Seputar Islam
Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 Berlangsung Sejak Kamis Malam, Puncak Acara Malam Ahad
Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 berlangsung sejak Kamis malam (4/7/2024) atau malam Jumat, puncak acara malam Ahad atau Sabtu (6/7/2024).
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM - Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 berlangsung sejak Kamis malam (4/7/2024) atau malam Jumat, puncak acara malam Ahad atau Sabtu (6/7/2024).
Acara Peringatan Haul Guruh Kapuh 2024 ini adalah tahun ketiga mengenang wafatnya ulama Tuan Guru KH Muhammad Ridwan Baseri asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan.
Berdasarkan informasi dari akun instagram DISKOMINFO HSS milik Dinas Komunikasi dan Informatika HSS, Peringatah Haul Guru Kapuh ke-3 Tahun 2024 ini diselenggarakan di Kubah Abah Guru Kapuh, Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kalimantan Selatan.
Kegiatan berlangsung empat hari, sejak Kamis malam hingga Ahad atau Minggu pagi.
Adapun agenda Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 sebagai berikut:
Kamis malam, (4/7/2024 atau malam Jumat kegiatan diperuntukkan relawan.
Jumat malam (5/7/2024) atau malam Sabtu khusus untuk jemaah dari keluarga.
Sabtu malam (6/7/2024) atau malam Ahad yakni haul puncak.
Pagi Ahad atau pagi Minggu, (7/7/2024) khusus untuk jemaah atau peziarah perempuan.
Ketua PKK Kabupaten Hulu Sungai Selatan Serahkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Kab HSS) Hj Rusnanawati bersilaturahmi ke kediaman keluarga almarhum Guru Kapuh di Desa Kapuh Kecamatan Simpur, Rabu (3/7/2024).
Kedatangan Beliau disambut hangat oleh istri alm Guru Kapuh Hj. Naila.
Selain bersilaturahmi Pj Ketua TP PKK Kabupaten HSS juga menyerahkan bantuan dana untuk Peringatan Haul ke-3 Guru Kapuh 2024.
Pj Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj Rusnanawati mengatakan kedatangannya ber pengurus Dharma Wanita Kab. HSS bersilaturahmi ke kediaman alm. Guru Kapuh sekaligus menyerahkan bantuan untuk ikut serta untuk menyukseskan Haul Guru Kapuh ke 3.
Dia juga bersyukur karena disambut oleh Hj. Naila istri alm Guru Kapuh secara langsung.
"Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan masyarakat Kab. HSS khususnyayang terlibat baik berpartisipasi secara langsung maupun tidak secara langsung semoga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT," ujarnya.
Sosok Guru Kapuh
Nama asli Abah Guru Kapuh atau Guru Kapuh adalah Tuan Guru KH Muhammad Ridwan Baseri.
Syiar agama dari Guru Kapuh rutin dilaksanakan secara digital semenjak pandemi Covid-19, Guru Kapuh menggelar pengajian secara online disiarkan melalui akun Facebook Kapuh Madani/Al Hidayah TV.
Pengajian yang dipimpin Guru kapuh bermula sejak tahun 2005.
Pengajian di tempat ini mulai ramai didatangi jamaah semenjak wafatnya Ulama karismatik Banua KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul Martapura, Kabupaten Banjar.
Kepergian Guru Sekumpul menyisakan kenangan yang sangat dalam di hati masyarakat Kalsel, sehingga menimbulkan kerinduan akan petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang pernah disampaikan.
Untuk mengisi kekosongan dan melanjutkan syiar agama, murid-murid dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani meneruskan perjuangan dakwah Sang Guru.
Murid-murid Guru Sekumpul membuka majelis taklim atau pengajian di tempat masing-masing untuk memberikan pencerahan kepada umat.
Sebagaimana diketahui KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani banyak memiliki murid-murid pilihan yang tersebar di berbagai daerah di Kalsel, di antaranya alm KH Ahmad Bakeri Gambut, KH Asmuni Danau Panggang, KH Bahran Jamil Barabai, KH Ahmad Juhdiannor Banjarmasin dan lainnya.
Mereka menyampaikan pengajian sebagaimana yang pernah diajarkan oleh Sang Guru, baik dari segi materi maupun kitab yang dibacakan.
Mengutip dari portal gurukapuh.com, salah satu murid dari KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang berdomisili di Kandangan adalah KH Muhammad Ridwan Baseri atau Guru Kapuh.
Guru Kapuh meneruskan jejak gurunya dalam berdakwah dengan membuka majelis taklim di Masjid dekat tempat tinggalnya secara umum dan terpusat di tempat itu.
Sebelumnya ia juga sudah mengisi pengajian di beberapa tempat baik langgar atau mushalla dan tempat-tempat lainnya. Namun hanya untuk kalangan terbatas jama’ah langgar/mushalla tersebut.
Sejak tahun 2005 ia kemudian memutuskan untuk membuka pengajian yang terfokus di satu tempat yaitu di Masjid Al-Hidayah Desa Kapuhdan ia pun berhenti mengisi pengajian-pengajian kecil di seluruh langgar (mushalla) yang ada di HSS.
Secara otomatis seluruh pengajian yang sebelumnya ia datangi di beberapa tempat menyatu di Masjid Al-Hidayah, sehingga pengajian yang ia adakan menjadi semarak dan Majelis Taklim tersebut diberi nama Al-Hidayah sesuai nama masjid tempat pengajian berlangsung
Sejak tahun 2005 hingga sekarang di Majelis Taklim Al-Hidayah telah menamatkan beberapa kitab yang sebagian besar berisi ajaran tasawuf dan sudah pernah diajarkan di pengajian Guru Sekumpul Martapura.
Karena menurut KH Muhammad Ridwan Baseri, tujuan membuka Majelis Taklim Al-Hidayah ini hanya untuk mengulang dan melanjutkan pengajian di Sekumpul.
Sedangkan untuk saat ini kitab yang diajarkan dan wirid yang dibaca sebelum pembacaan kitab adalah :
a. Malam Jum’at membaca Kitab al-Hikamkarya Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari, yang didahului dengan pembacaan Burdah
b. Sore Jum’at membaca Kitab Ihyâ Ulûm ad-Dînkarya Imam Al-Ghazali, yang didahului dengan pembacaan Ratib Al-Aththas
c. Minggu pagi membaca Kitab Melayu Penawar Bagi HatikaryaSyekh Abdul Qadir bin Abdul Mutholib Al-Mandili, yang didahului dengan pembacaan Maulid Simthu ad-Durar(Maulid Habsyi).
Selain itu, setiap bulan Rajab di Majelis Taklim Al-Hidayah juga dilaksanakan haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yaitu beberapa hari setelah haul akbar di Sekumpul Martapura.
Sebagai pengisi acara adalah rombongan dari Sekumpul Martapura yang biasa mengisi pembacaan maulid dan tahlil pada acara haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Langgar Ar-Raudhah Sekumpul, kadang-kadang dihadiri pula oleh kedua putra KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, Muhammad Amin Badali dan Muhammad Hafi Badali.
Peringatan haul di tempat inisudah berlangsung sejak haul pertama K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani hingga sekarang dan setiap tahun jama’ah yang hadir semakin bertambah.
Guru Kapuh Meninggal Sebab Sakit
Guru Kapuh, ulama kharismatik di HSS tutup usia, Rabu (11/8/2021) sekitar pukul 09.05 Wita disebabkan sakit.
Hingga akhir hayatnya Tuan Guru KH Ahmad Riduan Baseri alias Guru Kapuh mengabdikan diri sebagai Pengasuh Majelis Taklim Al Hidayah, pengasuh Ponpes Ibnu Atthaillah dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS.
Demikian artikel mengenai Peringatan Haul Guru Kapuh 2024 Berlangsung Sejak Kamis Malam, Puncak Acara Malam Ahad.
Baca juga: Hayyul Hadi Lirik Arab dan Latin, Bacaan Sholawat Nabi Dilengkapi Arti Bahasa Indonesia
Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com
Seputar Islam
Peringatan Haul Guru Kapuh 2024
Peringatan Haul Guru Kapuh ke 3 Tahun 2024
Agenda Peringatan Haul Guru Kapuh 2024
Tuan Guru KH Muhammad Ridwan Baseri
Ridwan Baseri Guru Kapuh
Guru Kapuh
Haul Guru Kapuh
Guru Sekumpul
Tribunsumsel.com
| 4 Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Teks Arab Lengkap Artinya |
|
|---|
| Jadwal Puasa Sunnah Bulan Juni 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh dan Tasua Asyura |
|
|---|
| Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Dzulhijjah 1447 H, Minggu 31 Mei hingga Selasa 2 Juni 2026 |
|
|---|
| Hadits Anjuran Menyambut Kepulangan Jemaah Haji dengan Salam, Tulisan Arab dan Arti |
|
|---|
| 2 Doa Menyambut Kedatangan Jemaah Haji dari Tanah Suci, Mohonkan Ampunan Menjadi Haji/Hajjah Mabrur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Peringatan-Haul-Guru-Kapuh-2024-berlangsung-sejak-Kamis-malam-472024-atau-malam-Jumat.jpg)