Pembunuh Pegawai Koperasi Serahkan Diri

Kejamnya Bos Distro di Palembang Saat Bunuh Pegawai Koperasi, Tergambar Dalam 45 Adegan Rekontruksi

Kapolsek Sukarami, Kompol Ikang Ade Putra mengatakan, ada 45 adegan yang diperagakan oleh ketiga tersangka bersama saksi Pt.

Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
Gelar Rekontruksi - Kejamnya Bos Distro di Palembang Saat Bunuh Pegawai Koperasi, Tergambar Dalam 45 Adegan Rekontruksi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kekejaman Antoni bos distro di Palembang bersama rekan-rekannya yakni Pongki dan Kelvin alias Kevin saat membunuh Anton Eka Saputra pegawai koperasi tergambar dalam gelar rekontruksi.

Seperti diketahui, polisi telah menyelesaikan seluruh reka adegan rekonstruksi pembunuhan Anton Eka Saputra pegawai koperasi yang jasadnya dicor di belakang Distro pakaian Anti Mahal.

Kapolsek Sukarami, Kompol Ikang Ade Putra mengatakan, ada 45 adegan yang diperagakan oleh ketiga tersangka bersama saksi Pt.

"Ada 45 adegan yang diperagakan oleh tersangka. Dimulai sejak pukul 10:00 WIB sampai dengan pukul 11:35 WIB," ujarnya, Kamis (11/7/2024).

Seluruh adegan diperagakan langsung oleh tiga orang tersangka yakni Antoni, Pongki dan Kelvin. Selain itu Pt pegawai Antoni selaku saksi juga dihadirkan dalam proses rekonstruksi. 

Dari rekonstruksi tersebut diketahui kalau tersangka Antoni sempat mematikan CCTV di dalam distro setelah ia menghubungi dua pelaku untuk datang ke distro.

Ketiga pelaku menyusun rencana pembunuhan tersebut ketika korban akan datang untuk melakukan penagihan kepada Antoni.

Proses eksekusi korban Anton Eka Saputra dimulai sejak adegan ke-13, yang mana Antoni memberikan kode kepada Pongki kemudian Pongki mengambil kunci pas dan menghantam kepala korban di adegan ke-15.

Kemudian Kelvin dan Pongki mengambil kawat seling untuk menjerat leher korban.

Ketika korban terjatuh Antoni bergegas ke depan distro untuk menyuruh Pt membeli semen dan kain pel.

Antoni kembali masuk ke dalam dan turut memukul kepala korban menggunakan kunci pas.

Jasad korban dibawa ke dapur sebelum dicor semen. Ketika Pt kembali dan menyerahkan semen, Antoni menyuruh Pongki dan Kelvin mengecor jasad Anton Eka Saputra di belakang distro.

Selain itu tersangka juga memutus tali tas yang dibawa korban berisi uang.

Adegan ditutup setelah ketiga tersangka pergi meninggalkan distro tersebut, motor korban dibawa oleh Pongki dan Kelvin.

Kronologi Pembunuhan

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved