Erik.

Baca juga: Gelagat Dali Wassink Sebelum Meninggal Kecelakaan, Manja ke Jennifer Coppen: Mau Peluk Sekali

Setelah bermain satu game, Dali pun mendadak berpamitan ingin pulang.

Namun sebelum pulang, Dali kembali menemui manajer tempat Biliar seraya menyapa.

Tak disangka, sapaan Dali itu adalah kalimat terakhirnya sebelum meninggal dunia.

"Keanehan kedua sebelum dali pulang, tiba-tiba dia nyari Manager saya lagi ke Office dan berpamitan sambil bilang 'Thanks yah Pak , see you next time'," imbuh Erik.

Diungkap Erik, Dali pulang dari tempat Biliar sekira pukul 21.00 WITA.

Setelahnya, ia tidak tahu ke mana suami Jennifer Coppen itu pergi.

Hingga dini hari, Dali dikabarkan tewas setelah terlibat dalam kecelakaan tunggal di Jalan Sunset Road wilayah Seminyak, Bali.

"Hasil dari olah TKP sementara yang kami temukan, di seputaran TKP tidak kami temukan adanya jejak bekas rem. Berarti memang pada sebelum terjadi kecelakaan, mungkin korban tidak melakukan pengereman," ujar Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Made Teja Dwi Permana dilansir dari Tribunnews.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengungkap kecurigaan terkait penyebab kecelakaan tragis Dali.

Ada dugaan Dali Wassink mengalami kecelakaan karena microsleeping.

Pihak kepolisian menyebut jika motor Kawasaki dengan tenaga mesin 600 cc itu tidak mengalami kerusakan parah saat menghantam pembatas jalan.

Bahkan di tempat perkara kejadian (TKP) kecelakaan tak ditemukan bekas jejak rem dari motor Dali.

"Seperti yang saya sampaikan, hasil olah TKP disekitar TKP tidak ditemukan adanya CCTV kemudian tidak kami temukan jejak pengereman," kata Kasatlantas Polresta Denpasar, Bali Made Teja Dwi dalam jumpa pers melalui virtual, Jumat (19/7/2024) dilansir dari Tribun Seleb.

"Dari kondisi kendaraan juga tidak rusak berat hanya terdapat goresan atau kerusakan ringan di sisi kanan dari kendaraan," katanya.

"Kalau motor itu ada kerusakan di sisi sebelah kanan, ada bekas goresan," ujarnya.

Made Teja Dwi kemudian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut apakah suami Jennifer Coppen mengalami microsleep yang kemudian mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

"Untuk microsleeping ini masih kita lakukan penyidikan ya apakah akibat dari microsleeping atau karena faktor lainnya," tuturnya.

Namun demikian Dali Wassink meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal.

"Iya betul. Untuk kecelakaan dapat dikategorikan kecelakaan tunggal atau out of control," tandasnya.

Namun kecelakaan tersebut membuat kondisi Dali Wassink mengalami luka parah lantaran terlempar dari motor ke jalan.

Suami Jennifer Coppen ini mengalami luka berat di bagian badan dan wajahnya.

Dali Wassink Sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

"Kemudian kalau dari korban sendiri ada luka-luka lecet kemudian di dadanya juga ada luka, kemudian di rahang bawah dan di tulang selangkangan kiri ada luka-luka," tandasnya.

Di TKP Sering Terjadi Kecelakaan

Tribun Bali melakukan penelusuran ke TKP kejadian kecelakaan Dali Wassink.

Menurut penuturan petugas sekuriti bernama Putu Adi yang bekerja di sekitar TKP, lokasi jatuhnya Dali sering terjadi kecelakaan.

Bahkan setelah Dali, ada dua kecelakaan lain menyusul di lokasi yang hampir sama.

"Setelah yang artis itu dini hari, lalu ada dua kejadian lagi tepat di depan resto pas di depan, jam 11 malam bule laki-laki jalan kaki nyeberang ditabrak perempuan pengendara sepeda motor.

Baca juga: Kondisi Jasad Dali Wassink Tewas Kecelakaan Tunggal Tabrak Trotoar di Bali, Luka Serius di Tubuh

Sebelum itu juga ada kejadian tabrakan mobil dan sepeda motor, sehari ada 3 kecelakaan kemarin, beberapa hari sebelumnya juga ada.

Informasinya korban masih koma sampai sekarang, kemarin ada kerabat yang ambil sepeda motor di sini," ungkap Putu saat dijumpai Tribun Bali di TKP, pada Jumat 19 Juli 2024.

Putu Adi menuturkan bahwa kondisi malam hari di TKP gelap. Tiga lampu penerangan jalan umum dalam kondisi mati atau tidak berfungsi. Hal itu juga dibenarkan Ahmad, sekuriti di lokasi tersebut.

Saking gelapnya, pos security tempat Putu dan Ahmad bekerja ditambahi lampu penerangan secara mandiri.

"Coba dilihat ke sini kalau malam hari, ini ada 3 lampu di depan ini mati, makanya kami di pos security pakai lampu tambahan sendiri untuk penerangan kami," bebernya.

"Kejadian semalam yang bule ditabrak itu jam 11 malam, kondisi juga gelap, selain menolong korban yang bersimbah darah kami fokus juga untuk menyetop laju kendaraan dari arah utara ke selatan," sambung Ahmad.

Ahmad menuturkan laju kendaraan bermotor di sekitar TKP juga cenderung dipacu dalam kondisi yang tinggi karena setelah lampu merah.

"Di sini juga kendaraan banyak yang kencang, karena kan setelah lampu merah di simpang empat itu, kemudian hijau kan pada momentum awal tancap gas jadi kenceng-kenceng," ujarnya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved